My Autism Brother

My Autism Brother
Bab 44 - Fahmi & Azahra


__ADS_3

Hari ini hari Senin, hari pertama dalam seminggu. Azahra udah semangat untuk sekolah, karna Azahra sudah ingin bertemu dengan Fahmi.


Azahra sudah berjanji pada sang ayah, untuk membantu kesembuhan Libidonya Fahmi.


"Pagi ayah," ucap Azahra dengan riang.


"Wah anak ayah riang sekali, ada apa ini?" tanya ayah.


"Gak sabar pengen ketemu Fahmi, pengen bantu Fahmi sembuh," ucap Azahra.


"Good girl, hebat sekali anak ayah. Semoga bisa ya sayang. Nak ayah mau tanya!" ucap ayah.


"Tanya apa yah?" tanya Azahra.


"Andaikan ayah dan om Hendra, mau jodohin kamu sama Fahmi. Kamu mau gak?" tanya ayah dengan ragu.


"Jodohin aku sama Fahmi? liat nanti aja yah, aku masih kelas 10. Jalanku masih panjang, Azahra ingin jadi dokter Obgyn dulu. Jadi biarkan waktu yang menjawab semuanya, kalau jodoh gak akan kemana," ucap Azahra.


"Waaah anak ayah udah dewasa ternyata, jawaban yang tepat sekali. Tapi kamu harus konsisten bantu Fahmi untuk sembuh, kalau masalah autis kamu harus siap aja dengan moodnya dia," ucap ayah.


"Okay yah, tenang aja Azahra pasti bisa sembuhin Fahmi. Kalau masalah autisnya Fahmi, Azahra sudah biasa yah. Azahra berangkat ya yah," ucap Azahra sambil mengambil roti dan mengecup pipi sang ayah.


Irwan melihat anaknya yang begitu mandiri dan dewasa dalam berucap, dia tau harus bagaimana ketika di tanya masalah perjodohan.


"Bu...lihatlah anak sulung kita udah dewasa dan begitu mandiri. Semenjak kepergianmu dan omah, dia belajar untuk jadi anak mandiri dan dewasa. Dia pun melarang aku untuk menikah lagi, aku berjanji akan menjaga dia dengan baik hingga dia bisa mewujudkan cita-citanya menjadi dokter Obgyn," gumam Irwan dalam hati.


Irwan melanjutkan sarapannya, hari ini praktek kerja sore hari. Jadi Irwan bisa berleha-leha di rumah, dan membalas chat seluruh pasien yang konsultasi lewat pesan.


🥰🥰🥰


Azahra tiba di sekolah dengan hati riang gembira, Azahra menyapa semua karyawan sekolah dan guru-guru yang Azahra jumpai.


"Selamat pagi semua," ucap Azahra saat masuk kelas.


Di kelas baru ada beberapa siswa saja, dan orang yang Azahra cari ternyata belum datang.


"Selamat pagi Azahra," ucap semua yang ada di dalam kelas.


Tak lama dari Azahra datang, Fahmi pun datang.


"Assalamu'alaikum semua," ucap Fahmi saat masuk kelas.


"Walaikumsalam Fahmi," ucap semua yang ada di dalam kelas.


"Hai Azahra," ucap Fahmi.


"Hai Fahmi," ucap Azahra.

__ADS_1


"Tugas udah semua?" tanya Fahmi yang menjahili Azahra.


"Emang ada tugas?" tanya Azahra dengan panik.


"Gak ada," ucap Fahmi sambil ketawa.


"Fahmiiiiiiii....kamu bikin aku jantungan," ucap Azahra.


Fahmi masih tertawa melihat Azahra yang panik, Azahra langsung mengerucutkan bibirnya dan Fahmi langsung terdiam dari ketawanya.


Fahmi memang sengaja untuk menjahili Azahra, agar Fahmi bisa mendekati Azahra untuk menjadi sahabatnya. Fahmi sudah menyiapkan hadiah coklat dengan pita warna pink, saat Azahra ngambek karna mendapatkan jahilnya Fahmi.


"Nih buat kamu," ucap Fahmi yang menyodorkan coklat dengan pita pink untuk Azahra.


Azahra masih aja cemberut, karna mood riang gembira di rusak oleh jahilnya Fahmi.


"Ya udah kalau gak mau, aku kasih aja deh buat yang lain," ucap Fahmi.


Azahra tiba-tiba langsung mengambil coklat yang ada di tangan Fahmi, Fahmi hanya bisa menggelengkan kepala.


"Dasar cewek, giliran di sodorin pura-pura gak mau. Tapi giliran mau di kasih ke orang lain, langsung di ambil," ucap Fahmi.


"Makasih Fahmi Arkana," ucap Azahra sambil memeluk Fahmi.


"Cieeeeeeee," ucap semua yang melihat Fahmi dan Azahra.


Azahra langsung melepaskan pelukan dari tubuh Fahmi. Bel sekolah pun berbunyi, semua udah siap untuk menerima pelajaran.


"Huuuuuu," teriak semua siswa.


"Udah di jahilin Fahmi, sekarang malah ulangan Fisika," gumam Azahra dalam hati.


Empat puluh lima menit kemudian, ulangan Fisika pun telah selesai. Azahra memang di haruskan pintar dalam pelajaran IPA, karna Azahra ingin kuliah kedokteran.


Jam pelajaran pertama sudah selesai, kini jam pelajaran kedua dengan pelajaran matematika.


"Siapkan kertas ulangan, hari ini kita ulangan," ucap guru Matematika.


Semua siswa udah mulai memasang muka cemberut, karna baru saja ulangan Fisika. Fahmi sih masih santai-santai aja dengan dua pelajaran yang mendadak ulangan.


Berbeda dengan anak-anak yang lain, yang otaknya pas-pasan. Mereka udah kesel duluan, tapi mau gimana lagi gak bisa protes.


Jam istirahat pun datang, bel sudah berbunyi dengan nyari di telinga.


"Horeeeeeeee," ucap semua siswa.


Setelah guru keluar kelas, satu per satu siswa keluar kelas. Fahmi sudah menyiapkan bekal makan untuk Azahra.

__ADS_1


"Ini dari eyang," ucap Fahmi sambil mengeluarkan bekal makanan untuk Azahra.


"Makasih Fahmi, bilangin sama eyang makasih banyak," ucap Azahra.


"Nanti aku bilangin sama eyang," ucap Fahmi.


Fahmi dan Azahra pun makan dengan lahap.


"Cieeeee....so sweet banget sih kalian," ucap Dika salah satu teman mereka.


"Sini Dik, kita makan bareng," ucap Fahmi.


"Makasih Mi, aku baru aja makan roti di kantin," ucap Dika.


"Udah sini, biar kita makan bareng," ucap Fahmi.


Mau gak mau Dika duduk di hadapan Fahmi, Fahmi memberi setengah makannya. Karna Fahmi tau, kalau Dika itu sekolah disini dapat beasiswa dan dari keluarga menengah kebawah.


"Makasih ya Mi, kamu selalu baik sama aku," ucap Dika.


"Sama-sama Dik, kita kan teman," ucap Fahmi.


"Nanti aku minta sama eyang deh, buat bikin bekal satu lagi untuk Dika," gumam Fahmi dalam hati.


Bel istirahat pun sudah berbunyi, tandanya pelayan ke tiga dan ke empat siap-siap untuk di mulai.


"Moga gak ada ulangan dadakan lagi," ucap Azahra.


"Kaya tahu bulat ya, yang di goreng dadakan. Tapi kan bagus ada ulangan dadakan, bisa terlihat kita belajar di rumah atau gak," ucap Fahmi.


"Kamu sih enak, pasti hasilnya bagus. Lah aku dan yang lain, pasti ancur lagi," ucap Azahra.


"Makanya belajar yang rajin, katanya mau jadi dokter. Jadi dokter kan harus rajin belajar," ucap Fahmi.


"Iya sih Mi, tapi aku lemah di pelajaran IPA," ucap Azahra.


"Ya udah kapan-kapan kamu ke rumah eyangnya aku, nanti aku bantu pelajaran IPA," ucap Fahmi.


Tiba-tiba wali kelas masuk.


"Selamat pagi menjelang siang, sekarang guru-guru sedang rapat. Jadi tidak ada pelajaran, namun tidak bisa pulang. pulang nya 2 jam lagi atau jam 12 siang pulangnya," ucap Wali kelas.


"Horeeeee," ucap semua siswa di seluruh kelas.


"Nah mumpung gak ada pelajaran, kamu mau nanya pelajaran apa?" tanya Fahmi.


"Kamu hobi apanya sih?" tanya Azahra.

__ADS_1


"Aku hobi baca, menggambar," ucap Fahmi.


Fahmi dan Azahra banyak mengobrol untuk mengetahui satu sama lain. Akhirnya dua jam berlalu, sekarang jam pulang sekolah.


__ADS_2