My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
Extra Bab MHID Anita marah


__ADS_3

**Boncap 23


Happy Reading!!


°°°°°°°°°°°°**


Tak lama anita dan andra duduk diantara kedua orang tua mereka masing - masing,mereka saling memperhatikan obrolan orang tua.


Sampai pada saatnya andi menanyai anaknya.


" Ndra apa kamu sudah siap menikah dengan anita ? " tanya andi .


" Sudah Pa " jawab andra sambil melihat ke arah anita yang sedang memeluk tubuh ayahnya dari samping.


" Kamu juga sudah mantap menikah dengan lelaki manja macam anakku ini Ta ? " tanya anisa juga.


" Iya tante,nita mau " jawab anita malu - malu.


" Ma jangan buka kartuku dong,malu sama.. " ucapan andra tidak di lanjitkan karna ayah anita terus melihatnya.


" Hahaha... aku sudah tau kau malau denganku kan ?! " jawab brian tiba - tiba,andra yang mendengarnya langsung tertunduk karna Papanya melototinya.


" Bersikap lebih dewasa ndra Papa malu kalau kau seperti ini !! " andi memperingati.


Sebenarnya andra bukanlah lelaki yang manja seperti yang orang tuanya katakan,dia begitu karna sedang bersama orang - orang yang di cintainya saja. Kalau di kantor andra bisa galak melebihi ayam yang anaknya sedang di kejar musang,hihi...


" Jadi bagaimana dengan acara pernikahannya " brian bertanya kepada andi.


" Bagaimana kalau tiga hari lagi,karna kedua orang tua saya akan melakukan aniversary pernikahannya yang ke enam puluh lima tahun " tutur andi.

__ADS_1


" Wah begitu ya,semoga langgeng sampek aki dan nini ya. Saya ikut senang " jawab brian.


Akhirnya mereka semua sepakat kalau acara pernikahan andra dan nita akan di selenggarakan tiga hari lagi dan anisa pun memberikan seperangkat perhiasan emas sebagai tanda di terimanya lamaran andra.


********


Kantor


Rio saat ini sedang sibuk mengerjakan semua pekerjaan kantor bahkan dia harus lembur untuk malam ini,karna andra memberi kabar kalau dalam dua hari ini semua pekerjaan nita dan dirinya harus selesai sebelum acara pernikahan mereka di laksanakan.


Tapi Rio bisa bernafas lega karna diam - diam nita datang ke kantor walaupun telah di larang oleh andra,nita tak bisa membiarkan pekerjaannya di selesaikan orang lain.


" Rio aku bantu ya " ujar nita setelah sampai di kantor padahal waktu hampir saja sore.


" Bukannya kau di larang datang oleh Bos ? " tanya rio.


Waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam,karna sudah malam dan nita belum pulang brian berinisiatif untuk menghubungi andra.


" Dra kenapa nita belum pulang ini sudah malam loh ?!! " tanya brian.


" Memangnya nita ke mana yah, (kali ini andra memanggil brian dengan sebutan ayah ) ?? " tanya andra balik.


" Bukannya nita bersamamu ke kantor ? " Ujar brian bingung.


" Andra di rumah Yah sedang mengerjakan pekerjaan kantor juga tapi aku gak tau kalau nita datang ke kantor " karna merasa sangat khawatir andra segera menjemput nisa ke kantornya.


Di dalam perjalanan andra mencoba menghubungi ponsel rio namun tak tersambung,kemudian berganti menghubungi anita sialnya ponselnya juga mati.


" Siall !! kenapa kedua hape rio dan nita mati sih !! " karna merasa tidak enak hati andra melajukan mobilnya dengan lebih kencang.

__ADS_1


Dua puluh menit kemudian mobil andra sampai di depan kantor,andra langsung berlari ke dalam bahkan sapaan dari satpam pun tak di dengarnya.


BRAAKKKKK...


Andra membuka pintu ruangan rio dengan kasar di sana dia melihat rio dan nita sedang sibuk dengan pekerjaannya.


Karna terkejut melihat kedatangan andra mereka berdua hanya melotot memperhatikan andra yang sedang kebakaran jenggot.


" Kenapa kau di sini haa ?? " ujar andra sambil berteriak di depan wajah anita.


Anita yang merasa di bentak langsung beralih menatap berkas yang sedang di kerjakannya,dia melempar tumpukan berkas itu ke arah andra.


" Karna itu aku sampai malam tak pulang " anita marah karna andra membentaknya.


" Ma maafkan aku,aku bersalah telah membentakmu sayang. Aku tau kau tak bisa melihat orang sibuk mengerjakan tugasmu " andra mencoba memegang tangan nita tapi nita menolaknya kasar.


" Maaf aku mau pulang,pekerjaanku akan ku selesaikan besok pagi saja. Rio tolong antar aku pulang " anita marah dan tak menghiraukan omongan andra.


" Sayang jangan seperti ini,maafkan aku " andra tetap memohon tapi anita tak memperdulikannya.


" Selangkah kau melangkah saja,aku akan memotong gajimu selama sebulan rio !! " andra sudah kalap.


" Ayo rio antar aku,tapi kalau kau takut gajimu hilang patuhi apa kata bosmu,aku akan pulang sendiri " anita pergi berlari meninggalkan ruangan.


" Sayang biar ku antar " andra ikut berlari menyusul anita tapi nita malah kencang berlari sampai andra tak bisa mengikutinya.


Andra merasa menyesal atas perbuatannya,ternyata susah sekali menakhlukan hati wanita.


Rio yang melihat keduanya bertengkar hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan.

__ADS_1


__ADS_2