My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
MHID 22


__ADS_3

"nona Shen sekarang sudah menikah tuan dengan anak pemilik rumah sakit ternama di kota tersebut" ucap Sam


"apa ada yang lain lagi mengenai informasinya" tanya pria tersebut


"tidak ada tuan" ucap Sam


"baiklah kau boleh pergi" ucap pria tersebut yang diangguki oleh Sam, ia pun kemudian pergi dari hadapan bossnya


setelah sang asisten pergi pria tersebut pun langsung menghubungi seseorang


"assalamualaikum bang" ucap pria tersebut setelah tersambung oleh orang yang ditelfon


"waalaikumsalam at, ada apa kau menelfon. tumben sekali" ucap lelaki di sebrang sana


"gini bang aku mau nanya, apa benar Shen sudah menikah" ucap pria tersebut yang dipanggil At


"iya dia sudah menikah, maaf Abang lupa memberitahumu. pernikahannya dadakan sekali at, jadi tak sempat untuk menghubungi dirimu maupun Ar" ucap lelaki tersebut


"baiklah bang, tak apa. hm, bang aku akan kembali ke sana bulan depan. sudah lama aku tidak bertemu dengan Shen, aku sangat merindukan gadis manisku itu" ucap At


"kalo kangen kenapa gak pulang sekarang saja sih at, pasti dia akan sangat senang jika melihat kepulanganmu" ucap lelaki tersebut

__ADS_1


"waktunya belum tepat saja bang untuk pulang ke tanah air, dan ya disini pekerjaanku juga masih banyak" ucap At


"kau itu kerja terus, kapan dapat calon istri kalo seperti itu. ingat kau sudah dilangkahi oleh Shen lho, buruan nikah sana" ucap lelaki tersebut


"kalo jodohnya belum ada mau gimana lagi bang, lagian juga aku belum memikirkan tentang jodoh. aku masih ingin menghabiskan masa lajang ku dulu dengan bekerja" ucap At


"uangmu kan sudah banyak At, ngapain lagi kamu kerja kerja terus sampai lupa waktu begitu" ucap lelaki tersebut


"meskipun sudah banyak tetap saja nanti nya juga pasti habis kalo terus terusan digunakan bang" ucap At


"huh, terserah padamu saja lah At. hm At, kalo kau pulang ke tanah air jangan lupa menghubungiku dulu ya" ucap lelaki tersebut


"oke bang" jawab At


"waalaikumsalam" ucap At dan sambungan pun terputus


.


.


keesokan harinya di kediaman keluarga Farabi, nadhifa tengah menyiapkan sarapan untuk semuanya

__ADS_1


"Bun dhifa mau nyiapin pakaian mas Ifan dulu ya" ucap nadhifa setelah menyelesaikan masaknya


"baiklah nak" jawab sang bunda


nadhifa pun kemudian pergi menuju kamarnya untuk menyiapkan pakaian sang suami. bertepatan dengan ia selesai menyiapkan pakaian suaminya, sang suami pun keluar dari kamar mandi


"ini pakaianmu sudah ku siapkan" ucap nadhifa dengan raut datarnya kemudian pergi dari sana


"sejak kemarin dia sepertinya menjaga jarak dariku, tapi yasudahlah. malahan bagus jika seperti itu" ucap Saifan kemudian pergi ke kamar mandi kembali untuk menganti pakaiannya. selesai Menganti pakaian ia pun turun ke bawah untuk sarapan, di sana sudah ada seluruh keluarga sang istri


"pagi semua" ucap saifan


"pagi juga" jawab mereka semua kecuali nadhifa


'kenapa dia tak menjawab sapaan ku' batin saifan


ia pun kemudian duduk disamping sang istri, nadhifa yang melihat sang suami duduk disampingnya pun lantas langsung mengambilkan sarapan untuk sang suami tanpa banyak bicara setelahnya, ia mengambil sarapan untuk dirinya sendiri


mereka semua sarapan dalam keheningan, sebab itu sudah menjadi kebiasaan dalam keluarga tersebut. selesai makan mereka semua pun menuju ruang tamu untuk mengobrol


.

__ADS_1


.


makasih yg udh baca maaf kalo byk typo dan maaf juga karena baru update. see you next part guys assalamualikum warahmatullah wabarakatu


__ADS_2