
Setelah menempuh perjalanan selama empat puluh menit akhirnya mereka berdua sampai di kediaman mertua anissa,mereka di sambut dengan rengekan baby andra yang sudah lama menanti kepulangan momynya.
Anisa merentangkan tangan dan mulai menggendong anaknya yang menangis.
" Sayang momy sudah pulang jangan menangis lagi ya " ucap nisa sambil menenangkan bayinya.
" Nisa ini baby siter untuk andra ? " tanya mama hani sambil mengajak aulia untuk duduk di ruang tamu mereka.
" Iya ma dialah orangnya,maaf nisa mau ke kamar dulu ya ma.. aulia.. " ucap nisa sambil membawa bayinya.
" Maaf nyonya,perkenalkan nama saya aulia. Kalau ada yang bisa aulia bantu tolong katakan saja,saya pasti membantu nyonya " ucap aulia sambil tersenyum dan membungkuk tanda hormat.
" Jangan terlalu formal aulia,anggap saya sebagai keluarga kamu ya dan jangan canggung. Anggap rumah ini seperti rumah kamu juga,oiya umur kamu berapa ? " tanya mama heni.
" Umur saya 20 tahun nyonya " jawab aulia.
" Manisnya,kamu berapa bersaudara dan kenapa di usia yang masih muda ini kamu sudah bekerja nak ? tanya mama heni sambil mengkerutkan dahinya.
" Saya tulang punggung keluarga nyonya karna ayah saya sudah meninggal dan ibu saya sedang sakit. Saya juga mempunyai adik perempuan masih sekolah,kebetulan saya sudah tamat dari perguruan tinggi " jawab aulia menjelaskan.
__ADS_1
" Wah kamu pekerja keras rupanya,cita - cita kamu apa nak ?, mungkin saya bisa mewujudkan cita - cita kamu nanti ?! " ujar mama heni sambil mengusap pucuk kepala aulia.
" M m.. cita - cita saya ingin menjadi dokter nyonya agar bisa menyembuhkan penyakit ibu saya,ma..maaf nyonya maksut anda apa,kenapa anda menanyakan itu ? " tanya aulia sedikit gugup.
" Kebetulan suami saya mempunyai Rumah Sakit di Kota ini dan anak saya adalah dokter di rumah sakit tersebut,mungkin kami bisa membantumu nanti " jawab mama heni,dia merasa jiwanya tergugah mendengar kisah aulia.
" Ma masih ngobrol aja,kenapa aulia tidak di suruh istirahat dahulu " ucap nisa yang sudah memandikan bayinya.
" HAHAHA.. karna keasikan mengobrol jadi lupa,baiklah kamu istirahat dulu besok baru bekerja " mama heni menunjukkan kamar aulia dan di ikuti aulia dari belakang.
Sekitar pukul delapan malam andi pulang,dia melihat mamanya sedang menonton televisi andi menghampiri mamanya dan menanyakan keberadaan anaknya dan nisa.
" Dia di kamar sedang menyusui bayinya sayang " jawab mama heni pandangannya tak lepas dari layar televisi.
" Apa nisa sudah menemukan baby siter untuk bayi kita ma ? " tanya andi sambil melepas sepatu yang di pakainya.
" Sudah sayang,pengasuh andra gadis cantik muda. Sekarang dia di kamar belakang sedang beristirahat " jawab mama heni.
" Benarkah ? " tanya andi sambil melangkah ke kamar mereka.
__ADS_1
" Hem " mama heni menjawab dengan berhem ria karna dia sedang asik dengan tontonan emak - emak,apalagi kalau bukan Suara Hati Istri.
Andi masuk ke dalam kamar,di lihatnya nisa sedang menidurkan bayinya.
" Sayang,kenapa kamu memilih pengasuh andra yang masih muda " suara lantang andi yang mengagetkan nisa dan sontak bayi andra menangis dengan kencang.
" Sayang kenapa kamu bicaranya keras sekali sih,jadi bangun kan dianya !! " nisa menggendong kembali bayinya yang kembali menangis.
" Maaf sayang,aku lupa kalau kita tidur dengan bayi kita " andi menghampiri bayinya dan ikut menenangkannya.
" Iya pi gak papa,lagian andra tidur dengan kita hanya malam ini saja karna besok dia tidur dengan aulia " ucap nisa.
** **Selamat malam para readers tercinta ku,author minta kalian ninggalin jejaknya dong setelah membaca karna tanpa dukungan kalian tulisanku gak akan ada apa - apanya.
Dukung novel pertamaku ini ya,like,vote,tekan favorit juga...
Author janji akan up lebih dari dua episode,bila banyak yang like dan baca.
Happy reading guys* * !!!
__ADS_1