My Antagonis.??

My Antagonis.??
23.dia berubah.


__ADS_3

"Lex kita ngapain sih di sini.??" gerutu cowok di samping seorang gadis cantik, sembari melirik kiri kanan pasalnya di sekitar mereka banyak para cowok dan cewek berkumpul di bibir jalan..


dia tau tempat ini adalah tempat para cowok balapan liar yang jadi pertanyaan nya kenapa gadis ini mau datang kesini.??.


"Lex.... kita pulang aja ya... di sini bahaya apa lagi cewek kayak kamu.!!" dia menahan langkah lexa Yang ingin kearah kerumunan di depan mereka...


"duuh zal.. bisa diem gak sih... siapa yang nyuruh kamu ikut tadi.?? enak-enak di rumah malah minta ikut kesini.!!" kesal nya karna Rizal sangat cerewet menurut nya...


malam ini dia berniat bicara pada Erick secara langsung biar dia tau penyebab cowok itu berubah, namun seperti nya dia harus menjauh dulu dari penghalang nya ini...


dia ingin tau kenapa Erick menjadi cuek pada nya padahal mereka sudah cukup dekat akhir-akhir ini.


"di sini tuh tempat berandalan semua Lex.!!" ucap nya lagi. lexa menghela nafas kasar dia sudah menduga cowok ini akan membuat nya kesulitan, kenapa aku bisa mengajak nya sih.?? pikir lexa..


flaassback


lexa melihat langit-langi kamar nya sambil memikir kan langkah apa yang akan dia ambil untuk membuat Elis jera, video yang di kirim kan orang itu tidak cukup untuk memberi Elis pelajaran setimpal..


hhuuhh....


sudah sekian kali nya dia menghela nafas lelah kenapa menjalani hidup tenang harus sesulit ini, hidup orang kaya benar-benar merepot kan.?? batin nya.


"Ahh..." jerit nya seraya bangkit dari tidur nya


"yaa... malam ini aku harus ketemu Erick di tempat balapan, aku yakin dia pasti datang kesana.... jam berapa sekarang.??" ia melihat jam di hp nya yang menunjuk kan setengah 8...


"udah waktu nya.!!" dia masuk kekamar mandi mengganti baju tidur dengan kaos warna putih dan jaket kulit warna hitam juga jeans warna hitam..


merasa sudah siap lexa keluar kamar,ia menuruni tangga dengan santai namun langkah nya terhenti setelah mendengar suara yang familiar dari arah belakang.


"mau kemana Lex.?? rapi banget ??" tanya Rizal bingung


Alexa memejam kan mata nya dia lupa kalo Rizal lagi ada di rumah,...


"eemmm... mau keluar.!!" jawab nya sedikit gugup ia menoleh kebelakang melihat Rizal menatap nya bingung.


"keluar.?? kemana.?? sama siapa.??" tanya nya berturut-turut


"sendirilah...!!"


"kemana.??"


"banyak nanya sih.... yang jelas keluar jalan lah.!!" jawab lexa jengah


Rizal terdiam tapi masih menatap lexa. "aku ikut.!!" ujar nya


"eehhh... gak... kamu dirumah aja.. lagian kamu terluka juga." tolak lexa cepat


"pokok nya aku ikut.!" keukeuh nya


"tapi...


"ikut atau kamu juga gak boleh keluar.??"


"iya ya ikut..." pasrah nya

__ADS_1


flassback end


lamunan nya buyar kala mendengar sorakan riuh dari arena balapan, dapat dia lihat dua motor baru saja tiba di garis finish dengan langkah cepat ia menembus kerumunan itu, tanpa menghirau kan Rizal yang terus memanggil nya...


dengan susah payah dia menerobos sekumpulan anak muda dan akhir nya dia berada di depan mereka, dia bisa melihat jelas seorang cowok tampan berwajah manis namun dingin melepas helm nya, lexa bisa menebak kalau cowok itu sebagai pemenang nya..


lexa tersenyum tipis melihat erick sudah beberapa hari dia tidak bertutur sapah dengan cowok itu,dia jadi sangat penasaran kenapa dia berubah pada nya...


seorang cowok lain nya menghampiri Erick yang masih di atas motor,ia membisik kan sesuatu sembari melirik lexa...


lexa melambai sambil tersenyum manis saat erick melihat kearah nya,namun senyum lexa luntur melihat respon pemuda itu...


dia sama sekali tak tersenyum bahkan wajah nya semakin dingin sukses membuat lexa semakin penasaran...


lexa pergi ke arah Erick berjalan menghampiri teman nya yang menunggu kedatangan Erick...


"Hay.!!" sapah lexa tersenyum kepada para cowok di sana..


"loh lexa... kok kamu di sini.??" ucap salah satu teman Erick kaget


"hehehe." lexa hanya tersenyum menanggapi nya


"kamu kenapa ada di sini.??" tanya cowok bernama Sabil


lexa tidak langsung menjawab dia melihat Erick yang hanya diam seakan tidak melihat nya.. teman Erick berdehem pelan mereka tau kenapa lexa bisa ada di sini itu pasti karna teman nya Erick...


"eemmm... eh Bil tadi kamu bilang mau kenalan sama cewek yang di sana kan.?? yuk aku temenin.!!" fairus memberi kode pada Sabil agar pergi dari sana bersama nya..


"ah iya... oh ya lexa kami pergi dulu ya.!!" Sabil dan fairus pergi dari sana setelah lexa mengangguk.


sekarang hanya tinggal Erick dan lexa dalam suasana canggung, lebih tepat nya hanya lexa yang merasa canggung karna Erick cuma diam tanpa terusik dengan kehadiran nya..


duuh mau ngomong apa ya.??" batin Lexa bingung, tiba-tiba dia merasa gugup di tambah Erick tidak menyapah atau tersenyum pada nya .. dia berubah.!! pikir lexa


"eemm... Rick.. gimana kabar kamu.??" tanya lexa berbasa-basi soal nya dia bingung harus mulai dari mana.


"baik." jawab nya singkat dan kembali keheningan terjadi di antara mereka...


"kamu.... kenapa gak ada kabar akhir-akhir ini.??" ucap lexa sedikit ragu..


Erick akhir nya menatap lexa sekilas dan kembali melihat kearah lain, seperti bukan Erick yang biasa nya.?? pikir nya


"kenapa aku harus memberi mu kabar.??" tanya Erick dengan nada seakan tertekan


skatmatt.!!!


benar...!!! kenapa Erick harus mengabari nya.?? memang nya dia siapa.?? pacar.?? bukan itu hanya gosip saja.!!! teman.?? apa Erick menganggap nya teman.?? pertanyaan itu berkelebat di pikiran lexa yang membuat nya bungkam...


"eemm... ah i-iya bener juga ya... hahaha sorry... aku hanya asal bertanya.!!" ujar lexa tertawa canggung.


Erick menatap lexa lekat sorot mata nya seakan merasa bersalah melihat tingkah lexa yang canggung karna nya,...


"kamu kenapa kesini.??" tanya nya


"oh aku..." lexa terperanjat melihat mata Erick yang dingin menatap nya...

__ADS_1


"a-aku kesini mau meminta maaf.!" jawab nya


kedua alis Erick mengerut mendengar kata maaf lexa. maaf buat apa.?? pikir Erick bingung


"iya... aku minta maaf atas gosip yang menyebar di sekolah beberapa hari ini....!!" ujar lexa akhir nya sedikit beban di hati nya terangkat.


"pasti sangat menyulitkan ya bagi kamu mendengar semua ocehan mereka... aku gak nyangka bakal jadi masalah sebesar ini cuma karna ucapan ku waktu itu.!!" jelas nya menyesal, padahal dia tidak masalah dengan gosip itu karna dia juga merasa nyaman kala bersama Erick tapi perubahan Erick lah membuat nya takut.. takut Erick tidak nyaman takut Erick menjadi jauh pada nya.. rasa trauma saat menyukai seseorang tapi di abaikan terus membuat nya sedikit tertekan. perasaan lexa tidak bisa di sembuh kan dalam waktu dekat rasa sakit terus terasa pada Raina...


Erick masih dengan keterdiaman nya dia sama sekali tidak menjawab, lexa melirik Erick dapat dia lihat wajah Erick sangat tampan Dan manis siapa pun yang melihat pasti akan suka pada nya...


"kamu gak usah khawatir aku akan mengklarifikasi nya agar mereka gak bergosip lagi... hehe!!" lexa tersenyum manis meski terpaksa, dia salah tingkah di depan Erick yang hanya terdiam dari tadi...


apa segitu besar pengaruh gosip itu sampai dia gak bisa bilang apa-apa.?? batin Lexa menatap Erick..


"segitu gak pantes nya ya aku buat mu... sampai kamu berubah.!!" gumam lexa pelan namun masih di dengar Erick, mata Erick melebar ia menatap lexa yang menunduk di depan nya.


"kamu bilang apa.??" tanya nya meminta penjelasan atas ucapan lexa..


"ah gak bilang apa-apa kok... hehehe.!!" lexa menggaruuk pipi nya karna panik..


"aku dengar kamu bilang.....


"LEXA.!!" sebuah suara memanggil lexa.. otomatis ucapan Erick terpotong... wajah Erick seketika datar menatap cowok yang memanggil lexa...


"ayo pulang.!!" ajak nya menggenggam tangan lexa.


lexa tidak berontak sama sekali ia menggangguk dia rasa urusan nya dengan Erick sudah selesai...


"Rick... aku pulang duluan... kamu gak perlu khawatir aku akan memberes kan nya nanti... bye.!!" lexa melambai ke Erick dengan senyum manis dan berlalu dari depan Erick...


entah kenapa senyuman gadis itu seakan senyuman perpisahan, kalo boleh jujur dia tidak keberatan dengan gosip itu malah dia sangat suka mendapat kan julukan sebagai pacar lexa tapi dia gak bisa untuk sekarang dia harus menyelesai kan nya dulu...


"maafin aku xa.!!" gumam nya dengan mata sendu menatap kepergian lexa...


***


"jadi kamu kesana untuk ketemu cowok itu.???" tanya Rizal geram sembari mencengkram setir mobil


"iya" jawab lexa jujur


"buat apa.??"


"aku mau melurus kan kesalah pahaman aja kok....!!"


"kesalah pahaman.??"


"di sekolah kita beredar gosip kalo aku dan Erick pacaran... maka dari itu aku minta maaf pada nya biar tidak menyulitkan nya..!!" jelas lexa jengah


"tapi kamu gak beneran pacaran dengan nya kan.??" tanya Rizal gusar.


"hhuuuhhh... aku kan sudah bilang kalo itu hanya gosip.!!" jawab lexa kesal. "udah lah gak usah nanya-nanya bikin pusing."


Rizal memilih berhenti bertanya dia fokus menyetir saja sedang lexa masih memikir kan Erick yang hanya diam saat di ajak mengobrol...


"dia memang sudah berubah.!!" gumam lexa pelan yang tidak di dengar Rizal...

__ADS_1


__ADS_2