
suara tangis bayi menggema di salah satu perumahan mewah di komplek elit,tangisan bayi mungil begitu keras hingga penghuni di sana kalang kabut bingung karna apa yang akan di lakukan agar bayi itu berhenti menangis.
wanita cantik menatap para pria di hadapan nya sambil memijit pelipis karna pusing,bagaimana tidak keempat pria di hadapan nya hanya mondar mandir sambil meracau tentang apa yang akan mereka lakukan terhadap bayi di dalam keranjang ayunan tanpa melakukan apa pun,ini sudah sering terjadi dan dia juga sering memberitahu hal apa yang akan di lakukan jika bayi menangis.
"bisa kah kalian berhenti sebentar" ucap nya geram.
mendengar suara dingin wanita itu keempat nya sontak diam dan berbaris rapi,ia menghela nafas lelah menghadapi para pria itu...
"aku kan sudah sering kasih tau kalian jika anak menangis cepat lah menggendong atau tidak bikinkan susu nya, bukan malah bingung kalian ini bisa nya hanya buat saja tapi ngejaga nya tidak bisa.!" omel nya mendelik laku menggendong bayi yang menangis.
"sayang kami hanya bingung saja mendengar anak kita menangis." elak mereka.
"sudah di kasih tau tetap saja tidak mengerti !" dumel nya
keempat nya hanya menyengir karna memang seperti itu lah,mereka belum mengerti meski sudah di kasih tau oleh istri mereka...
"Rizal... lihat masakan ku sebentar... dan Dimas antar emilly ke sekolah awas jangan ngebut-ngebut" peringat wanita itu yang bukan lain adalah alexa.
"Juna cuci baju dan jangan lupa jemur juga,Erick kamu ngepel sana" perintah nya yang langsung di laksana kan oleh mereka.. sedang kan dia pergi membawa bayi nya yang sedang menangis.
****
di mobil ayah dan anak menuju kesekolah yang dimana anak berusia 6 tahun itu mengerut kan dahi nya,seakan sedang berpikir keras melihat itu sang ayah menatap nya bingung tidak biasa nya anak perempuan itu berpikir keras seperti ini.
"Emily kamu kenapa nak ??" tanya pria itu lembut.
"Daddy Emily bingung." jawab nya singkat.
"apa yang kamu bingung kan hheem.??" ucap nya sambil mengelus rambut berkuncir dua itu.
"di sekolah emily lihat daddy teman Emily semua nya 1 orang,lalu kenapa Emily punya 4 Daddy,?? daddy Rizal,Daddy Juna,Daddy Erick dan Daddy Dimas.?? kok mereka tidak sama dengan Emily.??" tanya gadis kecil itu polos.
Dimas mendengar itu terdiam dia bingung mau jawab apa,jika di jelaskan pasti gadis kecil itu tidak mengerti...
__ADS_1
"memang nya Emily tidak suka ya punya Daddy banyak.??" tanya Dimas berwajah sedih.
melihat Daddy nya sedih Emily menjadi panik gadis itu menggeleng cepat di sertai tangan melambai kiri dan kanan.
"bukan begitu Daddy... Emily hanya bingung saja tapi Emily seneng kok punya Daddy banyak dan baik seperti Daddy Dimas juga lain nya,Emily sangat beruntung punya kalian dan punya mommy yang cantik" ucap Emily antusias...
"iya kan... mommy mu memang cantik" timpal Dimas tersenyum saat membayang kan wajah sang istri.
"ah Emily tau." seruh Emily
"tau apa ??"
"Daddy suka mommy karna cantik kan.?? begitu juga dengan Daddy yang lain pasti melihat mommy cantik jadi daddy-daddy mengejar mommy" tebak Emily riang.
"iya itu salah satu nya... dan lihat lah hasil yang mommy mu dapat,seorang peri kecil yang cantik dan imut ini" ucap Dimas menggendong Emily turun dari mobil...
"eemm Emily tidak ada apa-apa nya di banding mommy"
"kalian berdua ada lah bidadari bagi Daddy... nah sekarang Emily masuk dan belajar yang rajin agar bisa seperti mommy, pintar dan cantik" ucap Dimas
Dimas tersenyum melihat kelincahan gadis kecil itu,sekilas wajah Emily sangat mirip Alexa di waktu remaja dulu Alexa juga seriang itu cantik dan imut,hingga berubah menjadi beringas juga suka menindas Dimas juga tau kenapa gadis itu berubah itu karna diri nya yang menyia-nyia kan cinta Alexa.
"Emily.!!!" panggil seorang gadis seumuran Emily.
"Hay Naura" sapah Emily.
"apa hari ini kau di antar lagi oleh Daddy mu.??"
"iya.. aku di antar oleh Daddy Dimas."
"bukan nya nama Daddy mu Rizal.??" tanya gadis itu mengikuti langkah emily.
"iya tapi aku juga punya 3 Daddy lain nya,jadi aku punya 4 Daddy yang tampan." pamer Emily ceria
__ADS_1
"waah beruntung sekali kamu emily.. jadi pengen punya Daddy banyak juga biar antar secara bergantian" ucap Naura berwajah iri.
"apa kriteria ibu mu sudah memasuki Pesyaratann.??" tanya polos Emily.
"persyaratan.??"
"memang nya kau tidak tau, memiliki Daddy tampan dan banyak itu butuh persyaratan." jelas Emily.
"persyaratan nya apa mily.??"
"yang pertama pintar"
"ibu ku juga pintar" jawab Naura.
"kedua kaya."
"eemm ibu ku lumayan kaya," gumam Naura berpikir
"yang ketiga cantik, apa ibu mu sudah memenuhi syarat dasar itu.??"
"heemm seperti nya ibu ku tidak secantik mommy mu." ucap Naura berwajah sedih
"tidak apa-apa setidak nya ayah mu juga tidak terlalu tampan,cocok sama ibu mu" hibur Emily.
"kenapa kamu bilang seperti itu Emily, kau menyakiti ku" ucap Naura cemberut.
"tapi itu memang fakta nya".
"aku tidak mau berbicara pada mu." pungkas Naura
"hey jangan begitu,mommy ku dan ibu mu kan sahabat masa kita tidak..." bujuk Emily mengejar Naura yang merajuk,hingga bel pelajaran berbunyi...
🐾🐾🐾🐾🐾🐾
__ADS_1
terima kasih sudah membaca