My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
Extra Bab MHID Ciuman pertama


__ADS_3

Boncap 13


Anita senang karna akhirnya dia bertemu dengan andra,namun dia masih ragu untuk menjalin hubungan.


Karna andra adalah orang yang berada bahkan keluarganya termasuk orang terkaya di Kotanya,sedangkan Ia adalah tulang punggung keluarga bahkan keluarganya bukanlah orang berada. Kalau dulu dia boleh bangga namun sekarang,bahkan dia sudah tak dianggap sebagai orang kalangan bawah.


Saat andra mencoba mengungkapkan perasaannya pun anita enggan untuk menanggapinya,seperti sekarang sudah hampir dua minggu ini anita sesalu menghindari andra dia tau diri bahkan tak mau di anggap numpang kaya karna mencintai CEO besar di kantornya.


Bahkan teman sekantornya pun mengajak anita untuk berkencan buta di sebuah cafe dan iya menyanggupinya.


" Anita swpulang kerja nanti biar kau ku antar pulang " ujar andra.


" Maaf Bos,saya ada janji dengan teman " anita menata berkas- berkas yang berada di atas meja andra.


" Kenapa kau selalu menghindar dariku Ta " andra memanggilnya dengan panggilan masa kecilnya.


Hati anita sungguh senang di panggil seperti itu tapi dia kekeh dengan pendiriannya,dia tidak sepadan dengan Bosnya.


" Gak Bos,akhir - akhir ini memang aku lagi sibuk mengurus ayah di rumah. Ayah sakitnya kambuh jadi saya menemaninya " anita mengatakannya dengan setenang mungkin agar andra tidak mengetahui kebohongannya.


" Baiklah nanti aku akan menjenguk ayahmu " ucap andra lagi.


" Tidak usah Bos,ayah tidak bisa di ganggu " anita selalu menolak apa yang akan di lakukan andra.


Saat mereka akan berbalik arah,kaki anita tersandung dan terjatuh andrapun menolongnya.


" Kau ini ceroboh sekali,makanya jadi orang jangan cerewet " andra memegang kedua bahu anita.

__ADS_1


" Ma maaf Bos " diam - diam anita melihat tatapan Bosnya,setelah tersadar dia berusaha untuk membetulkan dirinya.


" Aku pulang duluan bos ada janji dengan teman " anita berpamitan dan langsung menuju cafe tempat dia berjanjian dengan seorang laki - laki.


Andra hanya melihat anita pergi meninggalkannya,ia berfikir akhir - akhir ini kenapa anita selalu menghindarinya.


Banhkan untuk mencari kesalahannya dalam bekerja pun tak ada karna anita sangat baik dalam bekerja,bahkan dia tak pernah membuat kesalahan sedikit pun. Andra pun jadi susah untuk sekedar berdua saja mengobrol di ruangannya.


••••••••••


Cafe


Di dalam cafe tersebut ada seorang laki - laki bernama Septian sedang menggunya,anita yang baru saja sampai celingak - celinguk mencari temannya tersebut. Di rasa sudah menemuinya dia pun segera menghampirinya.


" Maaf apa anda Tuan Septian ? " tanya anita.


Mereka saling menjabat tangan dan saling menanyakan kabar dan berbicara tentang pekerjaan masing - masing,mereka sangat menikmati kencang buta tersebut.


Tak di sangka sepasang bola mata memperhatikan kegiataan mereka di dalam sebuah mobil.


" Sedang di mana ? " andra mengirim notif pesan kepada anita.


" Sedang di rumah menunggu ayah " jawab anita.


" Benarkah,apa ayahmu sekarang berganti rupa sekarang menjadi lelaki muda. Dan kau sungguh pintar menjaga ayahmu itu ya " balasan andra.


Melihat balasan dari andra,anisa merasa dia sedang di perhatikan,akhirnya dia menangkap sebuah mobil berhenti di sebrang jalan tak lain adalah mobil andra.

__ADS_1


Anita segera mengkhiri kencan buta tersebut dengan alasan jika Bosnya membutuhkan bantuannya.


Setelah mereka keluar dari cafe anita langsung menghampiri mobil andra dan masuk ke dalam mobilnya.


" Sejak kapan kau suka berbohong kepadaku ? " pertanyaan itu terlontar saat anita duduk di sebelahnya.


" Em,aku hanya berkencan buta Bos " anita menjawab jujur.


" Bahkan kau tak menghargaiku di sini,seenakmu aja berbicara seperti itu tanpa ada beban dosa di dirimu " andra mulai menaikkan suaranya.


" Kenapa Bos,bahkan kita tidak ada hubungan apa pun Bos. Hanya sekedar Bos dan Sekretaris " anita menjawab sekenanya.


Andra yang mulai kesal dengan anita langsung memegang lengan anita dan menariknya,setelah jarak mereka saling mendekat andra mencium bibir anita.


Anita yang sadar dengan kegiatan itu langsung menutup bibirnya dan membuang muka,pipinya memerah panas. Baru kali ini dia di cium seorang pria.


" Kau kenapa,apa pacar mu tadi tak menciumu saat kalian berpisah ? " andra tertawa sambil menjalankan mobilnya.


" Dia sangat sopan tidak sepertimu Bos,kau sudah mencuri ciuman pertamaku " anita meredang,diantara malu dan bahagia.


" Jangan berfikir aneh - aneh,aku antar kau pulang " ujar andra sambil mencuri - curi pandang ke arah anita yang sedang membuang muka.


**Dorrrrrr...


Jangan ketawa - ketawa sendiri ya bacanya,aku lagi berusaha fokus kembali.


Minta Vote dan dukungannya terus,nanti sore aku lanjutin lagi Ok**!!

__ADS_1


__ADS_2