
Melihat betapa terpukulnya Venus membuat Jenderal Virendra segera mengambil tindakan. Pria itu mengumpulkan semua dokumen rahasia yang selama ini dia simpan rapi. Tidak ada yang mengetahui hal ini, bahkan Letnan Dean sekalipun.
Jenderal Virendra masih mengingat dengan jelas, kala itu terjadi kekacauan di istana. Orang kepercayaannya Ayah Jenderal Virendra berani berkhianat.
Memang benar semua bukti mengarah pada Ayah Venus. Jenderal Virendra tentu saja tidak percaya mengingat betapa baiknya pria itu. Namun, tidak ada yang bisa dia lakukan karena saat itu dia hanyalah remaja biasa yang tidak memiliki kekuatan apapun.
"Jenderal!" panggilan itu membuat Jenderal Virendra menoleh dan mendapati Venus tengah menatapnya.
"Kemarilah. Ada yang ingin aku sampaikan padamu." Ucap Jenderal Virendra seraya memberikan sebuah dokumen rahasia pada Venus.
Venus menatap dokumen itu dengan bingung. Dia tidak tahu apa maksud Jenderal Virendra memberikan dokumen ini padanya.
"Ini apa, Jenderal?" tanya Venus bingung.
"Ini adalah dokumen yang ku temukan di lemari milik Ayahmu. Aku sudah mempelajari dokumen ini dan sepertinya ini adalah dokumen asli, sedangkan dokumen yang beredar di istana adalah dokumen palsu yang sengaja digunakan untuk menjatuhkan Ayahmu."
Venus hanya bisa diam tidak berniat mengatakan apapun. Saat ini dia masih bingung sengaja semua yang telah terjadi.
"Bersabarlah, aku akan membuat nama Ayahmu bersih dan setelah itu kita akan bersama-sama membalas kejahatan yang telah mereka lakukan." Jenderal Virendra berkata dengan sungguh-sungguh, mengucapkan janji yang akan dia tepati nantinya.
*
*
Setelah kepulangan Putri Selena membuat para gadis yang bersaing menjadi pendamping Jenderal Virendra bernapas lega, termasuk Sella. Gadis itu terlihat begitu bahagia karena berhasil menyingkirkan satu saingannya.
Kini Sella hanya perlu menyingkirkan satu penghalang terbesarnya, yaitu Venus. Gadis kecil yang terlihat begitu disayangi oleh Jenderal Virendra.
Ditangan Sella sudah ada kartu As yang siap dia keluarkan demi menyingkirkan Venus. Ayahnya ada seorang Perdana Menteri, jadi mudah saja baginya mencari kelemahan Venus.
__ADS_1
"Ah ... itu dia gadis yang aku cari-cari." Ucap Sella terlihat begitu senang menatap ke arah Venus yang berjalan sendirian.
Sella segera menghampiri Venus, bermaksud untuk menjalankan strateginya.
"Selamat sore, Nyonya." Sapa Sella disertai senyum yang dia buat semanis mungkin.
"Sore, Nona Sella." Venus menjawab dengan sopan, tidak lupa senyum manisnya meski terhalang oleh cadar yang dia gunakan. Venus tidak ingin ada yang tahu saat ini pikirannya sedang kacau.
"Bagaimana kabar Anda, Nyonya?" tanya Sella berbasa-basi.
"Aku baik," Venus menjawab singkat, sungguh gadis itu ingin segera pergi dari hadapan Sella.
Sella kembali tersenyum manis, senyum yang terlihat penuh tipu muslihat. Melihat itu membuat Venus semakin tidak nyaman dan memutuskan untuk segera pergi dari hadapan Sella.
"Bagaimana menurut Anda mengenai seorang pengkhianat Negara?" Sella berbisik pelan saat Venus berdiri di sampingnya.
Venus menatap Sella tidak mengerti. Dia benar-benar tidak tahu ke arah mana pembicaraan Sella kali ini.
Sella sekali lagi tersenyum, kemudian mendekati Venus dan bebisik pelan pada gadis itu itu.
"Putri seorang pengkhianat tidak pantas menjadi istri dari Jenderal besar." Bisik Sella pelan disertai senyum meremehkan.
Venus menatap Sella kaget, tidak menyangka Sella akan mengetahui hal ini. Jenderal Virendra bilang dia sudah menutup rapat identitas Venus sehingga tidak ada yang bisa melacak masa lalu gadis itu.
Namun, entah bagaimana Sella bisa mendapatkan informasi itu. Sebuah kejanggalan yang patut dipertanyakan.
"Aku tidak mengerti apa maksudmu," balas Venus.
"Saya tahu, Anda adalah anak dari pengkhianat. Bagaimana jika rakyat mengetahui hal ini? Apakah rakyat akan menerima Anda dengan tangan terbuka atau justru menendang Anda dari istana ini?"
__ADS_1
Satu hal yang Venus tahu, Sella tengah mengancamnya demi mendapatkan posisi Venus saat ini. Gadis itu ternyata sama liriknya dengan Putri Selena.
TBC
Rekomendasi lagi untuk kalian, novel seru karya author Yanktie ino
yuk mampir dan dukung karyanya 😊
Judul : TELL LAURA I LOVE HER
*Blurb
Laura seorang designer muda berbakat yang patah hati karena dua minggu sebelum pernikahannya, Tommy sang tunangan meninggal dunia akibat kecelakaan di race mobil yang diikutinya.
Laura berupaya melupakan Tommy, dia pindah ke Cimahi untuk memimpin sebuah panti asuhan balita milik uwaknya.
Banyak pria mengajukan diri sebagai pengganti Tommy. Namun semua tak ditengok oleh Laura.
Siapakah yang akan beruntung memetik bunga cantik ini?
- August sang pilot
- Ariano, yang arsitek
- Adnan, perwira polisi
- Ilyas dokter anak muda
__ADS_1
- atau Syahrul, duda beranak dua yang usianya selisih jauh dengan Laura*