
Mereka berkeliling mencari baju gamis, namun selalu di tola Catherine. Karena harganya terlalu mahal untuk Catherine. Bahkan dia mengajak mereka membeli gamis di pasar saja yg lebih murah.
"Aduh baju di sini mahal mahal, mending kita di pasar tradisional aja lebih murah" ucap Catherine
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan ketiga wanita itu heran mendengar perkataan Catherine, karena bule itu tau pasar tradisional. Walau mereka biasanya menyebutkan pasar rakyat sebagai pasar tradisional.
"Kakak kok tau pasar tradisional?" Tanya nadia heran
"Oh itu aku udah nanya ke Leon pasar rakyat di sini apa namanya. Karena aku selama di sana selalu belanja kebutuhan sehari-hari dan baju di pasar rakyat" Jawab Catherine
Mereka pun menganggukkan kepala saja, karena mereka mengerti. Dan Leon sudah menceritakan ke mereka bahwa Catherine gadis mandiri dan sederhana.
"Uda kak tenang aja, bang Leon uda memberikan kami ini untuk membeli kebutuhan kakak" Jawab nindy sembari mengeluarkan black card milik abangnya jtu
Nindy di percayakan untuk memegang black car miliknya. Karena jika di berikan ke jenny atau nadia mereka akan kalap untuk belanja. Sedangkan nindy dia sangat hemat dan pandai mengatur keuangannya. Dia menggunakan uangnya hanya untuk keperluan yg dia butuhkan saja.
"Tapi..." Ucapan Catherine langsung di potong oleh nindy
"Tidak ada tapi-tapi" Potong nindy dan langsung menarik tangan Catherine.
........
Di lain tempat
"Kamu singkirkan wanita yg ada di foto ini" ucap seorang wanita ke preman bayarannya
"Ini gampang bos, bayarannya bos" Ucap salah satu preman
"Ini saya bayar setengah, kalau sudah beres baru saya bayar lunas. Terserah kalian mau gimana menyingkirkannya, mau kalian bunuh, kalian buang ke laut terserah" Ujar wanita itu
"Oke bos, kami laksanakan" ucap mereka serentak
"Ya sudah sana, sebelum ada yg melihat" Usir wanita itu
Mereka tidak tahu bahwa ada seorang pria yg melihat dan merekam kejadian itu tidak terlalu jauh dan mendengarnya. Karena menurutnya itu sangat mencurigakan, jadi dia berjaga mengamankan bukti dengan vidio dan foto.
Pria itu tidak tau siapa yg akan di singkirkan oleh wanita itu. Jadi orang itu memutuskan untuk menyuruh salah satu anak buahnya memantau wanita dan para pereman itu.
__ADS_1
"Halo, kamu ikuti wanita dan preman yg ada di foto itu. Kamu laporkan siapa wanita itu, karena wanita itu berencana ingin melenyapkan seseorang" Ucap pria itu ke anak buahnya melalui telepon
Pria itu langsung bergegas pergi dari sana, dan kembali ke kantornya. Karena dia mendapat panggilan bahwa calon istrinya mengunjunginya.
Setelah samlai kantor, pria itu melihat di sana sudah ada calon istrinya.
"Assalamualaikum Luna" Salam pria itu memanggil nama Luna karena mereka ada di lingkungan kantor
Ya pria itu adalah calon suami Luna kembaran dinda, dia bernama Rizky. Pria yg sama yg mendengar pembicaraan wanita dan preman tadi.
"Waalaikumsalam kak" Jawab Luna
"Ada apa kemari hem?" Tanya rizky ke Luna
"Ini cuma nganterin makan siang, sekalian mau ke butik" Ujar Luna
"Uhh calon istri ku ini perhatian banget si" Ucap Rizky
"Hehehe belajar jadi istri yg baik kak" Jawab luna dengan senyum manisnya
Kemudian Luna pamit ke rizky untuk ke butiknya. Rizky pun mengiyakan, dan menyuruh luna hati-hati.
.......
"Sayang kita bawa baju segini aja?" tanya adam
"Iya mas segini aja. Kita gak akan lama di rumah mommy, aku pengen segera membuka kedok orang itu mas" Ujar dinda
"Ya sudah sayang, yuk kita shalat dulu baru turun ke bawah untuk pamit" Ucap adam
"Iya mas yuk" Jawab dinda
Mereka pun shalat bersama, selesai shalat mereka ke bawah membawa koper mereka. Sesampai di bawah ternyata makan siang telah selesai. Jadi mereka makan siang lebih dahulu di rumah bunda baru berangkat ke rumah mommy nesya.
"Assalamualaikum semua" Sapa adam namun dinda hanya diam saja
"Waalaikumsalam" Jawab mereka serentak
"Loh Catherine, leon, nindy, jenny, nadia kemana bun?" Tanya dinda
__ADS_1
"Leon ke kantornya, kalau adik kalian mereka ke mall mencarikan baju gamis dan jilbab syar'i untum Catherine" Jawab bunda
"Oh gitu, jadi gak bisa pamit sama mereka" Ucap dinda sendu
"Uda nanti pamitnya lewat pesan aja nak" Ucap omah
"Iya omah" Jawab dinda
"Sekarang kita makan ya, adam yg mimpin doa makan hari ini" Perintah ayah
Mereka pun makan dengan di pimpin doa makan oleh adam. Selesai makan dinda dan adam pamit ke mereka semua.
"Ayah, bunda, dinda pamit ya" Ucap dinda sambil menyalami ayah marvel dan bunda rita
"Iya sayang, hati hati ya nak" Jawab bunda rita sambil meluk dinda dan cipika-cipiki
"Tante ayu, dinda pamit ya" ucap dinda sambil menyalim dan cipika-cipiki ke tante ayu
"Iya dinda, cepat baikan ya sayang" Ucap tante
"Iya tan" Jawab dinda
"Paman dinda pamit ya" ucap dinda menyalim paman max
"Iya dinda, hati-hati ya nak. Jaga kesehatan, jangan lupa berikan kami cucu" Ucap paman max menggoda dinda. Yg lain hanya senyum saja
"Omah, opah dinda pamit ya" Ucap dinda ke omah dan opah sambil meluk omah dan opah
"Iya sayang" ucap omah dan opah barengan dan meluk dinda
Kemudian adam pamit ke mereka, dan setelah itu mereka langsung menuju mobil. Mobil pun bergerak dengan kecepatan sedang dengan pak ujang yg menyetir.
"Sayang nanti malam aku kumpul ya sama arbian dan dika" Ucap adam
"Iya mas, emang sahabat kamu yg namanya dika uda pulang ke Jakarta" Tanya dinda
"Uda sayang, uda dua hari dia di sini. Baru nanti malam kita bisa kumpul karena arbian tidak ada piket malam hari ini" Jawab adam
>tbc<
__ADS_1
Hayooo siapa yg mau di singkirkan wanita itu🤭 Hayooo penasaran ya???? Ntaran aja ya author bongkar, nunggu beberapa episode lagi😬
Jangan lupa like, vote, komen, dan tambahkan ke favorit kalian