
*Adam yg mendengar pun sangat kesal, karena dinda selalu bisa menjawabnya. Dan dia merasa bahwa dinda tidak mempermasalahkan dirinya yg sudah memiliki istri sebelum dia. Karena sudah melihat dinda tidur, adam pun memilih tidur juga. Mereka berdua masuk ke alam mimpi masing masing.
................
Keesokan subuh*.....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan subuh mereka terbangun dengan tidur berpelukan. Dinda yg lebih dulu bangun awal karena dia bangun tepat saat jam 02 karena harus melaksanakan shalat isya, dan shalat sepertiga malam. Dinda merasa perutnya berat dan merasa dia memeluk seseorang.
Akhirnya dia menyesuaikan penglihatannya, betapa kagetnya dinda saat melihat bahwa mereka tidur berpelukan. Dinda pun berusaha melepaskan pelukan adam secara perlahan agar adam tidak terbangun. Setelah berhasil lepas, dinda mengamati wajah suaminya sebentar. Lalu dia masuk ke kamar mandi untuk berwudhu.
Dinda pun melaksanakan shalat isya dan sepertiga malamnya. Di saat dinda sedang shalat, adam terbangun karena merasa tidak ada kehangatan dan kenyaman lagi. Dia bangun dan melihat dinda sedang shalat. Adam berpikir apa ini sudah subuh, adam pun mengambil hpnya di atas nakas samping tempat tidur.
Adam kaget saat melihat jam masih menunjjuka pukul 02.37. Dia sendiri heran, apa dinda selalu terbangun di jam segini. Apa dia selalu shalat di jam segini. Adam pun memandangi dinda yg sangat khusyuk dengan shalatnya. Selesai dinda shalat, adam pun bertanya kepada dinda karena penasaran.
"Apa kau selalu bangun untuk shalat di jam segini?" Tanya adam
"Eh mas sudah bangun. Tidak mas, hanya sesekali. Dan aku hanya shalat isya dan shalat tahajud sekalian. Mas shalat isya dulu, mas belum shalat isya" Jawab dinda sambil menyuruh adam untuk shalat isya.
Adam pun yg mendengar jawaban dinda hanya menganggukkan kepala. Dan dia secara refleks bangkit dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi untuk mengambil wudhu. Adam sendiri bingung, dia menurut ketika dinda menyuruhnya untuk shalat. Adam pun shalat isya saja, dia tidak shalat tahajud.
__ADS_1
Selesai shalat adam melihat ke tempat tidur, dan melihat dinda sudah tidur. Adam pun membereskan alat shalat, dan naik ke tempat tidur. Adam kembali tidur menyusul dinda ke alam mimpi. Mereka tidur, namun kali ini mereka tidur tidak saling berpelukan. Karena mereka tidur saling membelakangi.
................
Suara adzan subuh pun berkumandang dari hp dinda, dinda pun terbangun begitu juga adam terbangun. Dia heran suara adzan dari mana, dan dia melirik dinda mengambil hpnya. Ternyata suara adzan itu berasal dari hp dinda, karena memang suara adzan tidak akan masuk kedalam hotel.
Adam sungguh kagum dengan dinda, karena dia juga menyetel adzan di hpnya. Sedangkan dirinya sendiri tidak ada memasang suara adzan di hpnya. Adam sendiri juga membandingkan dinda dengan tania. Dinda memang sungguh berbeda dengan tania istri pertamanya.
Tania wanita itu hanya sibuk dengan dunia modelingnya dan dunia sosialitanya. Tania juga tidak pernah di lihat shalat. Sedangkan dinda wanita itu sungguh wanita yg pintar. Dia mengurus perusahaan daddynya dengan baik. Dan juga selalu tidak pernah meninggalkan shalatnya. Bahkan dinda juga mengingatkannya shalat walau baru sehari menjadi suami istri.
Sedangkan bersama tania, adam sudah menjadi suami istri hampir dua bulan. Namun tania tidak pernah mengingatkannya shalat. Juga tidak pernah melihat tania shalat, adam sungguh malu sebagai seorang laki laki dan kepala rumah tangga. Tapi dia juga bersyukur karena menikah dengan dinda. Wanita itu membawa perubahan kedalam dirinya selama satu hari bersama nya.
Mereka shalat berjamaah lagi subuh ini, selesai shalat dinda merapikan alat shalat. Dan mereka langsung naik ke tempat tidur. Dinda mengambil hpnya untuk mengecek email. Adam juga melihat email di hpnya, mereka memilih sibuk dengan pekerjaannya masing masing.
Tok tok tok
"Mbak, mas uda di tunggu di restoran hotel untuk sarapan" Panggil Meli dan Mila dari luar
"Iya bentar" Jawab Dinda
"Buruan mbak, sama ini baju mbak dari mommy meli letak di pintu ya mbak" Kata meli
__ADS_1
Adam yg membuka pintu dan mengambil koper dinda dan langsung membawa masuk.
"Kan benar ni kerjaan mommy dan bunda" Kata adam sambil memberikan koper itu ke dinda
Dinda pun langsung mengambil koper itu dan mengambil baju, dinda masuk ke kamar mandi. Selesai mandi dinda keluar kamar kamar mandi . Dan adam langsung masuk kamar mandi untuk mandi.
Selesai mereka mandi, adam dan dinda turun ke restoran hotel. Mereka di sambut dengan godaan dari keluarga.
"Duh pengantin baru, gimana malam pertamanya" Goda bang bayu
"Pasti asik la, buktinya liat itu wajah dinda dan adam dengan wajah layunya" sambung bang raka
"Mereka pasti tidak malam pertama, secara adam tidak mencintai dinda" Kata tania
Sedangkan yg mendengar tidak suka dengan penuturan tania. Dia juga ikut menginap di hotel, karena tania tidak suka rumah yg sepi.
"Tidak masalah, karena menantu ku itu menantu yg sempurna dan masih segel" Sindir bunda rita
Tania yg mendengarnya hanya mendengus kesal, dan adam pun hanya diam saja. Adam dan dinda duduk berdampingan. Mereka pun makan dengan khidmat, tidak ada yg berbicara. Hanya bunyi suara sendok dan garpu yg terdengar di situ.
Selesai sarapan, keluarga wijaya, wilson pulang ke masion mereka. Begitu juga adam dan dinda memutuskan kembali ke masion utama keluarga wilson. Adam mengajak dinda kembali ke masion wijaya dulu untuk mengambil bajunya. Dan mengambil barang barang dinda yg lain.
__ADS_1
>tbc<
Segitu dulu, nanti sore author sambung ya. Author lanjut kerja lagi🤗, Jangan lupa coment, like, vote dan tambahkan ke tombol favorit kalian☺️