
Di rumah keluarga farabi
Nadhifa dan Azzam baru pulang dari sekolah, bertepatan dengan itu adzan ashar berkumandang.
"Assalamualaikum umi, Abi" ucap mereka berdua
"Waalaikumsalam, sudah pulang nak" ucap Adira
"Udah umi, yaudah aku mau mandi dan sholat dulu ya mi" ucap nadhifa
"Aku juga ya mi" ucap Azzam
"Iya nak, setelah shalat langsung ke bawah ya Abi mau bicara sama dhifa" ucap umi nya
"Iya umi" ucap nadhifa kemudian ia pun pergi ke kamarnya. Setelah mandi dan shalat ia langsung turun ke bawah disana sudah ada orang tuanya, Abang abangnya beserta adiknya saat sudah di bawah ia pun berbicara
"Abi mau bicara apa sama dhifa" tanya nadhifa to the point
"Hm, Abi mau menjodohkanku dengan anak dari sahabat Abi" ucap Afnan membuat nadhifa beserta yang lain terkejut
"APA DIJODOHKAN, ENGGAK BI!!! dhifa kan masih sekolah bi kenapa malah disuruh nikah" ucap nadhifa
"Bener ni dhifa kan masih sekolah kenapa dijodohkan" ucap Azzam
"Iya bi yang dibilang bang azzam itu benar kalo kak dhifa masih sekolah" ucap frendi
"Ini bukan masalah mau apa nggak nya nak, tapi ini masalah kesepakatan antara sahabat Abi dengan abi yang tidak bisa diganggu gugat nak" ucap Abi nya
"Tapi kalo dhifa nikah gimana dengan sekolah dhifa bi" ucap nadhifa
"Meskipun kamu sudah nikah kamu masih tetep sekolah nak karena sekolah itu masih penting buat masa depan kamu. Apakah kamu mau menerima perjodohan ini" ucap Abi nya
"Baiklah bi dengan mengucap Bismillah, dhifa menerima perjodohan ini bi" ucap dhifa dengan mantap nya
__ADS_1
"Terima kasih nak kamu sudah mau menerima perjodohan ini" ucap Abi nya
"Tidak usah berterima kasih bi ini sudah kewajiban dhifa sebagai anak untuk memenuhi keinginan orang tuanya. Oh iya bi siapa nama lelaki tersebut" ucap nadhifa
"Namanya Saifan Rafqi Abrisam-
Umurnya 23th, ia pria yang baik serta Sholeh nak. Dia juga seorang dokter di rumah sakit milik keluarga Abrisam" ucap Afnan
"Masih mudah udah jadi dokter aja ya bi" ucap nadhifa
"Dia bisa begitu sebab dia pandai, maka dari itu kamu juga sekolah yang Bener biar bisa seperti rafqi" ucap Afnan membuat nadhifa kesal
" Ya bi" ucap nadhifa dengan malasnya
"Eh iya nak, pernikahanmu diadakan tiga hari lagi" ucap Afnan membuat nadhifa terkejut
"APA!! 3 hari lagi, emang gak kecepetan apa ya bi" ucap nadhifa
"Kamu itu cewek lho, kenapa suka benget teriak teriak" ucap Afnan
"Peace mi" ucap nadhifa kepada umi nya
"Jadi gimana ni, apa gqk kecepetan tuh" ucap nadhifa kembali
"Nggak nak, malah lebih cepat lebih baik" ucap Afnan
"Tapi setelah nikah apakah dhifa masih tetap tinggal disini bi" ucap nadhifa
"Beberapa hari kamu tinggal disini, setelahnya kamu tinggal dengan suami mu" ucap Afnan
"Huh, apa dhifa masih bisa main kesini bi" ucap nadhifa
"Iya nak, kapapun kamu mau kesini silahkan saja" ucap Afnan, setelah berbincang dengan Abi nya ia pun bercanda gurau dengan saudara saudaranya
__ADS_1
"Eh bang, tadi nadhifa ngerjain anak baru lho" ucap Azzam kepada Abang tertuanya
"Ngerjain gimana" tanya alby namun sebelum Azzam menjawab nadhifa langsung menyelanya
"Ih bang, jangan dikasih tau dong masalah yang tadi disekolah" ucap nadhifa dengan cemberutnya
"Emang kenapa sih dek" ucap miyaz yang juga ikut penasaran dengan hal yang dibicarakan oleh saudaranya
"Iya kak emang kenapa sih, bang kasih tau dong gue juga penasaran nih" ucap Frendi
"Ok gue cerita, tadi kan ada anak baru tuh yang minta nomernya dhifa tapi dhifa ngasihnya malah nomer bang alby. Gila aja tuh si dhifa" ucap Azzam
"Ih Abang mah dibilangin jangan diberi tahu malah diberitahu" ucap nadhifa dengan kesalnya namun tak di gubris oleh Azzam
"Bener tuh dek apa yang dikatakan Azzam" ucap alby dengan lemah lembut
"Iya bang" ucap nadhifa dengan menunduk, ia takut jika abangnya marah maka dari itu ia tak berani menatap abangnya
"Emangnya kenapa Adek memberikan nomernya Abang ke anak baru itu hm" ucap alby dengan kalemnya
"Kan kalo misalnya dhifa kasih nomer dhifa sendiri nanti dia ngechat. Kan gk boleh tuh chat chat an dengan yang bukan mahram" ucap nadhifa
"Yaudah kalo gitu Abang gak masalah kok" ucap alby
"Makasih abangku sayang" ucap dhifa kemudian memeluk abangnya tersebut
"Iya sama sama" ucap alby. Kemudian mereka pun kembali bercanda gurau hingga malam.
.
.
.
__ADS_1
Makasih yg udh baca maaf kalo byk typo see you next part guys assalamualaikum