My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
MHID 18


__ADS_3

selesai membuat makanan untuk sang adik ia pun menghampiri adiknya tersebut


"nih dek makanan yang kamu minta" ucap alby sambil menyodorkan makanan tersebut kepada nadhifa


"makasih abangku sayang" ucap nadhifa sambil memeluk alby


"iya sama sama" ucap alby kemudian mengecup pucuk kepala adiknya tersebut dengan sayangnya


"lha kok yang diambilin dhifa doang kita nggak gitu" protes Fauzan


"kalo mau ambil saja sendiri sana di dapur, udah dibikinin minta di ambilin pula dasar sepupu kurang ajar kembarannya monkey" cibir alby membuat Fauzan membelalak seketika


"enak saja ganteng gini disamain lagi sama monkey yang gak ada ganteng gantengnya sama sekali" cebik Fauzan dengan kesalnya


"hey hey kau tak tau saja kalo monkey alias monyet itu adalah hewan terganteng dipenjuru dunia tau" ucap alby membuat mereka mengernyit heran dibuatnya


"sejak kapan monyet dinobatkan jadi hewan terganteng di dunia bang" tanya Miyaz yang bingung dengan pernyataan alby barusan


"ya sudah lama sejak zaman purbakala atau zaman yang cocok untuk Fauzan tinggal" ucap alby membuat Fauzan bertambah kesal


"gak sekalian saja zaman nya dinosaurus bang" cibir Fauzan


"nah bagus juga tuh, siapa tau nanti kamu jadi kakeknya para dinosaurus dizaman itu tapi herannya kenapa kau lahirnya dizaman serba enak gini ya, kenapa gak dizaman orang purba saja pasti bagus tuh" ucap alby dengan menampilkan raut herannya


"dikira apaan aku ini sampai sampai dibilang cocok tinggal dizaman begituan" cebik Fauzan yang sangat kesal dengan sepupunya tersebut

__ADS_1


"sudahlah bang jangan seperti itu nanti lama lama Abang tambah jelek lho bukan malah tambah ganteng, sekarang saja kegantengang bang Fauzan turun 95%" ucap nadhifa membuat mereka semua tertawa kecuali Fauzan


"hahahaha kasian sekali dirimu zan tidak ada Yang membela sama sekali. bukannya dipuji eh malah dijatuhkan" ucap farzan sambil tertawa


"serah kalian lah, kalian itu bener bener senang sekali jika melihat sepupu kalian yang ganteng dan manis ini menderita" ucap Fauzan yang mulai dengan dramanya itu


"cih banyak drama sekali kau ini" cibir Farzan namun tak dihiraukan sama sekali oleh fauzan


"gak papa kali bang, siapa tau nanti anaknya bisa jadi aktor/aktris" ucap nadhifa membuat Fauzan langsung mengalihkan pandangannya ke arah nya


"lha kok anakku yang jadi artis bukan akunya" ucap Fauzan dengan raut bingungnya


"ya soalnya kan Abang itu aktingnya alay alay gimana gitu dan ya jangan lupakan wajah Abang yang sangat sangat pas Pasan itu mana giginya ompong lagi kayak kakek kakek" ucap nadhifa membuat Fauzan melotot ke arahnya, sementara saudara saudaranya tertawa terbahak bahak mendengar hal itu


"mana ada gigiku ompong, orang gigiku gak ompong gini kok tuh liat rapi dan kinclong gini" ucap Fauzan sambil menampilkan giginya kepada mereka


"udahlah bang kalo ompong mah ompong aja kalik gak usah berlagak gigi nya gak ompong begitu" ucap nadhifa sambil menahan tawanya


"serah kau lah lama lama capek aku tuh ngadepin sepupu sama Abang yang gak ada akhlak macam kalian. yaudah aku mau makan dulu bye" ucap Fauzan kemudian meninggalkan mereka semua dimeja ruang tamu, sementara mereka hanya geleng geleng kepala saja melihat kepergian Fauzan yang sudah sangat gondok dengan mereka


"dhif" ucap alby membuat nadhifa menengok ke arahnya


"iya bang, kenapa" ucap nadhifa


"besok acara pernikahanmu diadakan" ucap alby membuat nadhifa terkejut

__ADS_1


"bukannya masih sisa 2 hari lagi ya bang, tapi kenapa malah semakin dipercepat gini" ucap nadhifa


"sebab orang tua dari calon suamimu akan pergi ke luar negri untuk menetap disana" ucap alby


"kenapa begitu" tanya nadhifa dengan herannya


"ya karena perusahaan kakeknya calon suamimu gak ada yang handle sementara saudara dari ayahnya sudah diberi bagian masing masing" jelas alby


"kenapa gitu ya bang" tanya nadhifa dengan raut herannya


"Abang pun juga gak tau dek" ucap alby sambil mengedikkan bahunya


"yaudah gih habisin makananmu dulu itu kita pulang" sambung alby yang diangguki oleh nadhifa


.


.


.


.


.


makasih yg udh baca maaf kalo byk typo see you next part guys assalamualikum warahmatullah wabarakatu

__ADS_1


__ADS_2