My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
MHID 6


__ADS_3

Dirumah sakit


Seorang pria yang berada di ruang kerjanya tengah menunggu sang sahabat karibnya yang bernama Adrian Pradipta Amzari, sambil menunggu sahabatnya ia pun juga menyelesaikan terlebih dahulu pekerjaannya. Hingga beberapa menit kemudian sahabatnya pun datang dengan mengucapkan salam kepadanya.


"Assalamualaikum bi" ucap Adrian membuat rafqi menengok ke arahnya


"Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatu" ucap rafqi kemudian langsung menutup semua pekerjaannya


"Kenapa kau menyuruhku kemari" tanya Adrian yang to the point


"Aku mau minta solusi masalahku kau bisa tidak membantu menyelesaikannya" ucap rafqi kepada Adrian


"Emang masalahnya apa, sampai kau harus memanggilku untuk memberikan solusi, biasanya juga kau dapat menyelesaikannya sendiri" ucap Adrian sambil terkekeh


'baru kali ini manusia es minta bantuan kepadaku sunggu mengejutkan sekali' batin adrian


"Ini masalahnya agak rumit, aku dijodohin dan pernikahannya akan dilaksanakan tiga hari lagi" ucap rafqi membuat Adrian sangat terkejut


"WHATT!!!! Kau dijodohkan" ucap Adrian yang reflek berteriak


"Gak usah teriak teriak juga kalik" ucap rafqi

__ADS_1


"Maaf maaf tadi reflek doang. Eh ya emang kenapa kalo kau dijodohin" ucap Adrian


"Masalahnya kan aku lagi menunggu kepulangan dia ke Indonesia" ucap rafqi sambil menunduk


"Buat apa kau menunggu dia yang jelas jelas udah meninggalkanmu hanya demi impian nya, dan mungkin saja dia disana sudah memiliki suami" ucap Adrian yang mulai geram dengan sahabatnya ini


'kenapa sih kau tak melupakan saja dia yang tega meninggalkanmu hingga membuatmu seperti ini' batin adrian


"Tapi meskipun begitu aku akan tetap menunggunya" ucap rafqi yang tetap gigih dengan pendiriannya


"Kalo kau terus seperti itu saat sudah menikah kau bisa saja melukai hati istrimu. Gini aja jika kau bimbang mending shalat istikharah, mintalah petunjuk yang terbaik Kepadanya, Allah adalah sebaik baik pemberi solusi" ucap Adrian sambil menepuk bahu sahabatnya tersebut


"Gak usah terima kasih gitu, sesama sahabat kan harus saling membantu oh iya kau ikut tidak ke kantin rumah sakit, aku udah lapar nih" ucap Adrian yang dibalas anggukan oleh Rafqi


"Yaudah yuk ke kantin aku juga lapar ini. Sebagai ucapan terima kasihnya aku akan mentraktir mu" ucap rafqi membuat Adrian langsung berbinar seketika


'senangnya dapat traktiran, kapan lagi nih ditraktir begini sama manusia es' batin adrian


"Wah mantab tuh, kapan lagi kan kau mentraktirku" ucap Adrian dengan senangnya


"Ya sekali kalo gitu kan aku mentraktirmu" ucap rafqi

__ADS_1


"Tapi kalo tiap hari mau nraktir sih gak papa" ucap Adrian dgn candaannya


"Ya kalo ada rezeki ya aku traktir lagi" ucap rafqi


"Nggak usah lah, aku cuman bercanda tadi" ucap adrian yang tak enak dengan ucapan sahabatnya tersebut


"Nggak apa kalo sama sahabat sendiri juga" ucap rafqi


"Yaudahlah terserah kau saja, yuk dah kita ke kantin keburu kelaparan nih" ucap Adrian yang diangguki oleh Rafqi, mereka pun kemudian langsung menuju kantin. sesampainya disana Adrian langsung memesankan makanan untuk mereka berdua. Setelah mereka selesai makan siang mereka pun melanjutkan pekerjaannya hingga mereka selesai saat mereka selesai dengan pekerjaannya mereka pun memutuskan untuk pulang.


.


.


.


.


.


Makasih yg udh baca maaf kalo byk typo. jangan lupa vote, comment dan follow guys. see you next part guys assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

__ADS_1


__ADS_2