My Antagonis.??

My Antagonis.??
penculikan


__ADS_3

mata coklat itu terbuka sempurna mendengar penuturan pemuda yang masih setia menggenggam tangan nya,mata hitam itu menatap nya berharap, tidak di pungkiri jika masih ada cinta didalam mata nya.


ada apa dengan dirinya.?? kenapa tidak bisa melepaskan dia saja dan biar kan diri nya bahagia dengan orang lain.!!


"apa kau gila.??" ucap nya tidak percaya


"Lex...aku bersungguh -sungguh ingin membawa mu pergi,dan hidup bersama hanya ada aku,kamu dan anak ini.!!" jawab nya.


"aku tidak mau... anak ini masih ada ayah dan kami akan menikah sebentar lagi,tapi kau datang hanya menyuarakan hal gila mu itu.??? kau masih waras kan Erick.??" ujar lexa menghempas genggaman Erick.


"diantara kita tidak ada hubungan apa pun,kau hanya masa lalu... jadi jangan pernah mengganggu hidup ku lagi" ucap lexa mutlak lalu pergi dari sana.


mata hitam erick menatap nya kosong serta berkaca-kaca,hati nya hancur jiwa nya seakan keluar kepala nya terasa berat,apa ini akhir dari harapan nya selama 4 tahun.?? apa ini akhir dari cinta nya.?? kenapa.?? kenapa dulu dia mempermainkan gadis itu.? gadis yang sangat jelas dia cintai.?? apa yang harus dia lakukan lagi.??


pertanyaan itu seakan duri dalam diri nya yang terus tertanam sakit dihatinya,dia tidak menyangka jika benar-benar kehilangan Alexa gadis pertama ia cintai...


di sisi Alexa gadis itu berlari tanpa arah hingga berhenti di taman belakang,tidak dapat di cegah air mata yang ia tahan sedari tadi kini lolos mengalir deras di pipi cubby nya,sebenarnya dia sangat sakit saat ini sakit dengan kisah cinta pertama nya yang berakhir begitu menyakitkan,ia mencintai erick tapi sebagai Raina bukan Alexa meski dia sudah sangat amat lama di tubuh Alexa namun dia tetap lah Raina,yang pertama kali jatuh cinta pada lawan jenis..


tapi dia juga sadar kalo dia tidak bisa kembali ke pelukan Erick,karna pemuda itu sudah mematahkan hati nya sebelum cinta terbentuk, Rizal adalah orang yang hadir di waktu yang tepat dimana dunia seorang Alexa hancur dan Rizal lah yang membangun dunia lexa yang sudah rapuh.


apa lagi mereka sudah ingin memiliki anak jadi dia harus membuang perasaan raina yang sebenarnya...


tanpa di ketahui Alexa seseorang berdiri di belakang nya dan menyuntikan sesuatu pada nya,Alexa pun tak sadarkan diri dan tubuh nya di tangkap oleh orang itu lalu membawa nya pergi dari sana..


*****


di tempat lain Renata sudah menunggu Alexa dengan gelisah entah kenapa perasaan nya tidak enak,ditambah sang sahabat tak kunjung datang padahal Alexa akan datang 10 menit lagi tapi sudah 40 menit gadis itu tak kunjung tiba,ia juga menghubungi hp nya tapi tidak aktif...

__ADS_1


Renata memutus kan untuk kekelas alexa,ia juga melihat-lihat siapa tau gadis itu sudah keluar kelas,10 menit Renata berjalan kini dia sudah berada di depan kelas Alexa tapi sudah terlihat sepi hanya beberapa mahasiswa saja disana.


"apa kau lihat Alexa.??" tanya Renata pada salah satu cewek di kelas itu.


"aku lihat dia sudah keluar dari tadi,gak tau kemana.!!" jawab nya,Renata pergi keluar kelas setelah mengucap kan terima kasih ia menyusuri koridor sambil bertanya pada yang lain,tapi tak ada yang melihat Alexa rasa khawatir nya mulai menyerang ia takut terjadi apa-apa pada Alexa...


"Erick apa kau melihat Alexa.??" tanya Renata,saat melihat Erick berjalan sembari menunduk sangat nyata jika pemuda itu memiliki masalah.


"apa Alexa menghilang.??" tanya nya balik dengan wajah khawatir.


"aku tidak tau yang jelas aku belum melihat dia... apa kamu melihatnya tadi.??"


"aku..... sempat mengobrol dengan nya tapi dia sudah pergi dari tadi.!!" jelas erick. "apa kau sudah menghubungi nya.??"


"sudah tapi tidak aktif.!!"


1 jam berlalu mereka sudah mengelilingi semua seluk beluk kampus yang kemungkinan di kunjungi Alexa,namun nihil tak ada Alexa di sana bahkan tak ada satu orang pun melihat gadis cantik itu,Dimas dan yang lain juga ikut mencari gadis itu...


"bagaimana.??" tanya Renata


para pemuda itu hanya menggeleng bertanda mereka tak menemukan Alexa di kampus..


"Alexa dimana kamu.?" gumam Renata yang sudah sangat khawatir.


*****


sedang kan disebuah mansion di pinggir hutan terlihat sangat tenang,terdapat beberapa penjaga dimansion itu dan juga beberapa maid sibuk membersih kan mansion karna mereka mendapat kabar jika sang tuan akan kembali dengan calon nyonya mereka,banyak yang bertanya siapa gadis yang akan menjadi nyonya mereka karna ini baru pertama sang tuan membawa seorang gadis...

__ADS_1


tidak lama sebuah mobil metalik mewah berhenti di depan mansion dengan di ikuti beberapa mobil lainnya,setelah pintu mobil terbuka keluarlah seorang pria sembari menggendong seorang gadis cantik dalam keadaan tidak sadar kan diri.


"jaga tempat ini jangan sampai ada yang masuk" perintah nya dingin pada bodyguard disana yang langsung di patuhi mereka.


ia membawa gadis itu masuk kemansion yang sudah di sambut oleh para maid, mereka menatap gadis di gendongan tuan nya takjub karna gadis itu sangat cantik begitu cocok pada tuan mereka.


pria itu meletak nya gadisnya dengan lembut seakan seperti sebuah kristal yang muda pecah,ia menatap dalam wajah cantik yang terlihat damai saat memejam kan mata.


"kau lihat kan,aku bisa melakukan apapun demi kamu sayang.!! mulai hari ini kamu menjadi milikku" gumam nya mengelus pipi sang gadis.


cup


"selamat istirahat honey.!" ujar nya setelah mengecup kening gadis itu lembut,pemuda itu pun masuk kekamar mandi guna membersih kan diri seraya bersenandung...


tidak lama gadis yang terbaring itu mulai sadar ia mengerjap berulang kali,menetralkan cahaya yang memasuki Mata coklat milik nya ia melihat ruangan yang tidak dia kenal..


"dimana ini.??" ucap nya setengah berbisik,tubuh nya terasa lemah untuk bangkit pun dia harus berusaha keras entah kenapa tubuh nya terasa berat.


"apa yang terjadi.??" kembali dia bertanya pada diri nya sendiri,ia mulai mengingat terakhir ia bicara pada Erick lalu ketaman belakang terus seseorang menyuntikan sesuatu padanya dan ia tidak ingat apa-apa lagi...


"hp ku... dimana hp ku" ia mencari hp nya namun sayang tidak ada, tas nya pun tidak terlihat di ruangan tempat ia tepati.


ceklek


"honey kau sudah bangun.??"


suara serak-serak basah mengaget kan gadis itu,ia cukup mengenal suara pria itu ia menoleh terlihat lah seorang pria dengan handuk terlilit rapi di pinggang nya,bukan itu poin nya ia terbelalak kaget setelah tau pemilik suara yang sekarang menatap nya penuh puja...

__ADS_1


"kau.!!!"


__ADS_2