My Boss My Hubby

My Boss My Hubby
Bab.58 - Siapa kamu sebenarnya? (Visual)


__ADS_3

Di ruang kerja Keanubroto 1 jam sebelum acara


"Sialan anak bodoh, apa kamu gila seenaknya membatalkan kerja sama kita dengan I&T Corporation hah?" bentak Keanu pada Ryan.


"Tenanglah Pi, mereka hanya Perusahaan kecil. Kita tidak rugi apapun. Lagipula aku sudah menemukan pengganti mereka yang lebih baik, yaitu Fryaga Grub."


"Pokoknya kamu selesaikan pekerjaanmu dengan baik. Papi lelah dengan kelakuanmu, bukannya tanggung jawab pada Perusahaan malah seenaknya memutuskan."


Melihat pertengkaran Putra dan Suaminya, membuat Maminya yaitu Julia menjadi ikut campur.


"Memangnya kenapa kamu mendadak membatalkan kerja sama dengan mereka?" tanya Julia khawatir.


"Karna yang memimpin proyek tersebut adalah Daisy." Ryan menjawab dengan ekspresi sedih bercampur kesal.


Keanu dan Julia kaget penasaran lalu bertanya dengan gusar.


Ryan menjelaskan hampir keseluruhan ceritanya.


Bagaimana Melinda mengacaukan kerja samanya dengan I&T Corporation, karna bertemu dengan Daisy di Restoran Danau Bulan. Dan juga Ryan tidak mengatakan kalau Daisy sudah menikah.


"Dasar perempuan gila itu tidak hanya merusak masa depanmu dengan Daisy dia juga membuat ulah dan hampir melukainya." Julia geram mendengar penjelasan dari Ryan.


"Bagaimanapun juga kejadian itu sudah terjadi, mungkin keputusan yang tepat untuk mengakhiri kerja sama kita dengan mereka. Lebih baik kamu move on tidak usah berhubungan dengan mantan istri ataupun mantan tunangan." Keanu dengan bijak menasehati Ryan yang sedari tadi berwajah kusut.


"Ryan mandi lagi sana, ganti pakaianmu. Lihat wajahmu kusut begitu, bagaimana akan menyambut tamu. Kita bisa bicarakan lagi nanti. Sekarang acara bahagia orang tuamu jadi jangan buat Mami sedih malam ini."


Ryan yang tidak tega dengan Maminya, mulai menurut lalu meninggalkan ruangan tersebut.





1 jam kemudian di kediaman Keanubroto


Daisy dan Zhafran sampai di villa mewah bak istana, suasana sekitar sangat indah banyak bunga mawar yang menghiasi taman di sekelilingnya.


Begitu keluar dari mobil mereka disambut hangat dengan lantai yang beralaskan karpet merah.


Ran dan Ren kemudian membuka pintu mobil, lalu Zhafran merangkul tangan Daisy dengan mesra di belakangnya ada si kembar yang mengikuti.


Semua mata tertuju pada pasangan muda yang baru saja memasuki rumah dari pintu depan. Banyak pujian halus untuk kedua pasangan tersebut. Cara jalan mereka begitu anggun, sang lelaki begitu tampan dan berkharisma serta pasangannya yang terlihat cantik dan menawan.


Acara berlangsung dengan lancar dan meriah.


Beberapa menit kemudian.


"Istriku, Ran akan menemanimu. Aku ada urusan sebentar dengan Ren." Zhafran berpamitan sambil mencium kening Istrinya. Daisy hanya mengangguk tanpa bertanya lebih jauh.


Di Ruang kerja Keanubroto


"Saya tidak mengira orang besar seperti Tuan besar Alexander Fryaga mau menghadiri acara kecil kami." Keanu menyambut hangat zhafran sambil meletakkan wine diatas meja.


"Mohon maaf tapi Tuan saya tidak bisa sembarangan meminum wine, saya harap anda dapat memaklumninya. Dan juga bukankah harusnya anda berterima kasih karna Tuan saya sudah meluangkan waktunya untuk acara kecil anda." Ren kemudian menggantikan Zhafran berbicara.


"Oh tidak masalah masih banyak minuman lain. Jadi bagaimana kabar Tuan Alex?" Keanu masih berusaha mencuri hati Zhafran untuk melakukan kerja sama yang di bahas Ryan sebelumnya.


"Langsung saja Pak Keanunroto. Saat ini kan acara anda kenapa kita sampai harus duduk lama disini." Ren masih mewakilkan Zhafran berbicara.


Anak muda jaman sekarang sangat tidak sopan pada orang tua. Bisanya saat bicara malah diwakilkan padahal dia sendiri sedang duduk santai. Padahal aku cuma basa basi, malah dia sungguhan mengatakan acaraku ini kecil.


Kemudian mulailah negoisasi antara kedua belah pihak. Setelah berdebat cukup lama Ren dan Zhafran keluar dari ruangan tersebut.





Betapa kaget Daisy ketika melihat Julia memulai acara dan memperkenalkan diri mereka sebagai Tuan rumah.


Kenapa tante ada disini. Tunggu dulu, aku harus mencernanya. Hari ini tanggal 3 September adalah ulang tahun orang tuanya Ryan. Jadi rekan yang di maksud Suamiku adalah Keanubroto? aku tidak boleh terlihat atau hanya akan memancing keributan. Ya Tuhan, aku sangat pusing.


Lutut Daisy melemas, seketika wajahnya memucat. Ran yang melihatnya langsung menggenggam tangan Daisy. Tidak ada yang bicara tapi Daisy sedikit merasa tenang karna genggaman Ran.


"Ran, Aku mau menghirup udara segar sekarang. Tidak usah menemaniku, pantau saja dari sini." Daisy melangkahkan kakinya sambil membawa 1 gelas wine di tangan kanannya.


Daisy mencari tempat yang nyaman sampai akhirnya dia tiba di taman mawar. Dari kejauhan Ran masih mengawasi Daisy.


Melihat ada kursi panjang dihiasi lampu gantung diatasnya, membuat perasaan Daisy menjadi lebih nyaman dia pun duduk sambil memandang langit dan menikmati terpaan angin lembut yang menyentuh kulitnya.


"DAISY." Ryan dari arah berlawanan memanggil namanya. Sontak Daisy kaget, dia pun hendak meninggalkan taman tersebut.


"Bisakah kita bicara? aku mohon sekali ini saja dengarkan aku." Ryan memohon pada Daisy dengan tatapan sendunya.


Ran yang melihat kedatangan Ryan langsung menghampiri keduanya lalu memasang badan di depan Daisy.


Aku tidak akan membiarkan Nyonya tersakiti lagi.


"Aku hanya mau bicara sebentar. Jadi kita tidak perlu membuat keributan diacara orang tuaku. Ku mohon."


"Ran kau bisa menemaniku kan. Biarkan kita dengar dia mau bicara apa."


Aku harus memperjelas semuanya, agar dia sadar diri dan berhenti mengganggu hidupku.


Ran kemudian mengangguk tanda setuju.


Kemudian Ryan mulai menceritakan kisah 4 tahun yang lalu bagaimana dia dijebak oleh Melinda dan juga dramanya saat di Restoran Danau Bulan.


"Aku memaafkanmu Ryan. Tapi maaf aku tidak bisa kembali padamu. Kamu tau kan aku sudah menikah."


"Aku sudah menjelaskan semuanya, aku tau di hati kecilmu masih sangat menginginkan aku. Aku ingat dulu kamu berlari mengejarku sambil menangis."


"Kenapa membahas hal itu? bukankah itu masa lalu kita !!! seandainya saat itu kamu berbalik dan segera meminta maaf kemudian memperbaiki semuanya mungkin saat ini kita akan berbahagia bersama. Tapi butuh waktu 4 tahun bagimu untuk kembali padaku? kamu pikir aku tidak akan menemukan lelaki lain?"


Ryan kamu jahat, kamu begitu kejam pergi selama itu lalu kembali seolah semuanya hal biasa untukmu.

__ADS_1


"Aku tau, aku sadar itu. Permintaan maafku tidaklah cukup. 4 tahun pun sudah berlalu. Tapi aku kembali untuk memperbaikinya. Kamu bisa kembali padaku dan menceraikan Suamimu. Kamu taukan aku adalah penerus Keanubroto, sementara Suami mu hanya pimpinan dari Perusahaan biasa yang baru berdiri selama 4 tahun. Kalau kamu bersamaku masa depanmu terjamin."


"Apa kamu tidak dengar apa yang dikatakan Nyonyaku? beliau sudah memaafkanmu dan menerima penjelasanmu. Jadi sebaiknya kita akhiri obrolan malam ini." Ran mulai kesal dan menegaskan pada Ryan.


Sialan belum pernah dia merasakan sakitnya gigi rontok dihantam oleh tanganku ini, beraninya menghina Tuanku.


"Aku menikahi Suamiku tanpa perduli dengan status dan profesinya. Seharusnya kamu sangat mengenal diriku Ryan. Seharusnya kamu tau bagaimana caraku mencintai seseorang. Pernahkah aku mengukur cintaku padamu dengan materi?"


Daisy aku tau itu. Maafkan aku. Tapi aku masih tidak bisa menerimanya, andai waktu bisa kuputar. Aku akan menjagamu dan membahagiakanmu.


Zhafran muncul entah dari mana lalu langsung menggandeng Istrinya tepat di hadapan Ryan.


Dia menjadi sangat bahagia mendengar kalimat indah dari Daisy. Hatinya berbunga dan senyum lembut terpancar di wajah tampannya.


Daisy yang kaget lalu memasang senyum simpul dari bibirnya yang merah merona.


"Istriku malam ini begitu dingin sebaiknya kita kembali ke dalam. Aku tidak mau kamu diganggu lalat yang kotor itu." Tanpa segan Zhafran melingkarkan tangannya di pinggang Daisy lalu meraih bibir mungilnya, mereka berciuman dengan liar di hadapan Ryan.


Ryan yang mendengar kalimat lalat kotor langsung menghujani Zhafran dengan makian. Dia juga semakin kesal dan merasakan cemburu mendalam melihat Daisy dicium lelaki lain di depannya.


"Dia memang tampan tapi tidak lebih baik dariku. Daisy kamu akan menyesal nanti." Ryan meninggalkan mereka dengan raut wajah kesal sambil memaki.


Bibir Daisy hanya milikku. Sialan dasar hama, tunggu saja Daisy akan kembali padaku.


Setelah Ryan pergi, Zhafran menatap mata Daisy penuh kekhawatiran.


"Istriku, akankah kamu menyesal nantinya karna sudah menikah denganku?"


"Aku sudah memilihmu kenapa harus menyesal? apa kamu khawatir? peganglah janjiku, aku akan selalu bersamamu sampai akhir hayat menjemputku."


Keduanya berciuman lalu memasuki tempat acara itu lagi. Ren dan Ran perlahan mulai belajar apa yang namanya perjuangan dan pengorbanan cinta selama mengamati Daisy.


Dari tadi Zhafran menciumku bahkan di depan Ryan juga dia tidak ragu menciumku. Aduh jantungku masih berdetak kencang. Semakin lama Zhafran semakin berani saja.


*


*


*


"Plaaak." suara tamparan keras memecah kemeriahan acara kelas atas tersebut.


"Siapa yang mengundangmu kerumahku?" teriak Julia pada Linda yang datang tanpa diundang.


"Aku masihlah menantumu."


"Perempuan ini, jangan lupa perjanjian kita untuk tidak pernah mempublikasikan hubungan kalian."


Ryan yang barusan tiba langsung kaget karna kedatangan Linda, lalu dia menariknya menjauh dari keramaian, membawanya keruangan berbeda.


"Sampai kapan sih kamu mau menghancurkan hubunganku dan keluargaku?" tegas Ryan pada Linda.


"Apa salahku kalau mau datang sih. Bukannya kemaren kita sudah kembali?"


"Kemaren hanyalah sandiwara, ssbaiknya kamu pulang."


*


*


*


Ren yang mendengar ucapan saudarinya langsung menjawab," itu karna mereka bodoh. Kalau saja Ryan adalah aku mungkin ular betina itu sekarang sudah tidak bernafas." Ren mengeluarkan senyum liciknya yang menyeramkan.


Zhafran dan Daisy yang juga menyaksikan hal tersebut mulai tidak nyaman. Daisy melihat Julia pucat seperti akan jatuh pingsan langsung mendekat.


"Tante." panggil Daisy kemudian memapahnya membawanya duduk ke sofa.


Para tamu undangan yang menyaksikan tidak berani ikut campur, seolah mereka tidak melihat apapun.


"Daisy, kamu kah itu? kenapa kamu bisa disini?" tanya Julia sambil memegang dadanya.


Zhafran menyusul dengan kilat lalu melingkarkan tangannya di pinggang Daisy.


"Istriku apa kamu mengenal Nyonya Julia?" tanya Zhafran memainkan perannya.


Daisy yang bingung menjawab seadanya," kebetulan aku mengenalnya. Kenapa Suamiku tidak bilang kalau rekan yang dimaksud adalah keluarga Keanubroto?"


"Tunggu kalian sepasang Suami Istri?" tanya Julia yang masih duduk sambil meminum air.


Belum sempat Zhafran menjawab, Keanu datang menghampiri mereka.


"Tuan Alexander, bisakah kita bicarakan lagi mengenai kerja sama kita?" Keanu yang bertanya kemudian terdiam sebentar karna melihat Zhafran dengan Daisy sangat dekat sambil merangkul mesra." Daisy?" ucapnya sambil bertanya.


"Perkenalkan wanita cantik, disamping saya adalah Istri saya Daisy Qirani Alfaris."


Daisy tidak mampu berkata - kata dia hanya tersenyum sambil memberi hormat dengam sopan.


Ya Tuhan bisakah aku pingsan sekarang, batin Daisy.


"Kalian berdua sepasang Suami Istri?" tanya Keanu yang masih syok.


"Benar om. Maaf saya datang karna menemani Suami saya."


Pantas saja Alex menarik saham dan membatalkan kerja sama bahkan dia siap berperang lebih jauh dengan Arsena itu karna Ryan membatalkan kerja sama dengan I&T Corporation dimana Daisy bekerja di Perusahaan itu. Bodohnya anakku tidak tau siapa yang dia hadapi, yaitu pewaris Fryaga Grub dari keluarga berdarah biru. Fryaga terkenal akan kekejamannya didunia bisnis dan politik. Tapi kenapa Daisy masih bekerja kalau dia mendapat Suami terkaya se Asia? batin Keanu.


"Tii...tidak masalah. Lanjutkan saja mengobrolnya."


Sialan apa yang harus aku lakukan? kenapa aku punya anak sebodoh dia sih.


Ryan kemudian datang dengan Linda yang mengikutinya dari belakang.


"Kenapa mengundang orang seperti dia?"


"Jaga bicaramu anak bodoh. Kamu tidak tau siapa beliau?"


"Cuma pemimpin dari Perusahaan kecil yang masih berumur 4 tahun, apa yang harus ditakutkan?"

__ADS_1


"Plaak." Keanu menampar Ryan dengan kuat. Sontak membuat orang sekitar kaget, termasuk Julia dan Linda.


"Kenapa menamparku?" ucap Ryan kaget.


"Kamu selama 4 tahun ini selalu membuat susah dan malu keluarga. Sebaiknya kamu angkat kaki dari sini. Dan berhati - hatilah bicara. Orang yang ada di depanmu ini adalah .."


"Cukup...Saya akan pulang bersama Istri saya. Terima kasih atas pertunjukkan malam ini."


"Tunggu Tuan, saya akan memperbaiki semuanya. Ryan cepat minta maaf dan kamu Linda mulai sekarang jangan pernah muncul dihadapan kami."


Suasana menjadi kacau. Banyak yang bingung dengan apa yang terjadi, termasuk Daisy.


"Tidak ada yang perlu diperjelas saya sangat kecewa dengan sambutan anda malam ini," ucap Zhafran memasang tatapan dingin.


"Dan untukmu Ryan. Jangan pernah menggangu Istriku atau akan kuhancurkan tubuhmu sampai ketulang. Dari kemaren aku sudah sangat sabar tapi malam ini kalian sungguh kelewatan."


Linda yang masih berdiri sambil menonton tidak perduli dengan perkataan Keanu dan Zhafran.


"Dasar gila. Aku dan Daisy saling mencintai, harusnya kamu yang jangan mengganggu kami." Ryan masih keras dengan pendiriannya.


Ryan aku disini sebagai Istrimu, malah mengatakan hal memalukan begitu. Sialan bodohnya kamu.


Keanu yang geram kemudian menepak kepala Ryan dengan kasar," kamu yang sopan bicara pada Tuan Alexander. Beliau adalah pewaris dan pemimpin Fryaga Grub."


Seketika ruangan menjadi ribut dan berisik. Seorang pewaris yang tidak pernah diketahui keberadaan dan wajahnya ternyata sedang berdiri dihadapan mereka.


Pewaris Fryaga Grub lelaki itu? sialan Daisy selalu mendapat berlian besar. Sebaiknya aku pergi sekarang, batin Linda.


Bagaimana bisa 2 Perusahaan di pimpin oleh orang yang sama? apalagi dia adalah Suaminya Daisy, batin Ryan.


Anakku Ryan, kenapa kamu jadi begini. Kenapa semua menjadi kacau hanya karna perempuan, batin Julia dia terlihat sedih menatap Ryan.


Ryan yang belum mempersiapkan hatinya, mendengar kata Fryaga Grub seketika membuatnya ciut tak bernyali. Dengan paksaan dari Keanu, dia berusaha meminta maaf dengan terpaksa.


Zhafran membawa Daisy meninggalkan acara ditengah keramaian. Menyisakan Ren yang masih berada di dalam villa tersebut, lalu memberikan beberapa berkas kepada Keanu sambil tersenyum sombong.


"Kami sudah memperingatkan anda. Sekarang terimalah hasilnya." ucap Ren meninggalkan acara tersebut.


Merasa paham, Ryan langsung mengejar Ren. "Tunggu, aku akan melepaskan Daisy tapi jangan ganggu keluargaku."


"Melepaskan? bukankah kalian sudah berpisah 4 tahun yang lalu? ingatlah Ryan, ini adalah peringatan terakhir. JANGAN PERNAH TUNJUKKAN MUKAMU DI DEPAN TUAN DAN NYONYAKU !!!


Padahal Ryan memiliki potensi tinggi, dia juga berbakat dalam dunia bisnis. Sayang sungguh sayang kepintarannya tertutup hanya karna terpedaya oleh 1 perempuan ******, batin Ren.


Julia yang masih berada disana tiba - tiba pingsan. Ryan yang tadinya masih bingung tidak tau harus berbuat apa, langsung mengurus ibunya yang pingsan. Pikirannya kacau terlalu banyak masalah yang dia buat, termasuk mengusik Fryaga Grub sama saja mengejar kematian.


Apakah aku bisa mengikhlaskanmu Daisy. Hatiku begitu sakit sekarang, aku masih harus memproses semuanya dalam beberapa menit saja.


*


*


*


Melinda yang keluar buru - buru langsung di cegat oleh Ran. Setelah membuat Melinda pingsan kemudian dia dibawa masuk kedalam mobil.


Dengan senyum rubahnya, Ran merasa puas lalu meninggalkan Linda bersama tim Drajad dan membawanya ke suatu tempat.


Daisy masih memasang wajah bingung di dalam mobil sambil menunggu Ren dan Ran.


Melihat Daisy diam, membuat Zhafran kalang kabut bagaimana harus menjelaskan situasi dan kondisi saat ini pada Istrinya.


"Istriku apa kamu marah?" Zhafran mulai meraih tangan Daisy.


Daisy tidak menanggapi panggilan Suaminya lalu berkata," malam ini aku mau tidur sendiri."


Apa maksudnya menjadi pewaris Fryaga Grub? siapa kamu sebenarnya? hah aku pusing, bulan ini terlalu banyak masalah dan kejutan.


"Aku sudah menunggu 1 minggu dan sekarang kamu mau tidur sendirian? enggak sayang padaku?


"Istriku? aku akan menjelaskan padamu."


Daisy masih diam tidak menjawab.


Bersambung.


Bonus : Jangan Bully author yah.


@Push_dj


Nama : Ren Drajad


Usia : 27 tahun


Hobi : Berenang dan balapan


Makanan Kesukaan : buah strawberry


Minuman Kesukaan : susu strawberry



@Davikah


Nama : Ran Drajad


Usia : 27 tahun


Hobi : Boxing


Makanan Kesukaan : donat, coklat, kue keju


Minuman Kesukaan : Jus buah



Terima kasih atas segala dukungannya dan selalu setia membaca cerita receh ini.

__ADS_1


Maaf kalau ceritanya membosankan aku pertama kalinya bikin cerita romantis tapi kayaknya gak romantis.


Jahat kalau masih belum VOTE, Koment, Like dan Klik favorite ❤


__ADS_2