
Boncap 3
**Boleh dong minta votenya lagi,biar akunya semangat nulis kelanjutan My Husband Is Dokter yang season ke 2.
Maaf kalau ceritanya loncat langsung versi gede,namun gak mengurangi cerita awalnya kok hehe...
Cekidot langsung aja ya..
Happy reading** !!!
*****
Pagi itu anita langsung bekerja sebagai sekretaris andra,dan andra sendiri memberi tahu apa saja yang harus di kerjakannya setiap hari.
" Nita ini ada poin penting yang harus kamu baca setelah resmi menjadi sekretarisku " ujar andra sambil menyodorkan map ke hadapan anita.
Anita membuka dan bembaca poin - poin tersebut.
**POIN - POIN YANG HARUS DI LAKUKAN SELAMA MENJADI SEKRETARIS ADALAH :
Setiap pagi sekretaris harus berada di rumah CEO andra untuk membantu menyiapkan segala kebutuhan yang akan di pakai andra ke kantor,termasuk memasangkan dasi.
Harus menemani andra kemana pun dia pergi ,entah itu perjalanan bisnis atau yang lainnya mengenai andra. Kalau pun bekerja di luar jam kantor atau hari libur gaji akan otomatis di tambah.
__ADS_1
Wajib menemani andra makan,entah itu sarapan pagi,makan siang atau pun makan malam.
Dalam bekerja harus bisa menguasai berbagai bahasa agar klient tidak kecewa,saat sekretaris memberi materi pembahasan**.
Setelah cukup mengerti anita menutup mapnya,namun sebelumnya dia mengatakan kegelisahannya karna dia tidak bisa berbahasa asing dan tidak bisa memasangkan dasi.
Hari pertama anisa bekerja di kantor Atmajaya hanya di sibukkan dengan mengerjakan hal yang mudah dulu itu pun masih dalam bimbingan asisten andra.
Dan besok dia harus bersiap untuk pekerjaan yang sebenarnya sebagai seorang sekretaris,kesempatan itu tak di sia - siakan oleh anita dalam kesibukannya mengerjakan tugas kantor dia juga sesekali membaca kamus Bahasa Inggris yang di berikan oleh andra.
_______
Pagi di rumah andra anita sudah di depan pintu untuk mengetuk rumah besar tersebut,sebelum ia melakukannya tangannya di hadapkan ke mukanya dan mengusapnya dengan lembut.
Semoga hari ini apa yang di lakukannya berjalan lancar tanpa ada gangguan sedikitpun,akhirnya ia memberanikan diri untuk mengetuk pintu tersebut.
Tok.. tok..
Pintu pun terbuka,ada asisten rumah tangga yang membukakan pintu untuknya.
__ADS_1
" Selamat pagi,saya sekretaris bapak andra bolehkah saya masuk ? " tanya anita kepada wanita paruh baya tersebut.
" Boleh nona silahkan masuk " asisten itu membukakan pintu lebar - lebar supaya anita bisa masuk.
" Mari ikut dengan saya nona " ucap asisten itu lagi.
Kini anita sudah berada di ruang tengah milik keluarga Andi.
" Ada siapa pagi - pagi begini bi ? " tanya nisa kepada bibi,sambil terus memotong sayur karna dia sedang memasak sarapan untuk keluarganya.
" Ada sekretaris tuan andra Nya dia wanita muda dan cantik " ujar bibi kepada nisa.
" Benarkah bi,wah anak itu tumben menyuruh sekretarisnya datang ke rumah sepagi ini. Tolong gantikan pekerjaanku bi,aku mau melihat sebepa cantik sekretaris baru andra " nisa langsung mencuci tangannya dan pergi menghampiri anita di ruang tengah.
Anisa berbarengan menemui sekretarisnya tersebut.
" Kau sudah datang,kenapa menunggu di sini. Harusnya kau tanya kepada bibi di mana kamrku dan segera persiapkan kebutuhanku " ucap andra sambil merapikan rambutnya yang masih acak - acakan karna baru bangun tidur.
" Iya pak,besok saya langsung ke kamar bapak "
" Eh.. eh.. apa - apaan ini main langsung masuk saja,maksutnya apa. Jelaskan sama mama ndra ?!! " nisa langsung memarahi anaknya,dia terkwjut kenapa andra bersikap seperti itu kepada sekretarisnya.
" Apa sih ma,ini sudah tanggung jawabnya menyiapkan kebutuhanku sebelum aku pergi ke kantor " jawab andra sambil menggandeng tangan anita menuju ke kamarnya.
" Kau tidak salah minum obat kan nak ? " mamanya berteriak karna andra meninggalkannya.
Nisa hanya menggeleng - nggeleng dengan tingkah anaknya tersebut,bahkan andra juga belum mengenalkan gadia tersebut kepada keluarganya.
****
Taraaaa.... sampai di sini dulu habis ini di lanjut lagi ceritanya,mintak vote ma likenya dong karna beberapa hari ini pembaca novelku berkurang. Dan aku jadi sedih..
__ADS_1