My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
MHID 12


__ADS_3

beberapa saat kemudian setelah saifan pergi alby pun datang


"assalamualaikum" ucap alby


"waalaikumsalam" ucap mereka berdua


"kamu kenapa kok bisa berada di uks" tanya alby sambil membelai kepala adiknya yang tertutup hijab


"gak papa bang hanya kecapean saja" ucap nadhifa yang memberi alasan kepada alby


'maaf bang sebab aku membohongi Abang, aku gak mau Abang khawatir' batin nadhifa


"yaudah sekarang kita pulang biar kamu istirahat saja di rumah" ucap alby


"iya, tapi gendong" ucap nadhifa dengan manjanya


"baiklah adikku sayang" ucap alby kemudian mengendong adiknya tersebut ala bridal style


"zam nanti tas dhifa kamu bawa pulang ya" ucap alby kepada Azzam yang sedari tadi diam serta menyimak saja obrolan mereka berdua


"oke bang" ucap Azzam dan Alby pun pergi dari sana dengan mengendong sang adik, saat tengah mengendong seseorang melihat mereka


"apa dia kekasihnya. yasudahlah apa urusanku mau dia itu kekasihnya atau bukan toh aku gak peduli" gumam seorang lelaki kemudian pergi dari sana sementara alby terus berjalan hingga sampai dimobilnya ia pun mendudukkan adiknya tersebut di samping kemudi


"mau pulang ke rumah umi apa ke rumah Abang" tanya alby


"hm, ke rumah Abang aja deh eh gak jadi ke rumah Abang. aku mau ke rumah bang farzan saja" ucap nadhifa

__ADS_1


"baiklah" ucap alby ia pun kemudian melanjutkan mobilnya hingga ke rumah farzan, sesampainya mereka di rumah farzan mereka pun disambut oleh pemilik rumah tersebut


"selamat datang sepupu ku yang cantik, gimana kabarmu" ucap farzan dengan senyumnya


"baik bang" ucap nadhifa


"syukurlah, yaudah yuk masuk jangan diluar Mulu" ucap farzan yang diangguki oleh mereka berdua, mereka pun kemudian masuk dan duduk di ruang tamu


"kakimu kenapa dhif kok kayak orang pincang jalannya" ucap farzan membuat alby langsung menatap ke arah adiknya


"gak papa bang hanya keseleo saja" ucap nadhifa


"sini Abang liat" ucap alby kemudian menyingkap celana adiknya hingga lutut ia pun sontak terkejut sebab melihat lutut adiknya yang membiru


"ini kenapa sampai seperti ini" ucap alby dengan khawatir membuat farzan langsung menghampirinya


"nih lututnya sampai membiru gini, kamu sekarang sudah mulai memohongi Abang ya kenapa tadi gak bilang langsung kalo kakimu sakit tau gitu dari tadi gak akan Abang biarin kamu jalan" ucap alby dengan nada dinginnya membuat nadhifa merasa bersalah kepada abangnya tersebut


"aku gak mau Abang khawatir mangkannya aku gak bilang ke Abang, lagian ini juga udah diobatin sama bang Azzam tadi" ucap alby


"hm Azzam apa dia gak bisa menjagamu hingga kamu sampai seperti ini, huh Abang akan mengajar disekolahmu mulai besok untuk menjagamu. Abang gak mau kalo sampai kamu seperti ini lagi dan ingat untuk tidak berbohong kepada Abang, jika kamu berbohong lagi Abang akan marah sama kamu" ucap alby


"iya bang gak lagi bohong deh, tapi Abang gak perlu sampai ngajar gitu kenapa gak jadi murid saja kan wajah Abang baby face tuh pasti kalo Abang pake seragam SMA keliatan kayak anak remaja" ucap nadhifa


"hm boleh juga tuh, yaudah Abang akan menyamar menjadi mahasiswa disekolahmu dan kau farzan ikut juga menjaga nadhifa dengan menyamar sepertiku" ucap alby


"ogah aku nyamar nyamar segala jadi anak SMA" ucap farzan yang menolak ajakan alby

__ADS_1


"FARZAN" ucap alby dengan menekankan nama sepupunya tersebut membuat farzan menghembuskan nafasnya dengan kasar


"huh oke gue ikut" ucap farzan dengan pasrahnya


"nah gitu dong, yaudah aku suruh seseorang dulu untuk membelikan perlengkapan kita untuk besok" ucap alby yang diangguki oleh farzan, ia pun kemudian menelfon orang kepercayaannya untuk membelikan keperluan sekolah, setelah selesai menelfon ia pun menyuruh nadhifa untuk istirahat


"dek, Ayuk istirahat biar cepet sembuh kakimu" ucap alby


"yang sakit kan kakiku bang bukan badanku" ucap nadhifa


"tetep saja kamu harus banyak istirahat biar cepet sembuh" ucap alby


"baiklah" ucap nadhifa kemudian alby pun langsung mengendong adiknya tersebut hingga sampai kamar


"selamat tidur adikku" ucap alby kemudian mencium kening adiknya tersebut, ia pun kemudian turun kembali untuk mengobrol dengan farzan setelah nadhifa tertidur


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


makasih yg udh baca maaf kalo byk typo see you next part guys assalamualikum warahmatullah wabarakatu


__ADS_2