My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
Dasi kupu - kupu


__ADS_3

Pagi ini nisa bangun pagi - pagi dia ingin pergi ke kantor karna ingin cepat - cepat bekerja kembali,karna hari ini baby andra ada yang menjaganya.


Terlihat dia sedang sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan,aulia yang baru saja bangun terlihat masih canggung di rumah tersebut.


" Selamat pagi bu nisa " ucap aulia sambil ikut membantu nisa memotong sayuran.


" Pagi lia,tolong kamu siapkan kebutuhan andra ya kamarnya berada di lantai 2 " jawab nisa sambil menunjuk kamar andra.


" Baik bu " aulia langsung beranjak dari dapur dan pergi menyiapkan baju ganti serta keperluan lainnya.


Di lantai atas dia bertemu dengan mama heni yang baru saja keluar dari kamarnya.


" Eh aulia mau kemana ? " tanya mama heni begitu keluar dari kamarnya.


" Mau ke kamar den andra nyonya,di suruh ibu nisa mempersiapkan keperluan andra " jawab aulia.


" Baiklah saya mau ke dapur dulu " ucap mama heni sambil pergi menuju ke dapur.


" Nyonya bolehkah saya bertanya ? " tanya aulia sebelum masuk ke kamar andra.

__ADS_1


" Iya ada apa aulia ? " jawab mama heni.


" Apa den andra ada di kamar bu nisa,kalau iya saya tidak berani kesana tanpa ijin bu nisa Nya " ucap aulia sambil menundukkan kepalanya.


" Ohh,saya ambil andra dulu ya nanti saya antar ke kamarnya. Kamu siapin saja keperluannya " jawab mama heni sambil pergi ke kamar nisa.


Tak lama mama heni sudah menggendong baby andra,bayi itu baru saja bangun dari tidurnya. Lucunya lagi dia tidak rewel saat bangun,dia menunjukkan wajah terlucunya kepada omanya.


" Cucu oma pinter ya,gak nangis padahal baru saja bangun " sambil menciumi pipi gembul andra.


Lima menit kemudian baby andra sudah siap di mandikan oleh aulia,mama heni yang melihat kelincahan tangan aulia terkagum.


" Lia kamu cekatan sekali memegang bayi " tanya mama heni sambil terus melihat aulia mengerjakan tugasnya.


" Wah kamu hebat ya Lia,saya kagum melihat kamu " kagum mama heni.


" Nyonya terlalu memuji " jawab aulia malu wajahnya seketika memerah.


Akhirnya baby andra selesai di mandikan,dia memakai setelan jas lengkap dengan dasi kupu - kupunya.

__ADS_1


Mama heni yang melihat hasil pekerjaan aulia sangat puas bahkan pekerjaan yang di kerjakan aulia cepat di selesaikan dan tentunya dengan hasil yang memuaskan.


Mama heni menggendong baby andra turun ke ruang keluarga,nisa yang melihat anaknya sudah rapi begitu terpukau karna andra begitu ganteng di tangan aulia yang lincah.


" Aduh anak momy ganteng banget,wangi lagi momy jadi pengen cium kamu terus sayang " ucap nisa sambil mencium terus anaknya.


" Andra kan bukan hanya anak kamu mom dia juga anak dady kan ? " ucap andi sambil mencium anaknya.


" Iya - iya anak kalian berdua " ucap mama heni.


Mereka semua tertawa bahagia,apalagi mama heni dia merasa kehidupannya yang tak lagi muda merasa sangat senang melihat anak dan menantunya bahagia setelah kelahiran anak mereka.


Papa remon yang baru saja turun dari kamar juga ikut bergabung dalam kegembiraan mereka.


" Lagi menertawain siapa sih,tumben pagi - pagi rumah sudah ramai ? " tanya papa remon.


" Ini ni pa lihat cucu kita ganteng banget dengan setelan jasnya,rasanya dia cocok jadi pewaris Keluarga Atmajaya dan menjadi CEO di sana " ucap mama heni.


" Wah gantengnya cucu opa mirip andi saat masih kecil ya ma " jawab papa remon.

__ADS_1


" Mau jadi apapun kita serahkan kepada andra saja pa ma,kita gak akan menyuruhnya untuk menjadi apa saat besar nanti. Iya kan sayang ? " tanya andi kepada istrinya.


" Iya,kita doakan saja yang terbaik untuk anak kita dady " jawan nisa sambil mencium pipi anaknya berulang kali.


__ADS_2