
kata demi kata yang di ucap kan alexa benar-benar membuat seorang dimas kacau, hingga sampai di rumah dia masih mengingat ucapan gadis itu..
ini hanya trik nya... iya ini trik gadis gila itu...
begitu lah cara nya untuk menenang kan hati nya,malam pun tiba dia memilih untuk tidur tidak ingin mengingat ucapan gadis itu karna dia percaya kalo gadis itu akan kembali kesifat asli nya lagi...
namun tidur nya harus terusik dengan adanya mimpi buruk, dimana seorang gadis menyatakan cinta nya di saat nafas terakhir, ini bukan mimpi pertama kali nya yang dia alami bahkan ini mimpi sekian kali nya sudah mengganggu tidur nya, tapi mimpi ini menjadi rutin kala lexa tidak mengganggu diri nya lagi..
dimas sempat bingung siapa gadis di mimpi itu namun tidak ada bayangan yang jelas dapat dia ingat..
sampai menjelang pagi dia tidak dapat memejamkan mata nya, dia bersiap untuk menuju sekolah tapi tanpa di sadari arah tujuan nya ke Mansion milik keluarga wijaya namun dia tidak dapat menemui gadis itu, karna memilih berangkat sendiri meski bingung dia pun menuju sekolah nya...
saking tidak fokus nya dia hampir menabrak seorang gadis di depan gerbang sekolahan nya, ketika keluar mobil sebuah pemandangan yang mungkin tidak terbayangkan di otak nya, dimana gadis yang membuat nya kacau kemarin berada di atas tubuh seorang cowok..
dia kenal cowok itu tanpa sadar dia mengepal kan tangan nya saat melihat pemandangan mereka..
sadar dim sadar... batin nya.
_____
hari demi hari sudah berlalu tidak terasa sudah 1 bulan terlewat kan dari kejadian di parkiran, 1 bulan itu juga dimas tidak mendapat gangguan dari alexa, gadis yang selalu menanya kan makan siang nya, memperhatikan hal sekecil apa pun tentang dia, seakan sosok itu menghilang sering kali dia mencuri pandang kearah gadis itu tapi tidak ada pergerakan dari gadis itu untuk menghampiri nya...
entah kenapa perasaan nya menjadi hampa,sepi dan tidak nyaman di sana... terbesit ingatan kejadian di kantin sebulan lalu melintas di pikiran nya.
"hahahahah... mungkin udah saat nya"
ucapan gadis itu terngiang di ingatan nya, apa ini yang dia maksud kan waktu itu.?? batin dimas menatap lexa di meja nya...
"DIMAS.... AKU PASTIKAN KAMU AKAN MENYESAL"
__ADS_1
sekali lagi ia menggeleng cepat mengingat teriakan alexa kala itu, dia tidak tau kenapa dada nya sakit...
waktu semakin berlalu selama itu perubahan lexa semakin nyata, apa lagi gadis itu semakin dekat dengan seorang cowok entah kenapa Dia tidak suka dengan kedekatan mereka...
dia sadar kalo ini bukan sebuah trik lagi bagaimana pun usaha nya agar membuat gadis itu mengaku kalo hanya tipuan. namun bukan pengakuan yang dia dapat tapi permohonan yang dia terima hingga bayang gadis di mimpi nya hadir bahkan sangat nyata..
"Aku mohon dim... Hargai usaha ku untuk melupakan mu... Aku mohon.!! "
saat itu jantung dimas seakan berhenti apa lagi melihat wajah gadis Di mimpi nya menjadi nyata, Dia yakin gadis itu adalah lexa...
"Aku harap kamu mengerti dim... "
dimas terdiam dalam pikiran nya mengingat Sosok lexa Di mimpi nya yang begitu nyata Dia tidak mengerti kenapa gadis itu Ada Di mimpi nya...
Selepas kejadian itu tidak Ada interaksi yang berarti Di anatara Dia Dan lexa karna gadis itu terus menghindar, hingga Dia memutus kan untuk mendekati nya agar gadis itu kembali bergantung pada nya.
Dia sangat yakin cowok itu menyukai lexa, sekali lagi benda berat menghantam dada nya Di tambah gadis itu mengusir nya dengan Nada ketus..
ini pertama Kali nya lexa mendorong dimas pergi Dari nya, pertanyaan-pertanyaan kembali hadir Di benak dimas...
keesokan harinya Dia berusaha agar gadis itu ikut dengan nya berangkat sekolah bersama, meski ditolak habis-habisan namun akhir nya Dituruti juga Tapii satu hal yang membuat dimas geram, ancaman cowok itu sama sekali tidak Dia terima...
memang nya siapa Dia.??? batin dimas
selama Di perjalanan dimas merasa Kan gugup yang luar biasa karna lexa hanya diam menatap jalanan, entah kenapa Dia merindukan kebawelan gadis itu, senyum menggoda yang selalu Dia lontar kan Dan pandangan berbinar nya Kala mereka bersama, entah kenapa dimas rindu semua itu..
dimas menyampai kan semua tentang mimpinya agar gadis itu mengerti atau dapat memberi solusi yang dapat menenang kan nya.
namun bukan solusi yang Dia dapat tapi kekesalan yang Dia terima, dia kesal dengan tanggapan lexa seakan meremehkan mimpi itu berapa susahnya Dia menanggung mimpi itu...
__ADS_1
"itu cuma mimpi bunga Tidur... tentang perasaan ku... kamu tidak perlu khawatir... anggap saja 4 tahun perjuangan ku adalah mimpi buruk mu yang patut kamu lupakan.!! "
lagi.???... hantaman keras memenuhi rongga dada nya... kenapa sesakit ini.?? sama sekali Dia tidak mengerti hal yang Dia rasakan..
begitu lah akhir Dari percakapan mereka yang tidak dapat dimas selesai kan selalu Dia terdiam mendengar ucapan lexa tanpa mengeluarkan kata-kata..
seperti biasa waktu berlalu begitu Saja tanpa Gangguan Dari lexa, bahkan gadis yang Dia tolong waktu itu semakin mendekati nya...
saat diingat lagi karna gadis bernama elis lah yang membuat lexa menjauh...
mungkin sudah saat nya..
ingatan itu lagi, dimas kesal, marah ucapan lexa terus terngiang apa lagi Kala melihat elis sok akrab pada nya, entah kenapa Dia sangat kesal kepada gadis itu...
perasaan kesal nya semakin Terasa saat melihat lexa memeluk cowok yang Dia Benci bisa Di bilang musuh bebuyutan nya...
lagi-lagi lexa menolak nya Dia sangat yakin dulu gadis itu sangat ingin naik motor nya, pernah Dia merengek ingin ikut namun penolakan keras darinya yang mempermalu kan gadis itu, Ada rasa penyesalan Di hati nya karna menolak lexa dulu.. .
cemburu.. ??? satu Kata yang bisa Dia semat kan melihat lexa pergi bersama cowok lain.
Hari Demi hari lexa Dan cowok itu semakin dekat bahkan gosip mereka pacaran menjadi Bahan ghibahan murid-murid, tak hayal nama nya juga terseret ingin rasa nya Dia meminta penjelasan lexa..
namun siapa Dia.?? bukan siapa-siapa bagi gadis itu.?? mungkin akan menjadi lelucon,tapi apa yang dapat Dia lakukan.??
puncak kemarahan nya saat kedua pasangan itu mengakui hubungan mereka Di parkiran Kalau mereka pacaran bukan hanya sekedar gosip, ah ralat cuma pengakuan Dari cowok itu saja sedang kan lexa tanpak bingung..
dengan marah menyelimuti hati nya dimas menghampiri pasangan itu,.. Dia tidak dapat menahan nya Dia ingin penjelasan tidak ingin diam lagi..
"lexa.!! "
__ADS_1