
*Mereka pun melaksanakan shalat maghrib, dan membaca Al-Quran. Mereka membaca Al-Quran selama hampir setengah jaman. Selesai membaca Al-Quran mereka berniat untuk makan di restoran hotel.
Setelah sampai di sana, ada seseorang yg menghampiri adam dan langsung memeluk adam.
"Aku*....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Aku kangen banget sama mu dam" Ucap wanita yg menghampiri adam
Adam yg peluk langsung melepaskan pelukan wanita itu.
"Apa-apaan sih rin main peluk orang sembarangan" Kata adam sambil menatap tajam karina
Wanita yg memeluknya adalah karina, wanita yg menyukai adam sedari dulu.
"Kenapa si dam, dulu juga kita sering pelukan. Kamu kenapa sekarang gini sih" Kata karina
"Itu dulu saat kita masih sahabatan. Kamu yg memutuskan persahabatan kita hanya karena suami mu" Ucap adam
"Dam maafin aku, adam aku sekarang sudah bercerai dengannya. Aku mencintaimu dam" Ungkap karina
"Maaf rin, tapi aku sudah menikah. Walau belum menikah aku tidak mau bersama mu" Jawab adam
"Gak mungkin dam. Kamu gak mungkin sudah menikah. Kamu kan masih menyukai almarhumah saudara kembar ku kamila" Ucap karina
"Maaf rin, aku sudah melupakannya. Karena itu juga masa lalu saja. Kenalin ini istri ku" Kata adam sambil memperkenalkan dinda
"Dinda" Ucap dinda sambil mengulurkan tangannya
"Cih seperti ini selera mu dam. Gak salah ni cewek seperti ini. Pakaian apaan itu tertutup seperti itu. Kamu kan sukanya wanita seksi seperti kamila dan tania" Kata karina tidak percaya dengan bahasa jepang
Dinda yg menjadi pendengar akhirnya tidak tahan. Karena dia sudah lapar dan ingin segera makan.
__ADS_1
"Maaf ya mbak, walau pakaian saya seperti ini karena ini kewajiban saya sebagai seorang muslim. Saya hanya memperlihatkan tubuh saya ke suami saya. Saya tidak akan mengumbar aurat dan tubuh saya ke orang yg bukan mahram saya. Lagian ngapain saya memakai pakaian tapi terlihat tidak seperti berpakaian" Ungkap dinda dengan kesal dengan bahasa jepang
Sedangkan karina yg mendengar perkataan dinda sangat marah. Karena dia merasa bahwa dinda mengatainya.
"He perempuan ****** jangan kamu pikir kamu itu suci. Kamu sudah jelas pasti pernah di icipi laki laki lain. Secara gitu tampang seperti ****** aja bangga" Ucap karina dengan marah menggunakan bahasa jepang
Dan itu membuat mereka menjadi tontonan pengunjung hotel dan pengunjung restoran hotel itu.
Plakkkkk
Tampar adam dengan kuat, karena tidan terima istrinya di katai. Karena adam yg sudah mengambil kehormatan dinda pertama kali di malam kemarin. Dan sekarang justru istrinya di katai sebagai ******* sungguh adam tidak terima. Adam ingin membalas kata kata wanita itu, tapi di tahan dinda.
"Dengar baik baik mbak. Kalau saya seorang ****** mbak apa? Saya tidaklah seorang ****** seperti yg kamu tuduh kan. Dan ya saya memang sudah pernah tidur dengan pria, tapi pria itu adalah suami saya sendiri Adam Nugroho Wilson. Dan satu lagi kalau kamu mengatakan saya ****** terus kamu apa dong? Pakaian saja terbuka seperti itu, dan seperti tidak berpakaian. Bahkan d*d* saja terlihat seperti ingin keluar dari bajunya. Sekalian saja tidak usa pakai baju mbak" Balas dinda dengan bahasa jepang
Banyak para pengunjung yg mengomentari karina, karena memang benar perkataan dari dinda.
"Benar yg di katakan wanita yg berpakaian tertutup itu. Saya juga kalau punya anak akan menikahkan sama yg lebih sopan seperti wanita itu" ungkap salah satu ibu
"Dia kan yg sering ngangk*ng sama om om di bar itu kan?"
"Iya itu dia yg sering kita liat di bar"
"Cih j***** teriak j*****"
Itu lah ungkapan ungkapan pengunjung restoran. Mereka justru membela dinda, walau pakaian mereka terbuka tapi masih sopan.
Karina yg mendengar ungkapan dari pengunjung yg lain pun menjadi malu. Akhirnya karina pun meninggalkan adam dan dinda, namun sebelumnya karina mengancam dinda dan adam.
"Kalian berdua tunggu saja, aku akan membalas penghinaan ini" Ancam karina
"Silahkan mbak, saya tunggu ya. Yg pasti sebelum mencapai tujuan mu, kamu lebih dulu yg menderita" Balas dinda
Setelah itu, akhirnya mereka duduk di bangku yg sudah di pesan adam. Pengunjung lain pun kembali menikmati makanan mereka. Adam dan dinda memesan makanan mereka, dan setelah menunggu setengah jam pesanan mereja sampai.
__ADS_1
Selesai makan adam dan dinda kembali ke kamar mereka. Saat sudah sampai di kamar, dinda membuka hp nya untuk mengirim pesan salah satu temannya.
Setelah mengirim pesan, dinda mencuci muka dan mengambi wudhu. Adam yg memang sudah berwudhu dan menunggu dinda. Mereka shalat isya, selesai shalat mereka naik ke kasur.
Mereka menonton film romantis di layar laptop yg adam bawa. Adam membawa laptop karena takut jika nanti adam rapat. Hingga dinda ketiduran dalam pelukan adam. Adam pun membenarkan posisi tidur dinda. Setelah itu mematikan laptop dan menyipan laptop ke laci lemari.
Adam menyusul dinda ke alam mimpi, adam memeluk dinda. Jam 11 malam dinda terbangun karena kedinginan.
"Mas bangun mas, mas hidupkan penghangat ruangan mas. Dingin mas" kata dinda
"Hemm" Jawab adam namun tidak kunjungan bangun
"Is mas bangun lo, aku ke dinginan" kata dinda lagi
Namun adam tidak kunjung bangun, dan dinda pun teriak membangunkan adam.
"MASSSSS" Teriak dinda
"Ha apa apa" kata adam kaget karena dinda teriak
"Mas nih di banguni dari tadi bukan bangun. Itu hidupkan penghangat ruangan, dingin mas" Usruh dinda
"Maaf ya sayang. Dari pada menghidupkan penghangat ruangan mending mas yg menghangatkannya" Kata adam sambil mengedipkan mata
Dinda yg memang tidak mengerti arti menghangatkan pun menganggukkan kepala. Adam pun yg mendengar langsung bangkit dan menuju kamar mandi mengambil wudhu.
"Loh mas kok ke kamar mandi ngapain?" Tanya dinda heran
"Kan mau menghangatkan sayang, ke kamar mandi dulu" Jawab adam dan membaca doa
>tbc<
Jangan lupa tinggalkan like, vote, dan tambahkan ke favorit kalian🤗
__ADS_1