Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 71


__ADS_3

*Adam pun menggaruk tengkuknya yg tidak gatal. Adam menjadi salah tingkah, hingga dia menuju sofa dan mengambil tabnya.


"Sepertinya dia malu nesya" ucap mama delima berbisik


"Iya sepertinya begitu" jawab mommy nesya


Adam sebenarnya mendengar bisikan kedua mertuanya itu. Namun adam pura-pura tidak mendengar karena malu. Dia fokus ke tabnya saja untuk mengecek kerjaannya.


Hingga adzan maghrib menghentikannya, dan mengajak mertuanya untuk shalat berjamaah. Namun mommy dan mama delima memilih shalat di mushola saja*.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Adam dan dinda shalat di ruang rawat bersama. Selesai shalat mereka mengani bersama, selama 15 menitan. Selesai mengaji mereka melihat ke sofa ternyata mommy dan mamanya tidak ada.


Adam menghubungi mertuanya, dan menanyakan keberadaan mereka.


"Halo Assalamualaikum mom" salam adam


"....."


"Dimana mom?" tanya adam


"...."


"Ouya sudah mom, hati-hati dijalan ya mom. Titip salam buat keluarga di mansion. Dan titip salam buat bang raka sekeluarga juga buat papa surya" ucap adam


"....."


"Waalaikumsalam mom" jawab adam


Dinda masih memperhatikan adam sedari tadi, dia benar-benar bersyukur memiliki suami seperti adam.

__ADS_1


"Kenapa hem?" tanya adam karena dinda memperhatikannya


"Tidak apa-apa mas. Mas tampan setelah habis shalat" ucap dinda


"Jadi selama ini mas tidak tampan" ujar adam menggoda


"Bukan begitu. Mas juga tampan selama ini. Tapi ketampanan mas lebih terlihat setiap habis shalat" ujar dinda


Adam yg mendengar pujian dinda sangat senang. Adam memberitakan ciuman bertubi-tubi ke wajah dinda.


"hahaha mas ampun, geli mas" ucap dinda


"Ya sudah deh. Mas keluar dulu beli bubur buat kamu. Dan buat mas" ucap adam


"Oke mas" jawab dinda


Adam keluar ruangan, dan memanggil bodyguard nya. Adam memang menempatkan bodyguard di rumah sakit. Jika dia keluar ruangan tinggal memanggil mereka saja.


Karena adam tahu mereka belum makan malam, jadi sekalian adam membelikan untuk pengawalnya.


"Ini makan malam kalian, dan minum kalian" ucap adam


"Terimakasih tuan" jawab mereka


"Iya sama-sama. Kalian bisa berjaga kembali setelah makan, jangan biarkan wajah asing masuk ke ruang rawat dinda" ucap adam


"Baik tuan" jawab mereka


Adam masuk ke dalam, dan dilihatnya istrinya memainkan handphone nya. Sedangkan pengawal duduk di kursi depan ruang rawat nyonyanya mereka. Mereka makan di situ, karena mereka tidak boleh sampai lengah.


Adam menaruh bubur ke dalam mangkuk untuk dinda. Adam memang memperbolehkan makan dari luar asal bergizi untuk dinda. Karena itu juga permintaan dinda, karena dia tidak suka makanan rumah sakit.

__ADS_1


Adam menyulangi dinda hingga bubur itu habis, setelah itu menyuruh dinda meminum obat. Setelah dinda makan dan minum obat barulah adam makan.


......................


Skip dua minggu kemudian


Dinda tidak terasa sudah dua minggu di rumah sakit. Dia juga sudah mulai lancar berjalan, karena memang itu perintah adam. Dinda baru boleh keluar rumah sakit setelah dia benar-benar sembuh total dan bisa berjalan.


Kedua anaknya juga kondisinya sudah tidak lemah, dan berat badannya sudah normal. Mereka boleh membawa si kembar kembali pulang ke mansion.


Adam membantu dinda merapikan bajunya dan menyusun barangnya. Setelah itu adam menuju ruang bayi untuk membawa anaknya. Adam sudah memerintahkan rio untuk membawa troli bayi.


Sesampai diruang bayi, adam meletakkan bayi mereka di troli bayi. Setelah itu mereka menuju ke loby rumah sakit. Rio membawakan barang tuan dan nyonyanya.


Mereka memutuskan untuk pulang ke mansion keluarga wilson. Karena itu permintaan bunda agar dinda mau menemani bunda. Karena paman max dan keluarganya pindah ke luar negeri ikut bersama anaknya. Nindi dan nadia memilih tinggal di apartemen.


Jadi bunda merasa kesepian di rumah sendirian. Dinda pun hanya bisa mengiyakan, karena dia juga kasian dengan mertuanya.


Setelah sampai mereka berdua turun, dan mendorong troli bayi anaknya. Mereka mendorong sampai masu ruang tamu semua keluarga ada di sana.


"Selamat datang kembali" ucap mereka barengan


Dinda tersenyum haru melihat seluruh kekuarganya ada di sana. Dinda sangat senang memiliki keluarga seperti mereka. Apa lagi dia juga senang di kelilingi oleh orang yg baik seperti mertuanya.


Bunda rita mengajak semua ke meja makan untuk makan bersama. Sedangkan dinda menyuruh pengasuh anaknya meletakkan kenzo dan kenzi ke dalam kamar mereka berdua.


Adam memang sudah memilih pengasuh untuk anaknya. Adam menyeleksi kedua pengasuh itu dengan ketat, dengan persyaratan bisa beladiri. Dinda pun senang karena adam sangat selektif memilih pengasuh untuk putra mereka.


Di ruang makan mereka makan dengan bahagia dan penuh canda tawa. Mama delima juga senang karena putrinya berada di sekliling orang baik.


"Semoga kamu terus bahagia ya nak. Jangan ada lagi masalah dan kesedihan datang menghampiri rumah tangga kalian" gumam mama delima dalam hati

__ADS_1


~tbc~


__ADS_2