My Antagonis.??

My Antagonis.??
ngamuk


__ADS_3

seperti yang di bayangkan Juna jika Rizal akan mengamuk kalo mengetahui permintaan Erick dan Dimas,lihat lah pagi-pagi pemuda itu sudah menentang keinginan Dimas dia berteriak di mansion itu,tanpa menghiraukan para pekerja menatap nya ngeri sejak bangun pemuda itu terus memaki Dimas atau pun Erick,Iyah Reno sudah menceritakan keinginan kedua nya untuk menikahi Alexa.


bukan hanya Rizal yang kaget namun Alexa juga ikutan kaget,bagaimana bisa kedua nya ingin menikahi nya apa tidak terlalu gila??


Juna menatap Rizal yang masih berdebat dengan Reno di ruang tamu,dia memilih ke meja makan yang di mana sudah ada lexa yang menyiapkan sarapan.


"pagi sayang!" sapah nya mencium kening Alexa lembut.


"ayo sarapan!" ajak Alexa menyiap kan sarapan Juna.


"Rizal gak ikut sarapan.??" tanya Juna.


"anak itu kalo sudah marah gak akan terpikirkan buat makan!!" jawab lexa memberikan piring di isi nasi goreng.


"Lex maafin aku.!"


"buat apa Jun.??"


"karena aku semua jadi rumit seperti sekarang." ucap juna


"gak ada yang nyalahin kamu kok Juna." Alexa tersenyum lembut sebagai penenang, "ayo makan"


sedang kan di ruang tamu Rizal dan Reno masih berdebat,pemuda itu sangat tidak terima jika harus berbagi lagi cukup Juna sang biang kerok harus dia bagi,tapi sekarang malah ada 2 lagi yang menguras emosi nya.


"pih jangan diam aja dong... harus nya papih bertindak.!!" ujar Rizal mulai lelah


"memang nya aku harus melakukan apa.?? ngamuk gak jelas seperti mu.??" ucap sang papih menggeleng..


"yaah seenggak nya marah kek atau apa lah jangan pasrah aja dong.!!"


"memang nya aku harus apa.?? keluarga Wijaya juga di bawa naungan wigantara zal... papih gak bisa melakukan sesuatu seenak nya.!!"


"terus.?? kita harus diam gitu.?? membiarkan mereka menikahi Alexa.??" tanya Rizal kesal.


"pih harga diri lexa di pertaruhkan loh.?" lanjut nya.

__ADS_1


Reno terdiam ucapan Rizal ada benarnya jika pernikahan ini terjadi dengan Alexa menikahi keempat nya,maka semua orang akan mencemooh Alexa tidak bisa dia bayang kan jika sang anak mendapat kan hinaan dari masyarakat...


"kami akan menjamin jika itu tidak akan terjadi.!!"


suara berat mengaget kan mereka,dua pemuda baru saja sampai dan mendengar perbincangan kedua nya segera menimpali,mereka juga akan menebak jika mereka berpikiran demikian maka dari itu mereka datang membicarakan semuanya..


melihat kedatangan kedua pemuda itu membuat Rizal menjadi emosi,wajah nya merah dengan tangan mengepal.


"apa kalian gila.?? melakukan ini kepada alexa,jika kalian memaksa keinginan kalian besar kemungkinan ia akaan mendapat hinaan dari masyarakat,dia akan setres dan mengganggu kesehatan anak ku di kandungan nya" ucap Rizal berusaha tidak menghajar keduanya..


"kami tau maka dari itu kami kesini.!?" jawab Erick.


"kalian kesini untuk membatal kan niat kalian kan.??" tanya Rizal berharap,yaah dia harap niat mereka tidak terjadi.


"siapa bilang.?? kami kesini ingin diskusi dengan tuan Wijaya" sahut Dimas membuat harapan Rizal pupus hancur lebur,harus nya dia tau kalo mereka tidak akan muda melepaskan Alexa.


"tuan... kami akan mengadakan pernikahan di puncak dengan menghadiri para kerabat dan pengusaha penting saja,dengan begitu Alexa tidak akan tertekan" usul Dimas " setelah kondisi nya aman baru di publikan" timpal nya.


"aku tidak setuju" sahut Rizal.


Reno hanya diam memijit kening nya yang terasa berat dan pusing,entah apa lagi yang harus dia katakan karna semua percuma dia bicara tidak akan di dengar.


"aku tidak menyetujui itu bahkan aku tidak mau menikahi kalian.!!"


semua pria di sana menoleh,dari Arah ruang dapur berdiri seorang perempuan berperut buncit menatap mereka kesal.


"lexa." panggil rizal menghampiri sang kekasih.


"pelan-pelan" ucap nya menahan lengan lexa.


lexa berjalan mendekati mereka dengan mata masih menatap protes pada erick dan Dimas.


"kalian tidak bisa seenak nya mengatur pernikahan dengan ku tanpa mau menanya kan pendapat ku dulu.!" ucap lexa "Dimas bukan nyaa kamu bilang akan melepas kan ku untuk hidup bersama rizal.?? lalu kenapa sekarang kau menuntut ingin menikahi ku.??" lanjut nya menatap Dimas.


"aku memang ingin mengikhlaskan mu tapi aku- "Dimas terdiam sejenak menarik nafas nya yang seakan tersumbat.

__ADS_1


"aku gak bisa Lex... aku gak bisa melepas mu,aku masih tidak mau kehilangan mu" lanjut nya menatap lexa lembut.


"kau bohong pada ku Dimas." ujar lexa


"maaf Lex... aku benar-benar mencintai mu,maaf kan aku." ungkap Dimas menunduk.


lexa menggeleng mata nya bertemu mata hitam Erick menatap nya sendu "jangan minta aku untuk membatal kan niat ku menikahimu, karna aku tidak akan menuruti nya" ucap Erick cepat kala melihat lexa ingin mengucap kan protes.


"kalian egois" geram Alexa.


"kau yang egois Alexa..." jawab Dimas tidak terima.


"kau menghilang tanpa kabar selama 4 tahun meninggal kan kami dengan rasa bersalah,di saat kami ingin meminta maaf kau pergi begitu saja menyiksa kami... apa kau pernah berpikir gimana tersiksa nya kami saat itu.?? gimana sakit nya kami disaat rasa bersalah menggerogoti jiwa kami? kau tidak tau soal itu... dan setelah kau datang lagi namun dengan orang yang kau cintai." lanjut Dimas dengan mata memanas...


"setelah kami tau itu dan Sekali lagi kau menghancur kan hati kami" sarkas Dimas.


"itu karna kalian sudah menyia-nyia kan lexa,apa salah jika dia memilih pergi.??" sahut Rizal tidak ingin lexa di salah kan.


"okey itu salah kami... tapi apa tidak ada kesempatan untuk kami kembali pada lexa.?? dia.." tunjuk Erick pada Juna.


"dia saja bisa menikahi mu kenapa kami tidak bisa ??" lanjut Erick


"itu beda."


"apa nya yang beda Lex.?? beda karna dia tidak menyakiti mu atau beda karna dia lebih mencintai mu ??" potong Dimas.


"aku mencintai mu lebih dari apa pun dan kau juga pernah menyukai ku... apa tidak bisa kita mulai dari awal lagi.?" tanya Erick memelas, orang yang disana hanya diam termasuk Reno yang sudah mulai lelah.


"aku tidak mencintai mu Erick jangan paksa aku untuk menikahi kalian" ucap lexa tegas.


Erick dan Dimas membeku mendengar ucapan lexa ,dada mereka terasa sakit dan sesak sebuah penolakan lagi.??


"apa kau pikir setelah kau mengata kan itu kami akan memilih pergi.?? tidak.... aku Adimas Kusuma wigantara tidak akan melepas kan mu Alexa Wijaya,meski melalui jalan kotor sekali pun termasuk menghancur kan keluarga Wijaya.!" ucap Dimas dengan mata tajam nya,mata Alexa melebar mendengar itu dia tidak menyangka Dimas bisa mengancam nya...


"KAU GILA DIMAS!!" jerit Alexa.

__ADS_1


"aku akan lebih gila lagi jika menyangkut diri mu Alexa.!!"


__ADS_2