My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
Extra Bab MHID Marah


__ADS_3

Boncap 24


Hai all,aku kembali kemarin ceritanya aku mau kelarin novel ini tapi ternyata gak selesai kalau gak ada gangguan aku akan selesaiin hari ini.


Kemungkinan cerita novel ini akan aku lanjutkan di judul yang lain biar gak campur di sini,novelnya berjudul " Cinta Suci " novelnya belum rilis Insya Allah akan rilis dua minggu kemudian setelah novel ini bener - bener tamat.


Terus minta dukungannya ya,vote,like dan komen.


Happy Reading!!


•••••••••••••••


Malam ini andra benar - benar di buat bingung dan marah karena nita,awalnya andra tidak memperbolehkan nita bekerja supaya dia bisa fokus dengan persiapan pernikahan mereka.


Namun ternyata keputusannya salah Nita tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di kerjakan oleh orang lain.


Andra tidak bisa membujuk calon istrinya yang sedang marah,bahkan sambungan telponnya juga tak diangkat oleh nita sekali pun.


Andra semakin frustasi sedangkan nita yang sedang marah juga berlanjut sampai keesokan harinya.


°°°°°


Pagi di rumah anita

__ADS_1


Pagi - pagi sekali nita bangun untuk memasak,dia hanya membangunkan ayahnya kemudian langsung berangkat ke rumah andra melakukan pekerjaan rutinnya.


Di kamar andra nita hanya menyiapkan baju dan keperluan andra yang lainnya,tak lupa dia juga menyusun berkas yang akan di bawa oleh andra ke kantor.


Bahkan saat andra bangun pun tak di gubrisnya,dia sungguh mengabaikan omongan andra dan segera pergi meninggalkannya untuk pergi ke dapur menyiapkan sarapan dan teh untuknya. Kemudian anita berniat untuk ke kantor duluan,anisa yang melihat keanehan nita langsung menanyainya.


" Ta kamu kenapa Sayang? " tanya nisa pelan.


" Nita gak papa kok Ma,mungkin terlalu stres saja menghadapi pernikahan yang kurang dua hari lagi " jawab nita sambil tersenyum.


" Iya Mama tau tapi jangan terlalu di fikirkan ya,takutnya pas hari H kamu malah sakit " tutur nisa sambil membelai rambut nita.


" Baik Ma,kalau begitu nita berangkat duluan ya karna harus ngejar waktu. Nisa gak mau pekerjaan akan memberatkan nita saat ijin gak masuk kantor nanti " nita berpamitan.


Namun teriakan itu tak di gubris oleh nita,Ia bergegas menuju kantor,Ia ingin semua pekerjaannya selesai sebelum Ia melaksanakan pernikahannya.


Andra yang melihat nita pergi mendengus kesal.


" Kamu kenapa ndra ? " tanya andi di meja makan.


" Aku heran dengan para wanita,kenapa dia suka sekali marah,trus kalau kita minta maaf duluan dan baik- baikin dia bukannya hubungan kita jadi membaik tapi malah sebaliknya " andra curhat kepada papanya sambil menekan makanan yang berada di meja dengan keras sehingga menimbulkan suara nyaring.


Andi yang mendengar itu tertawa keras " Ya itulah wanita kadang mudah sekali di bujuk kadang juga susah,sama seperti mama kamu " andi melirik istrinya.

__ADS_1


" Memangnya kaum lelaki saja yang boleh marah trus wanita enggak !! " nisa memelototi suaminya.


"Ah... kalian ini kenapa sih aku yang pusing kalian malah saling ledek " andra makin di buat marah dengan tingkah kedua orang tuanya dan pergi ke kantor tanpa menghabiskan makanannya.


" Gara - gara papa tuh,andra jadi marah kan ?! " ujar nisa.


" Mama juga salah kenapa juga harus menjawab omongan Papa " andi tak mau kalah.


**********


****Kantor****


Hari ini anita sedang sibuk mengerjakan berkas - berkas penting,melanjutkan pekerjaannya yang semalam. Andra datang menuju meja nita,anita yang mengetahuinya berdiri dan membungkukkan badannya,andra meminta nita untuk datang ke ruangannya.


Setelah di dalam andra mencoba meminta maaf atas kelakuannya yang salah semalam namun anita tak memperhatikannya sama sekali,Ia malah memberitahu jadwal andra selama satu hari ini. Setelah selesai anita langsung keluar dari ruangan andra.


Para karyawan lain yang melihat sikap aneh anita kini kepo mereka kembali bergosip ria tentang hubungan andra dan nita yang mulai renggang.


Namun asisten andra,rio langsung menegur mereka semua.


" Jangan bergosip di dalam kantor atau kalian aku lempar keluar sekarang juga !! " Ujar rio dengan suara tinggi.


Para karyawan pun saling memandang satu sama lain dan menunduk takut kalau apa yang di katakan asisten andra itu benar - benar terjadi.

__ADS_1


__ADS_2