
Akhirnya mereka memulai untuk sarapan,di sela - sela sarapan itu nisa meminta ijin kepada suaminya untuk mulai bekerja kembali alasannya karna andra sudah ada yang menjaga. Dan dia tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di kantor.
Dengan berat hati akhirnya andi menyetujui permintaan istrinya tersebut,dan setelah selesai sarapan andi dan papanya berangkat bersama ke Rumah Sakit sedangkan nisa bersiap - siap untuk menuju ke kantor.
" Sayang momy kerja dulu ya nak,nanti kalau kerjaan momy selesai pasti pulang cepet " pamit nisa kepada anaknya.
" Lia titip andra ya " ucap nisa.
" Iya bu,selamat bekerja " aulia mengarahkan tangan andra untuk mengayunkannya ke kiri dan ke kanan.
Kantor
Siang ini pekerjaan nisa sedang menumpuk,karna selama kehamilannya dia di larang untuk pergi ke kantor oleh suaminya. Asistennya juga sering pergi ke rumah hanya untuk sekedar diskusi masalah kantor dan meminta tanda tangan oleh nisa.
" Om Toni tolong panggilkan sekretaris saya " ucap nisa karna dia akan mengadakan meeting di dalam ruangannya.
" Baik nyonya " jawab om toni.
Tak lama asisten,beserta sekretarisnya datang om toni dan si kembar rina dan rini. Ya anisa memang mempunyai dua orang sekretaris karna dia ingin pekerjaanya selesai cepat waktu.
Lama mereka membicarakan masalah proyek dan kendalanya,tiga jam kemudian pas jam makan siang tiba mereka selesai dengan obrolannya.
__ADS_1
Nisa yang merasa sudah tidak ada pekerjaan lagi memutuskan untuk pulang ke rumah,tentu saja dia sudah sangat rindu dengan anaknya.
*****
Hari berganti hari dan bulan berganti bulan andra tumbuh menjadi anak yang super aktif hari ini adalah tepat ulang tahun anaknya yang ke 3 tahun.
Mereka bersiap mengadakan pesta ulang tahun untuk andra.
" Momy andla mau kado mobil - mobilan boleh ? " tanya andra dengan suara cadelnya.
" Bilang dulu sama dady " jawab nisa.
" Dad,boleh gak ?? Andla mau mobil yang gede yaa " berbicara sambil mengedip - ngedipkan matanya.
" Emang adek andla mana dad ? " tanya andra yang antusias.
" Dad ngomong apa sih andra kan masih kecil,aku gak mau punya anak lagi sebelum andra berumur empat tahun " nisa berbicara sambil melotot.
" Sayang,andra butuh teman untuk bermain. Kasih andra adek sekarang ya " andi mulai membujuk istrinya.
" Ya udah tapi andra gak boleh nakal ya kalau udah punya adek " ucap nisa sambil mencium pipi anaknya.
__ADS_1
" Hole Hole andla punya adek hole " andra berlari - lari memutari tubuh nisa.
" Jangan lari - lari sayang nanti jatuh,tuh lihat teman - teman kamu juga udah mulai datang " nisa memegang pundak andra agar tidak berlari lagi dan bersiap untuk meniup lilin ulang tahun andra.
" Andra sini sama oma kita tiup lilin yuk,tapi andra berdoa dulu biar adeknya cepet datang " ucap oma dan di angguki oleh andra.
" Bismilahilohmanilohim, ya allah cepet datangkan adek andla sekalang " habis itu andra meniup lilinnya.
Setelah menium lilin andra bingung kenapa adeknya belum ada,dia menanyakan itu kepada omanya.
" Oma kenapa setelah tiup lilin dan beldoa adek andla belum ada " sambil menarik - narik baju mama heni.
" Sayang suruh momy kamu maem yang banyak ya biar adeknya cepet ada " jawab pma sambil membungkuk mensejajarkan dirinya dengan andra.
" Oiya andla lupa kalau maemnya banyak tlus pelut momy jadi gede,tlus adek andla kelual ya oma ? " tanya andla yang polos.
" Iya,kamu pinter sudah sana bilang sama momy kamu " setelah mendengar itu andra berlari ke arah momynya.
**Hai dears maaf baru bisa up lagi,kali ini author akan crazy up ya di tunggu kelanjutan kisahnya.
Nanti di kehamilan nisa yang kedua si Melly akan hadir dan mulai merencanakan hal buruk kembali.
__ADS_1
Tolong dukung karyaku ya dengan like,tekan favorit,vote,dan ratenya.
Salam sayang untuk kalian para readersku lup yu**...