My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
Cucu baru


__ADS_3

Andi saat ini sudah berada di kantor tempat jimmy bekerja,dia ingin membicarakan masalah beredarnya foto lama itu kepada jimmy.


" Jim apa kamu tau tentang berita tersebarnya foto lamaku dengan Melly ? " tanya andi setelah beetemu dengan jimmy.


" Aku baru tau setelah kamu memintaku bertemu tadi an " jawab jimmy sambil duduk menyilangkan kakinya.


" Aku sudah gak habis fikir tentang kelakuan adikmu jim " ucap andi sambil memegang kepalanya yang pening.


" Aku akan bantu klarifikasi tentang beredarnya foto tersebut,tapi sebelumnya aku akan menghubungi melly dahulu. Aku ingin tau motif dari foto itu apa !! " jawab jimmy.


" Baiklah kau urus adikmu,setelah kau dapat jawabannya hubungi aku dan kita lakukan konfrensi pers " ucap andi dan langsung beranjak dari tempat duduknya.


" Kau mau kemana ? " tanya jimmy melihat andi yang mukanya nampak begitu cemas.


" Istriku membutuhkanku,sekarang dia di rawat karna kandungannya lemah " jawab andi.


" Wahh selamat bro kamu akan menjadi papa lagi " jimmy menyalami andi dia sangat senang dengan kabar kalau nisa mengandung lagi.


" Iya jim makasih ya,kamu beda banget dengan adikmu " jawab andi yang langsung memeluk sahabatnya itu.


" Ya bedalah an,aku ini sahabat kamu bahkan kalau di suruh milih aku mau kamu jadi saudaraku selain melly " ucap jimmy sambil menepuk pelan pundak andi.

__ADS_1


Setelah keluar dari kantor jimmy andi kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan istrinya.


" Sayang,gimana keadaanmu apakah ada yang sakit ? " tanya andi kepada istrinya.


Nisa hanya menggelengkan kepalanya.


" Aku ingin pulang " ucap nisa.


" Baiklah aku bantu kau untuk bangun,ayo kita pulang " jawab andi,nisa memang tidak perlu untuk rawat inap.


Di rumah mertua nisa sangat khawatir dengan keadaan menantu kesayangannya.


" Sayang kamu gak papa kan ? " tanya mama heni.


" Benarkah nisa,bahwa andra akan mempunyai adik ? tanya mama heni.


Belum sempat menjawab tiba - tiba papa ramon datang dari rumah sakit.


" Siapa yang akan mempunyai adik ma ? " tanya papa remon sambil duduk di sofa dan menaruh tas kerjanya.


" Menantu kita sedang hamil adiknya andra pa " jawab mama heni sambil membantu melepas jas kerja suaminya.

__ADS_1


" Wah rumah kita bakalan rame oleh cucu - cucu kita ma " ucap papa remon sambil memeluk andi.


Mereka semua terlihat bahagia dengan berita kehamilan nisa.


Malam semakin larut mereka semua beranjak untuk mengistirahatkan badan untuk memulai tidur,sebelumnya papa andi menyuruh andi untuk menemuinya di ruang kerja papanya.


" Ada apa pa ? " tanya andi setelah sampai di ruang kerja papanya.


" An apa masalah nisa sudah selesai ? " jawab papa andi,sambil duduk di sofa.


" Belum pa nunggu kabar dari jimmy dan tomi orang yang di percaya nisa mengungkap orang yang telah menyebar foto syur tersebut " jawab andi sambil menatap serius mata papanya,terlihat dia begitu frustasi akan masalah yang di hadapinya.


" Kamu harus bergerak cepat,kalau tidak perusahaan nisa akan jatuh terpuruk. Dan kasian nisa kalau sampai itu terjadi " papa ramon menepuk pundak andi dan meninggalkan dirinya sendiridi ruang kerja papanya.


Andi menghembuskan nafas kasar dan pergi dari ruang kerja tersebut dan berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat.


Di dalam kamar andi tidak dapat memejamkan matanya,dia ingat kata - kata papanya barusan.


" Aku harus cepat menemukan siapa dalang dari semua kejadian ini " gumam andi,dan lama dia mulai memejamkan matanya.


**Hai - hai para reader setiaku,maaf baru up lagi karna ada pekerjaan yang begitu banyak.

__ADS_1


Author janji nanti malam akan up lebih dari satu bab,tapi dengan syarat minta dukungannya terus ya ketik like,favorit,komen dan ratenya.


Komen kalian akan berarti untuk author abal - abal ini untuk terus belajar mengetik cerita yang jauh lebih baik lagi**.


__ADS_2