
"Ayo mas kita jalan jalan. Mas tadi malam sudah janji akan jalan jalan. Dan mas harus menuruti apa pun yg aku mau" Ucap dinda
Akhirnya adam hanya pasrah jika nanti dinda meminta sesuatu yg aneh. Mereka pun turun ke bawah, dan setelah sampai di loby mereka langsung keluar hotel. Di sana pak joko sudah menunggu, karena memang mobil itu akan di gunakannya selama dua bulan di jepang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mereka berkeliling sesuai janjinya dan rencana mereka tadi malam. Selesai berkeliling dari chidorigafuci mereka langsung mencari restoran. Karena mereka di chidorigafuci hampir dua jam an. Dinda lebih banyak mengabadikan gambarnya. Hanya saja gambar berdua mereka tidak banyak.
Setelah menemukan restoran, adam memesan privat room. Karena setengah jam lagi waktu shalat dzuhur tiba. Pak joko juga di ajak mereka makan bersama. Mereka pun memesan makanan mereka. Saat sedang menunggu pesanan mereka suara adzan di hp dinda berkumandang.
Dinda pun ke toilet bersama adam, mereka mengambil wudhu di toilet. Mereka hanya berpisah di depan pintu toilet perempuan dan laki-laki. Selesai berwudhu, mereka kembali ke room private mereka. Adam dan dinda shalatebih dahulu, karena pak joko berbeda dengan mereka jadi hanya adam dan dinda yg shalat. Walau begitu, mereka saling menghargai.
Saat adam dan dinda sedang shalat pelayan masuk membawakan pesanan mereka. Para pelayan pun di beritahu pak joko, bahwa mereka muslim sedang melaksana ibadah shalat mereka. Pelayan pun mengerti, dan tidak bersuara meletakkan pesanan mereka dengan pelan.
Setelah itu pelayan keluar ruangan mereka. Adam dan dinda selesai shalat, mereka duduk di depan pak joko. Mereka pun makan bersama di sana. Banyak yg di pesan adam, karena itu semua pesanan dinda.
Hidangan di meja pun habis, karena memang dinda yg lebih banyak menghabiskannya. Adam sendiri heran dengan dinda, banyak makan namun badannya tidak berisi.
Selesai makan mereka berkeliling lagi, tujuan kali ini mereka ke sumida park. Setelah sampai sumida park, dinda dan adam jalan jalan di situ.
"Mas fotoi" ucap dinda, sambil menyerahkan kamera yg di bawanya
Adam pun memfoto dinda, kemudian dinda melihat hasilnya. Setelah itu mereka meminta pak joko untuk memfoto mereka. Banyak foto mesra mereka di abadikan di kamera. Hampir dua jaman mereka di sana, kemudian adam mengajak dinda ke taman istana kaisar (the imperial palace park) yg ada di tokyo.
Mereka ke sana menggunakan mobil, hampir 25 menitan mereka sampai di sana. Kemudian mereka masuk ke sana. Mereka banyak berfoto di sana, bahkan mereka mencoba makanan yg ada di nanko rest house. Selesai dari sana mereka mencari mushala yg ada di sekitaran terdekat.
Mereka akhirnya berhenti di masjid Tokyo Camii yg terbesar di jepang. Mereka shalat ashar di sana, dan selesai shalat mereka bergegas pulang ke hotel.
__ADS_1
Setelah sampai di hotel, dinda langsung mebersihkan badannya. Selesai mandi, namun dinda lupa membawa baju gantinya.
"Mas minta tolong ambilkan baju aku di lemari" Kata dinda
"Ambil sendiri sana. Kenapa harus malu, kan cuma mas dan kamu di kamar" Jawab adam
"Is mas ambilin, kalau gak aku di kamar mandi aja" Kata dinda
"Iyaiya mas ambilin sayang" Jawab adam
Setelah di ambil pakaian ganti beserta dalaman dinda, adam menyerahkan ke dinda. Dinda pun menerimanya dengan mengeluarkan satu tangannya. Hal itu tidur di sia siakan adam, adam langsung membuka paksa pintu kamar mandi.
Dan langsung masuk ke dalam kemudian mengunci pintu. Adam mengajak dinda mandi bersama lagi.
"Massss aku kan uda mandi" kata dinda dengan cemberut
"Mandi lagi sayang, sama mas mandi" ucap adam
"Mas pengen sayang, mas capek. Boleh ya sayang" Kata adam denga wajah memelas
Akhirnya dinda pun hanya bisa pasrah, dan menganggukkan kepalanya. Mereka mandi bersama juga berolahraga di dalam kamar mandi. Hingga satu jaman lebih mereka di kamar mandi. Selesai mandi dinda benar benar cemberut ke adam.
Karena adam benar benar membuat dinda lemas, bahkan menggendong dinda ke tempat tidur. Dinda benar benar merajuk ke adam, dan al hasil mereka tidak jadi pergi jalan jalan malam ini.
Adam bingung bagaimana membujuk dinda, karena dinda tidak ingin berbicara.
"Sayang maafin maf ya" Ucap adam
__ADS_1
"Sayang jangan marah, mas janji deh sayang mau beli apa pun mas turuti. Termasuk beli perlengkapan dapur yg sayang inginkan waktu itu" Kata adam
"Benarkah" Ucap dinda dengan binar bahagia di wajahnya
"Kenapa gak dari tadi bujuk dengan alat alat dapur kesayangan dia" Gumam adam dalam hati
"Iya mas janji, sayang mau beli yg keluaran baru pun mas belikan" jawab adam
"Janji ya mas" Kata dinda
"Iya mas janji, tapi jangan marah lagi sama mas yaaaa" Ucap adam dengan wajah memelasnya
Dinda yg melihat wajah memelas adam pun tertawa. Karena wajah adam sangat lucu dan sangat tidak cocok seperti itu.
"Hahahahahaha mas iya aku maafin, wajahnya jangan di gituin gak cocok hahahahahaha" Tawa dinda
"Jadi wajah mas yg cocok gimana?" tanya adam
"Seperti biasa aja mas" Jawab dinda sambil nahan tawanya
"Oke deh, sekarang kita shalat maghrib yok. Uda maghrib ni" Ajak adam di balas anggukana oleh dinda
Mereka pun melaksanakan shalat maghrib, dan membaca Al-Quran. Mereka membaca Al-Quran selama hampir setengah jaman. Selesai membaca Al-Quran mereka berniat untuk makan di restoran hotel.
Setelah sampai di sana, ada seseorang yg menghampiri adam dan langsung memeluk adam.
"Aku....
__ADS_1
>tbc<
Jangan lupa like, vote, dan tambahkan ke favorit kalian ya☺️