
Boncap 1
Haii... aku kembali lagi semoga kalian sukaa,jangan lupa dukungannya yaa...
****
Di kantor Andra sedang mencari sekretaris baru,karna sekretaris lama berhenti karna akan melangsungkan pernikahan.
Asistennya Rio datang dengan membawa beberapa map yang berisi surat lamaran kerja,dengan langkah yang sedikit cepat Rio sampai di depan pintu Bosnya berada. " Bos ini surat lamaran yang ingin menjadi sekretaris baru anda " ujar Rio setelah berada di depan meja Ceo tersebut.
" Haruskah aku yang memeriksanya,lalu pekerjaanmu apa !! " Bentak Andra sambil terus menatap layar labtop tanpa melihat Asistennya tersebut.
Rio yang gugup langsung membuka suaranya " Maaf Bos,kalau begitu saya akan memilih satu orang untuk langsung besok interview " setelah itu dia langsung membungkukkan badan dan pergi dari ruangan tersebut.
" Terserah,pokoknya aku gak mau tau dia harus sudah segera bekerja besok !! " suaranya yang nyaring membuat Rio langsung gelagapan dan langsung mengerjakan tugasnya.
" Sudah bekerja berapa tahun kau sampai kau suruh aku sendiri yang mencari sekretaris !! " Andra memijat pelipisnya,dia begitu kerepotan dengan pekerjaannya sampai kesehatannya sedikit terganggu.
Tiba - tiba ponselnya berbunyi...
" Iya ma " suara andra menjawab telpon dari mamanya.
" Sayang mama nanti malam mau ngajak kamu makan malam,sama tante santi dan anaknya kamu mau kan nak ?! " nisa berharap anaknya mau menerima ajakannya.
__ADS_1
" Baiklah ma,emangnya mau makan di mana ? " tanya andra.
" Di cafe de laila "
" Baiklah nanti malam aku datang "
Sambungan itu terputus setelah andra mematikan telepon tersebut
_______
Cafe de laila
Di dalam cafe sudah datang Santi bersama putrinya,sedangkan nisa hanya datang sendiri.
Andra baru saja datang bersama Asistennya,sambil berjalan menuju ke dalam cafe ia sedang sibuk mencari - cari keberadaan mamanya. Dan setelah bertemu andra menghampirinya dan Rio sendiri di suruh untuk agak menjauh darinya. " Kau tunggu aku di sini saja,aku akan menghampiri mamaku " ujar andra kepada Rio.
" Diam lo,atau ku potong gajimu selama setahun " ucap andra sambil berjalan meninggalkan rio yang menahan tawa.
Rio adalah sahabat sekaligus asisten andra,mereka bersahabat semenjak sama - sama kuliah di LA.
" Selamat malam mama " andra langsung menghampiri mamanya dan mencium pipi kanan dan kirinya.
Dan tak lupa andra memberi salam kepada santi,ia adalah teman mamanya waktu kuliah dan kini dia telah menikah dengan jimmy sahabat andi. Memang takdir mempertemukan mereka di situ - situ aja tak jauh dari tempatnya.
__ADS_1
" Kok yang di sapa tante santi aja,memangnya gak kangen sama riska ? " tanya mama kepada andra.
" Hehe.. met malam ris,maaf kelupaan. Ma andra bentaran ya karna masih banyak kerjaan di kantor,mau lembur bareng rio " ujarnya sambil memegang tangan nisa agar mamanya tidak marah.
" Kok gitu sih ndra,mama ngajak kamu ke sini karna mama dan tante santi berencana menjodohkan kalian berdua " ucapan itu langsung saja terucap tanpa ada embel - embel terlebih dahulu.
Andra yang mendengar itu langsung memandang mamanya tajam.
" Kenapa kamu memandang mama seperti itu,kamu sudah dewasa sudah waktunya berumah tangga. Iya kan san ?? " tanya nisa kepada sahabatnya.
" Iya benar apa yang di katakan mamamu,kami sudah lama akan menjodohkan kalian. Agar keluarga kita menjadi lebih dekat " riska yang mendengar itu hanya diam dan bibirnya tersenyum lebar,dari kecil memang riska sudah menaruh hati pada pria dingin tersebut. Namun semua itu tidak pernah di ungkapkannya.
" Ma,aku ingin menjadikan perusahaan mama lebih sukses belum kepikiran menikah dulu,nanti kalau andra sudah siap andrabilang sama mama ya " rengek andra kepada mamanya.
" Dengan satu syarat dra,kamu harus membawa calon menantu mama tidak kurang dari 2 bulan. Kalau tidak kamu harus terima mama jodohkan dengan riska " Nisa memberi kesempatan kepada andra,karna nisa tau kalau anaknya susah sekali menjalin hubungan dengan seorang gadis.
" Ya udah kalo gitu andra balik yaa ma,maaf tante andra cabut duluan " setelah memberi ijin kepada mama dan tante santi andra kembali ke kantornya.
Di lihatnya rio di kejauhan yang sedang menahan tawa,dia tau apa yang di fikirkan sahabatnya itu.
*****
Maaf cuman sedikit,sebenarnya bab ini panjang tapi saya potong.
__ADS_1
Yang punya koin atau poin mau dong bagi votenya biar bisa nambah ranking,tolong di bantu ya all...
Maaf karna saya maksa minta dukungannya,lop yu happy reading!!