My Beautiful Venus

My Beautiful Venus
Bab 28 - MBV -


__ADS_3

Jenderal Virendra benar-benar bekerja cepat. Pria itu memikirkan berbagai cara agar bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat. Jenderal Virendra sudah muak mendengar kabar bahwa dia akan menikah dengan Putri Selena. Entah siapa yang dengan berani menyebarkan berita murahan seperti itu.


Saat Jenderal Virendra tengah berdiskusi dengan Letnan Dean, mereka merencanakan sesuatu untuk melihat siapa dalang dari semua ini.


"Mata-mata yang saya kirim mengatakan ada beberapa orang mengadakan pertemuan secara diam-diam. Saya rasa mereka adalah dalang dari semua ini, Jenderal." Ucap Letnan Dean menyampaikan laporan sekaligus memberi spekulasi.


"Cari tahu siapa saja mereka. Aku rasa Putri Negara Selatan itu terlibat, dia bahkan dengan percaya dirinya mengatakan akan segera menikah denganku. Sungguh menjijikan orang-orang seperti itu." Jenderal Virendra mendengus marah membayangkan betapa menjijikannya mereka yang menggunakan cara kotor untuk mencapai tujuan.


"Bagaimana dengan Putri Selena, Jenderal? Tidakkah kita memberinya pelajaran?" tanya Letnan Dean.


"Kau sudah mengumpulkan bukti yang ku minta? Jika sudah kita bisa menggunakan itu untuk memaksanya mundur. Rakyat tidak akan menerima orang-orang yang memiliki riwayat buruk."


"Saya sudah mengumpulkan semua buktinya, Jenderal. Akan segera saya berikan pada Jenderal, maaf memakan waktu yang lama."


"Tidak masalah, yang penting semua bukti valid sehingga mereka tidak bisa menyangkal. Aku tahu sangat sulit mengumpulkan bukti karena mereka bukan bagian Negara Aleister. Satu lagi, segera sebarkan berita mengenai Negara Selatan pada rakyat."


"Baik, Jenderal. Saya juga akan segera menyebarkan bukti akan rakyat percaya." Ucap Letnan Dean segera melaksanakan perintah.


Sepeninggalnya Letnan Dean, Jenderal Virendra masih berdiam diri di ruang kerjanya. Diantara semua masalah yang Jenderal Virendra hadapi, hanya satu yang membuatnya pusing, yaitu mengenai Venus.


Ada beberapa hal yang masih dirahasiakan oleh Jenderal Virendra. Pria itu takut jika Venus mengetahui masa lalunya, mungkin gadis itu semakin merasa tidak pantas untuk menjadi istri Jenderal Virendra.


Semua terasa begitu rumit, akan tetapi Jenderal Virendra tidak akan melepaskan Venus. Dia hanya menginginkan gadis itu, tidak peduli masa laku dan asal usulnya, hanya Venus yang dia inginkan.


*

__ADS_1


*


Venus menunggu kedatangan Jenderal Virendra, kali ini gadis itu tidak menghidar lagi. Venus merasa dia memang harus percaya pada Jenderal Virendra.


"Jenderal," ucap Venus menyambut kedatangan Jenderal Virendra.


Jenderal Virendra tersenyum tipis melihat Venus yang menyambutnya dengan senyuman hangat. Tanpa sadar Jenderal Virendra merasa merindukan senyuman itu setelah beberapa hari Venus menghindarinya.


"Terima kasih sudah menyambutku dengan senyuman." Bisik Jenderal Virendra ketika sudah berdiri tepat di hadapan Venus.


Gadis itu hanya mampu menunduk malu. Wajah cantiknya merona, jantungnya berdebar cepat. Mungkinkah Venus sudah memiliki rasa spesial pada Jenderal Virendra?


"Setelah makan malam ada yang ingin ku ceritakan padamu." Ucap Jenderal Virendra saat melihat Venus masih menunduk malu.


Venus hanya mampu mengangguk dan segera bersiap untuk makan malam bersama. Jenderal Virendra membuktikan ucapannya, setelah makan malam pria itu mengajak Venus ke ruang kerja yang berada di kediamannya.


"Lihat ini," Jenderal Virendra menunjukkan sebuah foto usang.


Venus menatap bingung foto itu. Dalam foto itu tampak seorang laki-laki tampan yang Venus yakini adalah Jenderal Virendra. Di sisi pria itu ada seorang gadis kecil yang Venus terka berusia 10 atau 11 tahun.


"Dia cantik," gumam Venus tanpa sadar.


Jemari lentik gadis itu mengusap foto usang ditangannya. Entah mengapa dia merasa tidak asing dengan foto itu, akan tetapi Venus tidak tahu apa yang sebenarnya dia rasakan.


"Ya dia cantik, sangat cantik. Dia tumbuh menjadi gadis yang cantik dan cerdik." Jenderal Virendra berbisik pelan, dia sudah berdiri di samping Venus ikut menatap foto itu.

__ADS_1


"Siapa dia, Jenderal?" tanya Venus penasaran.


"Cinta pertamaku," Jenderal Virendra menjawab lirih membuat Venus terkejut.


Gadis itu tidak menyangka Jenderal Virendra akan mengenalkan cinta pertamanya. Ada rasa tidak terima yang Venus rasakan. Jenderal Virendra terlihat sangat memuja gadis di dalam foto itu.


"Kenapa Jenderal menunjukkan pada Venus?" tanya Venus lagi, gadis itu tidak menyembunyikan nada kesal dalam suaranya.


Jenderal Virendra tidak menjawab, pria itu hanya menatap wajah cantik Venus. Jenderal Virendra dapat melihat rasa cemburu dan tidak terima yang dipancar oleh wajah cantik Venus.


Jenderal Virendra memilih diam, terlihat belum jangan menjawab. Pria itu malah semakin mendekat ke arah Venus dan tanpa diduga melayangkan sebuah kecupan hangat dikening Venus. Kecupan yang membuat Venus terkejut dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya Jenderal Virendra lakukan.


TBC


Rekomendasi lagi untuk kalian, novel keren karya author Sa Ekha


yuk mampir dan jangan lupa dukungannya 😊


Judul : BAD LOVE WITH MY BROTHER



Blurb:


Jennie Clarissa putri cantik dari keluarga Aditya memiliki hidup yang begitu sempurna. Terlahir dari keluarga terpandang dan memiliki wajah yang cantik serta karir yang cemerlang dalam dunia modeling.

__ADS_1


Namun kesempurnaan yang dimilikinya hancur begitu saja ketika sang Kakak yang selama ini membencinya dengan tega menodainya hingga hamil. Tak hanya itu saja, beberapa rahasia masa lalu membuatnya semakin terpuruk.


__ADS_2