My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
MHID 24


__ADS_3

"Sssttt udah dek jangan nangis, oke Abang akan turuti apa yang kamu mau tapi sebelum itu kita hubungi dulu At ya" ucap Alby sambil mengelus punggung sang adik


'bener kata bang Alby aku gak boleh nangis hanya karena cowok, aku harus kuat' batin nadhifa


"jangan bang, nanti Cibby malah tambah khawatir" ucap nadhifa yang masih sesengukkan


"percuma kamu menyembunyikannya At pasti akan tau semuanya" ucap Alby membuat nadhifa menghembuskan nafasnya dengan kasar


"baiklah bang" ucap nadhifa dengan pasrahnya


"yaudah kita hubungi dulu dia sekarang" ucap alby yang diangguki oleh nadhifa, Alby pun langsung mendeal nomer At setelah tersambung tak lupa ia pun juga melospeaker handphonenya agar Nadhifa mendengarnya


"Assalamualaikum At" ucap Alby


"waalaikumsalam bang, ada apa nelfon lagi" ucap At


"ini aku mau membicarakan hal penting menyangkut Shen" ucap Alby


"emang kenapa dengan Shen apa dia sakit atau apa" ucap At dengan khawatirnya


"dia nggak nggak sakit fisiknya tapi sakit hatinya karena suaminya memilih bersama orang dicintainya jika waktunya tiba dan detik itu juga dia akan menceraikan shen" ucap Alby membuat At geram seketika namun ia langsung menormalkan kembali kegeramannya tersebut


"Aku punya rencana yang akan membuat nya sangat menyesal setelah ia menyianyiakan berlian hanya demi sampah seperti nya. kau tau bang bahwa orang yang dicintainya itu menjual dirinya di negara orang hanya karena sebuah harta yang kapan saja bisa habis. aku tau ini sebab aku sudah menyelidikinya setelah tau Shen menikah' batin At


"hal itu akan kita bongkar saat waktunya tiba, sekarang aku mau tau apa rencanamu" ucap Alby


"rencanaku adalah menjadikan Shen pengusaha tersukses yang perusahaannya menduduki peringkat satu di penjuru dunia. dia nanti nya akan disegani banyak orang sebab kesuksesannya tersebut. bagiamana apa kau setuju denganku bang" ucap At


"aku setuju setuju saja, dek gimana denganmu apa kau setuju dengan rencananya itu" ucap Alby membuat At yang disebrang sana terkejut


"lho Shen kamu disitu juga, bang Al kenapa gak bilang coba kalo ada Shen" ucap At membuat nadhifa yang ingin berbicara langsung menghentikan nya seketika

__ADS_1


"iya Cibby" ucap nadhifa yang memanggil At dengan Cibby


"At At dari dulu sama saja kau tak pernah berubah jika ada Shen sikap dinginmu itu entah pergi kemana kalo sudah dihadapan Shen" ucap alby yang tak mengerti akan sikap At tersebut


"ya aku hanya begitu dihadapan dhifa dan umma saja" ucap At yang kembali serius


"terserah kau saja lah, kembali ke topik sekarang. so" ucap Alby


"jadi rencananya aku akan memberikan perusahaan ku kepada Shen untuk ia kembangkan menjadi perusahaan nomer satu di dunia, serta aku akan melatih Shen agar ia bisa menjaga dirinya nanti. dan ya untuk Shen mulai detik ini kamu rubah sikapmu, jadilah wanita yang disegani diseluruh dunia. buat semua orang tunduk serta bungkam hanya karena perkataan mu" ucap At


"baik Cibby akan aku rubah sekarang, akan ku buat semua orang tunduk padaku" ucap nadhifa dengan seringainya


'dan akan kubuat kau bertekuk lutut dihadapan ku mas' batin nadhifa


"bagus, Cibby akan kesana besok" ucap At membuat Alby mengenyit heran


"bukannya kau bilang satu bulan lagi kesini nya kenapa malah jadi besok. kalo kau kesini perusahaanmu itu gimana, katanya gak bisa ditinggal" ucap Alby


"besok pagi setelah aku sampai aku akan langsung ke mansion milikku, kau bawa Shen kesana oke aku akan mulai mengajarinya besok" sambung At


"jangan besok Cibby, Cibby pasti capek habis perjalanan jauh. besoknya lagi aja ya" ucap nadhifa


"iya At, kau pasti capek butuh istirahat juga kan mending besoknya lagi saja" ucap Alby


"yasudahlah, tapi kau tetap bawa Shen ke mansionku besok. aku sangat merindukan Shen" ucap At


"kalo rindu kenapa gak pulang sih Cibby" ucap nadhifa dengan cemberutnya


"gimana bisa pulang kalo tugas Cibby aja banyak banget disini" ucap At


"yaudah biar Cibby gak kewalahan suruh si Ar untuk bantu, dia kan lulusan manajement bisnis tuh pasti bisa lah" ucap nadhifa

__ADS_1


"baiklah besok Cibby susul sekalian si Ar untuk pulang. nanti Cibby suruh dia tinggal dengan kalian dirumah Abi dan ummah" ucap At


"baiklah bang, lagian aku juga rindu sama si bontot itu udah 5 tahun gak pulang sama sekali ngapain aja coba disana" ucap nadhifa


"hahaha mungkin nyari jodoh tuh anak" ucap At sambil tertawa


"orang masih kecil juga udah main nyari jodoh aja. lagian kan Frendi masih sekolah masa iya dia ngelangkahin abangnya sendiri. meskipun dia lulus kuliah duluan karena selalu mengambil akselerasi sih" ucap nadhifa


"ya mana tau aja gitu. apa kamu tau kalo si Ar itu selain mengambil jurusan manajement bisnis dia juga ngambil jurusan kedokteran serta arsitek" ucap Ar


"baru tau aku bang. besok aku tanyakan saja langsung lah ke dia, udah dulu ya bang aku tutup telfonnya karena udah kelamaan nih ngobrolnya takut nanti ditanyai sama yang lainnya" ucap nadhifa


"tuh anak ya bener bener, heran deh aku sama Ar. besok aku akan tanyakan juga lah dengan nya" ucap Alby


"hahaha baiklah, assalamualaikum" ucap At


"waalaikumsalam" jawab mereka berdua. dan sambungan pun terputus


"yaudah yuk bang kita kembali ke ruang tamu" ucap Nadhifah yang diangguki oleh Alby, ia pun kemudian langsung kembali ke ruang tamu.


.


.


.


.


.


makasih yg udh baca maaf kalo byk typo see you next part guys assalamualikum warahmatullah wabarakatu.

__ADS_1


__ADS_2