My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
Extra Bab MHID fiting baju pengantin


__ADS_3

**Boncap 25


Di lanjut ya guys** !!


Andra melirik anita yang berada di luar,dia memperhatikan nita yang sedang sibuk di depan layar monitor komputernya.


Dan anita sama sekali tidak memperhatikan andra sedikit pun,hari ini dia amat sibuk karna ada empat pertemuan yang harus di lakukannya untuk menyelesaikan pekerjaannya.


Bahkan waktu makan siang pun anita tak sempat,andra yang melihat keseriusan anita pun menjadi khawatir dia berusaha mengirim notif pesan untuk calon istrinya tersebut.


" *Ta temani aku makan siang "


" Maaf aku lagi sibuk* !! " nita membalas pesan andra dengan singkat.


Andra yang melihat dari dalam sangat marah terlihat di sedang memukul angin berkali - kali.


Sampai saat waktu makan siang lewat,andra keluar dari ruangannya dia ingin mengajak anita untuk fiting baju bersama.


" Ta kita fiting baju jam tiga sore " andra menghampiri meja anita.


" Maaf aku masih ada dua pertemuan lagi dengan investor sebentar lagi mungkin sebelum petang aku sudah selesai " ujar nita.


" Baiklah aku tunggu kau di sana,ingat jangan lama - lama " Andra meninggalkan meja anita dengan menunjuk - nunjukkan jarinya.


Anita menemui kliennya yang ke tiga,semua pekerjaannya sangat cepat bahkan selesai dengan tidak di rencankan. Tibalah di pertemuan ke empat atau yang terakhir,kali ini klien nita orangnya sangat susah untuk di ajak bernegosiasi sampai anita sendiri tidak tau harus bagaimana lagi untuk membujuknya.


Telpon nita terus berdering karna andra menunggunya terlalu lama,hingga tiba akhirnya nita menelpon andra karna waktu menunjukkan jam lima sore.

__ADS_1


" Bos andra maafkan aku,ku rasa aku akan telat karna pekerjaanku belum selesai " ujar anita setengah takut suara merendah namun masih bisa di dengar oleh andra.


" Oke satu jam lagi aku tunggu kalau lebih aku tinggal " andra masih mencoba bersabar.


Desainer yang mempunyai butik tersebut keheranan karna andra masih berada di butiknya.


" Loh Mas andra masih di sini " tanya Frans dengan gaya bahasanya yang lekong.


" Iya,calon istriku masih sibuk meeting " jawab andra lemas.


" Oke di tunggu ya Mas mungkin sebentar lagi calon istri Mas datang,aku tinggal dulu ya " lelaki itu mencubit dagu andra gemas.


Andra bergidik dan mengelap dagunya menggunakan sapu tangan miliknya.


" Nita kau jahat sekali padaku,kenapa kau tak datang - datang sampai - sampai lelaki jelmaan setengah perempuan itu menyentuh daguku " Andra memewek - mewekkan bibirnya sambil terus mengoceh.


Anita mencoba menelpon andra tapi andra tak mengangkatnya " Mungkin dia marah padaku " gumamnya.


Akhirnya nita menelpon anisa calon mertuanya.


" Ma apakah andra audah di rumah? " tanya nita.


" Iya Ta baru saja andra masuk,kamu kenapa apa yang terjadi dengan kalian ? " anisa masih merasa bingung dengan sikap anak dan calon menantunya tersebut.


" Ahh,gak papa kok ma,sebentar lagi nita kan datang ke rumah mama " setelah menelpon anisa ankhirnya anita pergi ke butik itu sendirian.


Ia mencoba pakaian pengantin yang di pilih oleh andra,dan mencobanya. Ternyata pilihan andra itu cocok dan terlihat anggun di mata anita,dia sangat bahagia.

__ADS_1


Anita meminta Frans untuk membungkus kedua baju pengantin tersebut untuk di bawanya pulang.


_______


Setelah satu jam akhirnya nita sudah berada di rumah andra,sebelumnya anita meminta ijin untuk pergi ke kamar andra kepada mamanya dan anisa mengikinkannya.


Andra saat itu sedang mengganti pakaiannya,dan pada saat itu juga anita masuk ke kamar andra tanpa mengetuk pintu.


Anita berteriak dan andra sendiri menutupi sebagian tubuhnya dengan baju yang di bawanya.


" Kau ini mengagetkanku saja,kenapa kemari malam - malam begini ? " tanya andra sambil berusaha memakai bajunya.


" Maaf aku cuma ingin memberi tahu kalau tadi aku sudah ke butik dan mencoba gaun pengantinnya " anita mencoba menjelaskan.


" Benarkah,jam berapa kau datang ?!! " tanya andra dengan jutek.


" Hampir jam delapan " ucap anita setengah takut.


" Bagus yaa,kau biarkan aku menunggu terlalu lama,lima jam aku menunggumu Ta " jawab andra sambil mendudukan dirinya di tepi ranjang.


" Maaf,aku sudah menyelesaikan semua tanggung jawab dan pekerjaanku " nita menunduk dan hampir menangis.


" Jadi kau bekerja sampai selarut ini hanya nanti kau tidak meninggalkan pekerjaanmu Ta ? " tanya andra sambil berjalan ke arah nita.


Nita hanya menganggukkan kepalanya,akhirnya andra memeluk nita dengan erat dia sangat bangga dengan calon istrinya yang bekerja profesional.


" Maafkan aku yang kemarin marah - marah sayang " ujar andra sambil mengecup pipi nita.

__ADS_1


__ADS_2