My Autism Brother

My Autism Brother
Bab 46 - Ketahuan


__ADS_3

Agil mencari tahu siapa Azahra Kania Putri, karna Agil sangat penasaran dengan teman barunya Fahmi. Semenjak ada Azahra, semua yang ada di dekatnya tak di liriknya lagi.


"Aku harus cari tau siapa Azahra," gumam Agil dalam hati.


Agil pun pergi ke sekolahnya Fahmi, untuk mencari tahu siapa Azahra.


"Permisi, numpang tanya," ucap Agil pada salah satu satpam.


"Iya dek, ada apa?" tanya satpam.


"Bapak tau yang namanya Azahra?" tanya Agil.


"Oh neng Azahra, itu sih sahabatnya mas Fahmi. Dia sangat baik pada semua orang," ucap pa Satpam.


"Oh gitu ya pak," ucap Agil.


"Neng ada perlu sama neng Azahra?" tanya pa Satpam sambil membaca nama di kemeja sekolahnya Agil.


"Ah gak pa, saya cuman mau nyari tau aja siapa Azahra itu," ucap Agil.


"Oh gitu neng," ucap pa Satpam.


"Iya pa, saya pamit dulu," ucap Agil.


"Iya neng, ati-ati di jalan," ucap pa Satpam.


Agil pun pergi dari sekolah di mana tempat Fahmi dan Azahra bersekolah.


"Saya harus kasih tau neng Azahra dan mas Fahmi, karna tadi ada yang mencarinya," gumam pa Satpam dalam hati.


Jam pulang sekolah pun tiba, Fahmi dan Azahra selalu keluar gerbang bersama.


"Neng Azahra sini," teriak pa Satpam.


Fahmi dan Azahra langsung menghampiri pa satpam.


"Iya pa, ada apa?" tanya Azahra.


"Tadi ada yang kesini, nyari neng Azahra. Dia nanya-nanya neng Azahra," ucap pa Satpam.


"Siapa pa?" tanya Fahmi dan Azahra dengan kompak.


"Namanya Agil Sastrawati," ucap pa Satpam.


"Ke sini jam berapa itu orang yang nyari aku?" tanya Azahra.


"Tadi sekitar jam 11," ucap pa Satpam.


Fahmi yang mendengar nama itu, rasanya emosi dan ingin marah. Sedangkan Azahra bingung dengan nama yang disebut oleh pa satpam, karna Azahra tak mengenal dengan nama itu.


"Ra, aku pulang duluan ya. Om Ferry udah jemput," ucap Fahmi dengan menunjuk keberadaan mobil om Ferry.


"Iya Mi, ati-ati ya," ucap Azahra.


Fahmi pun naik mobil, dan sudah duduk di dalam.


"Om, aku kangen mamah. Jadi pulang ke rumah mamah," ucap Fahmi.


"Baik den," ucap Ferry.


Akhirnya tiba di rumah, Fahmi sudah menahan emosi sedari tadi. Saat turun melihat mobil sang ayah ada di dalam garasi.


"Assalamu'alaikum," ucap Fahmi.


"Walaikumsalam, eh den Fahmi," ucap mbak Entun.


"Mamah sama ayah mana mbak?" tanya Fahmi.


"Itu ada di ruang keluarga," ucap mbak Entun.


"Kalau kaka ada?" tanya Fahmi.


"Non Agil belum pulang," ucap mbak Entun.


Fahmi pun masuk ke dalam rumah, dan berdiri di hadapan orang tuanya.

__ADS_1


"Fahmi tumben ke sini ada apa?" tanya ayah.


"Kaka mana?" tanya Fahmi.


"Ya kaka sekolah lah, belum pulang," ucap ayah.


"Yakin sekolah?" tanya Fahmi.


"Ada apa sih ini?" tanya Ayah.


"Tadi kata satpam di sekolah, ada anak cewe pake seragam SMA. Jam 11 datang ke sekolah Fahmi, dia nyari Azahra. Ayah dan mamah mau tau, siapa orang itu?" tanya Fahmi.


"Siapa?" tanya ayah dengan penasaran.


"Kata pa Satpam, namanya Agil Sastrawati. Dan ini video CCTV nya," ucap Fahmi sambil memberi video.


"Anak itu sudah berani membolos sekolah," ucap ayah.


"Mbak Entun...mbak," ucap Nina.


"Iya nyonya," ucap mbak Entun.


"Panggilkan mas Ferry," ucap Nina.


Mbak Entun pun memanggil mas Ferry.


"Permisi nyonya, tuan. Ada apa?" tanya Ferry.


"Kamu pergi ke sekolah kaka, jemput kaka," ucap Hendra.


"Baik tuan, saya permisi," ucap Ferry.


Nina dan Hendra bingung dengan kelakuan anaknya hari ini, Ferry yang sudah tiba di sekolah menelepon tuannya. Untuk mengatakan suatu hal, kalau Agil tidak ada di sekolah.


"Halo tuan," ucap Ferry.


"Iya Fer, gimana?" tanya Hendra.


"Menurut pihak sekolah non Agil hari ini tidak sekolah," ucap Ferry.


"Ada pa," ucap Ferry.


"Berikan telepon ini, saya ingin berbicara," ucap Hendra.


Ferry pun menjelaskan pada wali kelasnta Agil, kalau orang tuanya Agil ingin berbicara langsung.


"Selamat siang pa Hendra, saya ingin memberitahu jika Agil hari ini tidak ada di sekolah," ucap Wali kelas.


"Tapi tadi pagi saya mengantarkan Agil hingga gerbang sekolah, dan saya melihat Agil masuk ke dalam halaman sekolah," ucap Hendra.


"Bentar saya cek CCTV dulu," ucap Wali kelas.


Wali kelasnya Agil pergi ke ruang CCTV, dan Ferry mengikuti wali kelas itu. Untuk mencari tahu apa yang terjadi.


Di dalam video itu, Agil keluar dari mobil. Saat mobil sudah pergi, Agil pun ikut pergi ntah kemana.


"Pa saya sudah melihat CCTV, Agil memang ada di gerbang sekolah saat pagi hari. Namun saat mobil pa Hendra pergi, Agil pun pergi ntah kemana," ucap Wali kelas.


"Oh begitu ya bu, apa saya boleh minta rekaman CCTV itu. Jika boleh berikan saja pada Ferry," ucap Hendra.


"Boleh pa, nanti saya berikan," ucap Wali kelas.


"Terima kasih bu," ucap Hendra.


Hendra pun mengobrol dengan Ferry, dan segera untuk pulang ke rumah.


"Mah... Agil bolos sekolah," ucap Hendra.


"Astagfirullah, itu anak kenapa jadi gini. Udah yah, kita masukan ke pesantren saja," ucap mamah.


"Makasih ya nak, untung kamu ke sini. Dan memberitahu kejadian ini," ucap ayah.


"Fahmi cuman gak suka aja sama kaka, yang mencari tahu tentang Azahra secara diam-diam. Kalau mau kenalan, ya pasti kenalin Azahra," ucap Fahmi.


"Iya ayah mengerti nak," ucap ayah.

__ADS_1


Tak lama kemudian Ferry pulang membawa rekaman CCTV dari sekolah, dan Hendra melihat rekaman itu.


Tiba-tiba ponsel Hendra berbunyi dan ada nama Agil.


"Assalamu'alaikum ayah," ucap Agil.


"Walaikumsalam, ada apa?" tanya ayah.


"Ayah gak jemput aku?" tanya Agil.


"Kamu pulang aja sendiri, ayah lagi gak enak badan dan om Ferry lagi jemput Fahmi," ucap ayah.


"Terus Agil pulang naik apa?" tanya Agil.


"Pikir saja sendiri, kamu sudah dewasa," ucap ayah yang menahan emosi.


Telepon pun di matikan, Hendra menahan emosi sedari tadi.


2 jam kemudian, Agil tibalah di rumah. Dengan wajah lelah. Karna baru kali ini, Agil pulang sekolah sendiri dengan naik angkutan umum.


"Assalamu'alaikum," ucap Agil.


"Walaikumsalam," ucap semuanya.


"Kok ada Fahmi," ucap Agil.


"Kenapa, emang gak boleh?" tanya Fahmi.


"Agil duduk, ayah mau bicara!" ucap ayah dengan nada sedikit meninggi.


"Ada apa yah?" tanya Agil.


"Ayah bilang duduk!" ucap ayah.


Agil pun takut melihat reaksi sang ayah, Agil belum menyadari akan kesalahannya.


"Hari ini belajar apa?" tanya mamah.


"Ya biasa mah, belajar kaya hari-hari biasanya," ucap Agil.


"Yakin belajar?" tanya Fahmi.


"Yakinlah, secara aku tuh anak rajin dan berprestasi," ucap Agil.


"Anak berprestasi gak mungkin bolos sekolah ya?" tanya Fahmi.


"Iyalah, kenapa kamu nanya kaya gitu?" tanya Agil.


"Tadi jam 11 siang, ada yang ke sekolah aku. Nyari yang namanya Azahra Kania Putri, kata pa satpam yang nyarinya bernama Agil Sastrawati," ucap Fahmi.


"Terus?" tanya Agil.


"Tadinya ayah nyuruh om Ferry buat jemput kaka ke sekolah, karna ayah mau ajak liburan. Sayangnya anak SMA yang berprestasi yang namanya Agil Sastrawati tidak masuk sekolah, gak jadi deh liburannya," ucap Fahmi.


Wajah Agil langsung pucat, karna ketahuan ke sekolah Fahmi dan bolos sekolah.


"Kalau udah malas sekolah, udah berenti sekolah aja. Gak usah sekolah!" ucap ayah.


Agil bingung harus jawab apa, Agil hanya bisa terdiam dan menunduk karna bersalah.


"Mamah gak pernah mengajarkan kamu bolos sekolah, tapi kamu malah bolos sekolah. Mamah kecewa sama kamu!" ucap mamah dengan nada sedikit tinggi.


Fahmi hanya bisa tersenyum melihat sang kaka yang mungkin tadinya tidak akan ketahuan berbohong, nyatanya ketahuan.


"Yah, mah, Fahmi pulang dulu ya. Fahmi cuman mau ngasih laporan itu aja sama ayah dan mamah. Buat kaka, kalau mau kenalan sama Azahra bilang sama Fahmi. Bukan nyari tau secara diam-diam, kaya yang gak diajari tata cara berkenalan sama orang!" ucap Fahmi dengan nada tinggi.


"Iya nak, ati-ati di jalan ya. Tuh om Ferry udah nunggu di depan," ucap ayah.


Fahmi pun berpamitan pada semua yang ada di rumah, kecuali pada Agil. Hal itu membuat Fahmi, semakin tak ingin memaafkan sang kaka. Meskipun semuanya berawal dari Fahmi, tapi Fahmi juga merasa tersudutkan oleh kelakuan kakanya.


🥰🥰🥰🥰🥰


Maaf baru hadir lagi...


soalnya beberapa hari kemarin, lagi kurang sehat...

__ADS_1


semoga kalian sehat slalu ya...


__ADS_2