My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
Mengompol


__ADS_3

Setelah sekian lama akhirnya nisa dan andi bisa menidurkan baby andra,kemudian menidurkan dia kembali ke boxnya.


" Sayang katakan kenapa kamu memilih pengasuh bayi kita dengan gadis yang masih muda,apa kamu yakin dia bisa ?! " tanya andi yang penasaran dengan pilihan nisa.


" Dady aulia itu terlatih dia juga gadis pintar dia pandai dalam segala bidang termasuk mengasuh dan memasak bubur untuk bayi kita " jawab nisa sambil menata bantalnya untuk di tidurinya agar bertambah nyaman.


" Begitu rupanya,baiklah kalau begitu aku percaya dengan istriku yang cantik ini " ucap andi sambil mencium pipi anisa.


" Memang aku cantik,kamu saja yang selama ini tidak menyadarinya !! " ucap nisa dengan senyuman.


" Iya karna istriku paling cantik bolehkan malam ini aku... " jawab andi sambil mencium bibir nisa.


" Eits.. tidak - tidak,sebaiknya dady mandi dulu sana " jawab nisa sambil mendorong tubuh andi untuk menjauhinya.


Dengan mengerucutkan bibirnya andi beranjak dari ranjang mereka dan berjalan menuju kamar mandi,untuk menyegarkan badannya.


Setelah ritual mandinya selesai andi keluar dan melihat istrinya yang sudah tidur dengan nyenyaknya,sebenarnya andi ingin sekali di temani makan malam oleh istrinya. Tapi melihat istrinya yang sudah lelah akhirnya andi melalui makan malamnya seorang diri.


Melihat keadaan rumah yang sudah gelap,dan orang yang berada di rumah itu sudah tidur andi berinisiatif untuk menyalakan lampu dapur. Setelah lampu itu menyala betapa kagetnya dia melihat seorang gadis yang sedang meminum minumannya di dapur.

__ADS_1


" Si siapa kamu ? " tanya andi dengan setengah gemetar,dia berharap kalau yang di lihatnya bukanlah hantu.


" Maaf tuan,saya pengasuh baby ibu nisa " jawab aulia yang tak kalah terkejutnya.


" Kau mengagetkanku saja,kenapa tidak menyalakan lampu saat kau berada di dapur ? " tanya andi sambil mengambil sepiring nasi untuk di makannya.


" Saya pikir hanya sebentar untuk minum tuan,jadi saya tidak menyalakan lampu. Maafkan saya membuat anda terkejut " jawab aulia yang masih terkejut,terlihat dia masih memegang gelasnya dan tangan yang satunya mengelus - ngelus dadanya.


" Iya tidak apa - apa lain kali walau hanya sebentar nyalakan saja lampunya,agar tidak ada orang yang terkejut melihatmu " ucap andi sambil mulai mengunyah makanannya.


" Baik tuan,saya permisi " jawab aulia sambil membungkukkan badannya.


" Baik tuan,eh em bapak " jawab aulia dan di angguki oleh andi kemudian dia kembali ke kamarnya untuk beristirahat.


Setelah memakan makan malamnya andi bergegas masuk ke dalam kamarnya,dia membuka agendanya karna banyak sekali pasien yang harus di tanganinya.


Waktu sudah menunjukkan sebelas malam,nisa yang terbangun karna tangannya tak menyentuh badan suaminya di sisinya.


Dia melihat andi sedang duduk di sofa,di hampirinya pria tersebut dan mengalungkan tangannya ke leher suaminya.

__ADS_1


" Dady kenapa belum tidur ini sudah malam sekali " tanya nisa.


" Sebentar lagi ya mom " jawab andi


" Jangan terlalu malam dad " ucap nisa sambil melihat bayinya yang tertidur pulas.


Tak berselang lama andi menutup agendanya,dan menyusul istrinya untuk tidur baru saja dia merebahkan tubuhnya dan memeluk istrinya mereka di kejutkan dengan suara tangisan andra.


Andi kembali bangun dan menggendong anaknya,tapi anaknya malah mengompol di gendongannya.


Nisa yang melihat hal tersebut tertawa terbahak - bahak.


" HAHAHAHA,anak pintar kamu kangen sama dady ya sayang makanya kamu mengopol di gendongan dady ? " tanya nisa sambil mengambil alih bayinya dari gendongan andi.


" Sayang sepertinya kamu senang sekali ya,bayi kita membuat basah baju dan celanaku ?? dan kenapa andra tidak kau pakaikan pempers ?? " tanya andi sambil pergi ke kamar mandi.


" Aku lupa sayang,maaf dady. Sayang lain kali jangan ngompol lagi di gendongan dady ya " ucap nisa kepada bayi mungilnya.


" Aauuuaaeemmmm " suara andra terlihat lucu seakan - akan dia mengerti akan ucapan momynya.

__ADS_1


__ADS_2