
Dikediaman Fryaga family.
Keesokan harinya, Zhafran mulai memperkenalkan Istrinya jauh lebih dekat dengan keluarganya.
Dari sudut yang agak jauh William memperhatian kedua pasangan anyar tersebut. Terlintas rasa iri dibenak hatinya. Dia mulai mendownload aplikasi kencan online, sejujurnya William tidak berharap banyak. Bukan juga karna dia tidak bisa mencari pasangan dikehidupan nyata. Hanya saja dia terlalu malas memulai, adapun sebab lain karna semua wanita yang mendekatinya hanya menginginkan hartanya. Dia bisa melihat mata lapar semua wanita ular tersebut.
Sebelumnya William tidak begitu memikirkan romansa, baginya hal itu tidaklah penting. Namun ketika melihat Saudaranya yang kaku dan pendiam tiba-tiba punya Istri yang cantik dan lembut dia mulai merasa cemburu.
William mulai suntuk dan menggelengkan kepalanya, dia pun berjalan dan mendekat ke arah Daisy yang sedang menikmati kue coklat bertabur almond.
"Apa kamu tidak pernah makan kue seenak itu? kamu bisa memakannya dengan pelan." Sambil berbicara dengan nada jutek, William menyodorkan segelas air mineral."
Daisy mendongak kaget, diapun tersedak makanan kue manis itu. Dan mengulurkan tangannya untuk memegang gelas yang diberikan William," Uhuk..uhuk terima kasih. Ya aku tidak biasanya memakan kue seenak ini. Entah siapa yang membuatnya." Daisy membalas ucapan William sambil tersenyum rindu.
Setelah percakapan normal diantara keduanya, William berpamitan pada keluarga besarnya karna punya urusan penting di Perusahaan. William pergi dengan santai menuju bagasi dan masuk kedalam mobilnya.
Zhafran menghampiri Istrinya yang sedang duduk santai di sofa sambil bercanda ria dengan para sepupu dan keponakannya.
"Apa yang kalian bicarakan tadi?" tanya Zhafran menatap gelas yang dipegang Daisy, lalu mengambil dan menukarnya dengan gelas lain.
__ADS_1
"Oh tidak banyak, dia hanya menegurku karna aku makan terlalu banyak, eh apakah ini es coklat?" Daisy menyeruput es coklat manis, lidahnya menjilat bagian atas bibirnya yang basah.
Di ruang kerja pribadi Jade.
Dengan kedua tangannya Jade membaca berkas yang didalamnya terdapat informasi lengkap Daisy.
"Bagaimana Tuan?", tanya Sebastian dengan hormat.
"Ternyata informasi Daisy sangat menarik dan punya cerita yang panjang. Sudah sebaiknya Zhafran merawat Istrinya dengan baik. Daisy layak mendapatkannya. Seharusnya aku di berikan cicit yang imut."
Sebastian terbatuk tapi tetap terlihat ia tidak bisa menahan senyumnya.
"Lalu Tuan, kalau boleh saya bertanya," apa yang anda lakukan pada keluarga Daisy ?"
" Sungguh ?sejak kapan Tuan sebijak ini, "ujar Sebastian yang masih tersenyum.
Kemudian Jade hanya membalasnya dengan tersenyum pahit. percakapanpun berakhir lalu keduanya menuju ruang keluarga menghampiri keluarga kecilnya.
●
__ADS_1
●
●
Dikediaman Nenek Andini, malam sebelumnya.
Malam semakin sunyi, Evan dan Charles mungkin sudah tertidur lelap. Namun, Andini yang berusaha setenang mungkin semakin lama semakin gelisah. Erwin yang melihat Istrinya gusar menjadi khawatir.
Erwin menggenggam erat telapak tangan Istrinya lalu berkata," Sayang, aku tidak akan memaksamu tapi melihat kamu yang sejak tadi gusar membuat ku tidak tenang, alangkah baiknya jika ada yang membebanimu, sebaiknya utarakan padaku."
Andini terdiam sejenak, dia memutuskan untuk menceritakan isi cerita hidupnya," sayang aku akan menceritakannya, tapi sebaiknya kamu dengan sabar mendengarkanku."
Charles mengangguk, kemudian dia mendengarkan dengan serius.
Satu jam telah berlalu sejak Andini menceritakan kisah mantan suaminya dan kecurigaannya pada identitas Daisy.
"Istriku, seandainya memang benar kalau Daisy adalah anak mantan suamimu, maka kamu harus berbelas kasih dan ikhlas. Sudahi semua rahasia mu pada anak kita. Charles layak mengetahui kalau dia punya adik perempuan. Aku tidak ingin melihat ada yang namanya cinta terlarang di antara keduanya, dan kemungkinan Evan akan sangat bahagia memiliki tante yang sangat cantik.
kemudian atas pendapat dan saran Erwin, akhirnya mereka memutuskan untuk mencari informasi mengenai Daisy dan latar belakang masa lalunya.
__ADS_1
Bersambung.
Readers yang baik hati jangan lupa mampir ke karya terbaruku berjudul Drama Queen And The Magical Book. Author name : Winnie. Yang ada di Platform sebelah "F - - zo." Bisa mampir ke groub ya untuk share karya terbaru ku 😇.