Menjadi Mempelai Pengganti

Menjadi Mempelai Pengganti
Saling Melengkapi (Tamat)


__ADS_3

Beberapa bulan pun telah berlalu, Keisha yang sedang beristirahat di kamarnya setelah makan siang sambil memikirkan sesuatu, dikejutkan dengan ketukan pintu yang membuyarkan lamunannya itu. Akan tetapi tanpa suara sedikitpun sehingga membuat Keisha merasa kebingungan, karena biasanya jika itu adalah ibunya sudah pasti akan memanggil namanya.


Karena penasaran, Keisha langsung saja beranjak dari tempat tidur dan membukakan pintu tersebut. Setelah pintu kamar terbuka, ia sama sekali tidak melihat siapapun, sehingga membuatnya bertambah bingung. Lalu Keisha pun menutup pintunya kembali.


Tok … tok … tok …


Di saat itu suara pintu terdengar kembali, yang membuat Keisha menjadi kesal lalu membukakan pintu itu lagi.


"Siapa sih, is-seng-" ucapan Keisha terhenti saat melihat seseorang yang saat ini tersenyum kepadanya, membuat Keisha membelalakkan matanya dan merasa sangat terkejut.


"Ar-Arya? Kamu benar-benar Arya?" Tanya Keisha tak mempercayainya.


"Iya, aku Arya San, eh Kei maksud aku. Kamu apa kabar?" Jawab Arya dan bertanya.


"Aku baik Ar, kamu kenapa bisa ada di depan kamar aku? Ini aku lagi nggak mimpi 'kan?" Tanya Keisha yang mencoba untuk mencubit pipinya sendiri. "Akh," rintihnya.


"Duh sakit ya, kamu sih ada-ada saja. Kenapa juga pakai cuit pipi kamu seperti itu? Aku benar-benar Arya Kei," kata Arya.


"Ya aku masih nggak menyangka aja kalau aku bisa melihat kamu saat ini, di depan mataku," ucap Keisha.


"Surprise dong, aku datang ke sini untuk kamu. Kamu senang nggak?" Tanya Arya.


"Tentu saja aku senang. Ya sudah ayo kita duduk di sana," kata Keisha mempersilakan Arya untuk duduk di ruangan yang ada di depan kamarnya itu.


Lalu Arya pun menceritakan kenapa ia bisa sampai di rumah Keisha. Sebulan yang lalu, Ayah Keisha yang kebetulan ada tugas di Surabaya itu datang menghampiri Arya serta mengatakan semuanya tentang Keisha, bahkan tentang perasaan Keisha terhadapnya.

__ADS_1


Jadi Papa mengatakan itu semua?" Tanya Keisha yang tak mempercayainya, ia juga merasa malu karena pada akhirnya perasaan itu pun telah diketahui oleh Arya meskipun tidak langsung dari mulutnya.


"Iya Kei dan aku senang karena ternyata cintaku ini tidak bertepuk sebelah tangan," kata Arya.


"Maksud kamu?" Tanya Keisha.


Arya menggenggam kedua tangan Keisha sembari menatapnya, membuat jantung Keisha berdegup kencang, rasanya mau copot. Sudah lama sekali ia tidak merasakannya semenjak dulu ia pernah merasakan hal ini terhadap Axel. Sedangkan dengan Justin ia tidak merasakannya.


"Sebenarnya saat pertama kali menemukan kamu dan merawat kamu waktu itu, aku sudah mencintai kamu. Bahkan aku tidak peduli dengan identitas kamu yang belum aku ketahui waktu itu. Tapi Semakin lama aku mencintai kamu dan aku tahu bahwa kamu adalah anak orang kaya membuat aku menjadi nggak PD. Aku nggak berani Kei, kamu tahu sendiri 'kan aku hanyalah orang susah, bahkan aku hanya bekerja sebagai buruh pabrik saja. Aku juga sudah mengatakan hal ini kepada Papa kamu, tapi Papa kamu mengatakan apapun yang menjadi keputusan kamu, dia akan menyetujuinya, yang terpenting aku akan selalu membahagiakan kamu dan aku janji aku pasti akan membahagiakan kamu Kei. Aku akan mencari pekerjaan yang lebih layak di Jakarta, asalkan kamu mau hidup bersama denganku," kata Arya yang menatap dengan serius.


"Kamu serius? Tapi kalau kamu tinggal di Jakarta, bagaimana dengan Nenek? Atau kamu akan membawa Nenek ke sini?" Tanya Keisha.


"Aku minta maaf ya karena aku belum sempat mengabarkan ke kamu bahwa Nenek sudah meninggal 2 bulan yang lalu, tepatnya 1 minggu setelah kamu kembali ke Jakarta. Kamu juga tahu kan bahwa Nenek itu sebenarnya kurang sehat dan sering sakit selama 1 tahun belakangan, hanya saja Nenek tetap memaksakan diri untuk tetap menjual kue keliling," ucap Arya.


Keisha sangat terkejut mendengarnya, air matanya pun mengalir begitu saja karena merasa sangat sedih. Baru saja ia merasakan kasih sayang dari seorang nenek yang telah lama tidak dirasakannya, sekarang ia harus merasa kehilangan Nek Aminah.


"Iya Kei, terimakasih banyak ya. Oh iya bagaimana, apakah kamu mau menerima cintaku dan menjalin hubungan denganku?" Tanya Arya.


"Tapi Ar, aku ini seorang janda. Apa kamu mau menerima aku?" Tanya Keisha.


"Aku tidak peduli dengan status kamu. Memangnya kenapa kalau kamu itu seorang janda? Yang terpenting kamu itu bukan milik orang lain dan aku mencintai kamu," ucap Arya hingga Keisha pun menganggukkan kepalanya, tanda menerima.


Arya begitu senang, lalu ia pun memeluk kekasihnya itu pertanda bahwa saat ini mereka berdua telah menjalin hubungan.


****

__ADS_1


"Iya Devano, aku mau kok menerima cinta kamu," jawab Karin di saat Devano menyatakan cinta kembali untuknya.


"Terima kasih ya Karin karena akhirnya kamu mau menerima cintaku lagi. Aku senang dan aku harap hubungan kita bisa berlanjut sampai ke jenjang yang lebih serius, aku tidak mau kehilangan kamu lagi," ucap Devan.


Setelah dua bulan ia melakukan pendekatan kembali kepada Karin, pada akhirnya Karin pun menerima cintanya karena melihat Devano yang pantang menyerah. Selain karena Karin yang sebenarnya juga masih sangat mencintai Devano, Devano pun bersedia untuk menerima kondisi Karin dalam keadaan apapun, termasuk ibunya yang sakit-sakitan. Mereka juga sudah berencana untuk langsung menikah tanpa harus menunda-nundanya lagi.


Saat ini Devano juga benar-benar sudah bisa melupakan Kayla dengan merajut kembali cintanya yang sudah lama terkubur untuk Karin. Ia juga merasa bahwa cintanya untuk Karin benar-benar utuh dan melupakan kayla serta membiarkan mantan kekasihnya itu bahagia bersama suaminya. Devano juga merasa lebih lega karena pada akhirnya ia tidak memikirkan istri orang lain lagi.


****


Owek … owek …


Terdengar suara bayi dari ruangan bersalin. Ya saat ini Kayla telah melahirkan seorang bayi laki-laki yang begitu tampan dan mereka beri nama Azka Junior Andreas. Hari ini kebahagiaan Kayla dan Axel telah lengkap sudah dengan kehadiran anak mereka.


"Sayang, terima kasih banyak ya karena kamu telah berhasil melahirkan anak kita dengan selamat. Aku mencintai kamu Sayang," ucap Axel yang terharu bahagia sembari mencium kening istrinya itu berulang kali.


Saat ini pun Azka berada di tengah-tengah mereka yang membuat Kayla sangat senang. bahkan rasa sakit yang tadi ia rasakan seketika hilang setelah melihat wajah polos sang bayi.


"Iya sama-sama Sayang, terimakasih juga ya karena kamu telah mendampingi aku selama kehamilan aku sampai aku melahirkan. Aku juga mencintai kamu Mas," ucap Kaya pula.


Lalu tampak seluruh keluarga dari dua belah pihak masuk ke dalam ruang bersalin termasuk pasangan suami istri yang baru menikah selama 2 bulan yaitu Keisha dan Arya, saat ini Keisha juga sedang mengandung dan usia kandungannya baru memasuki usia 6 minggu.


Karina dan Raymond merasa sangat bahagia karena pada akhirnya putri-putrinya itu bisa hidup bahagia dengan pasangannya masing-masing, hidup saling melengkapi satu sama lain. Bukan hanya pasangan Raymond dan Karina saja, tetapi Roseline dan Alex juga merasakan kebahagiaan tersebut. Bahkan Roseline juga sudah bisa memaafkan Keisha seutuhnya, karena bagaimanapun juga Keisha adalah adik dari menantunya dan saat ini Keisha juga sudah benar-benar berubah menjadi wanita yang baik.


...****Tamat****...

__ADS_1


Sampai di sini dulu ya guys kisah Kayla dan Axel. Terimakasih buat yang sudah baca dan mendukung karya aku selama ini, tanpa kalian aku bukan siapa-siapa. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam kata maupun penulisan, karena otor hanya manusia biasa yang masih banyak kekurangan dan berusaha untuk memperbaiki.


Sampai ketemu lagi ya, sayang kalian banyak-banyak, bye … 😘🥰🥰🥰🥰


__ADS_2