My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
Tembakan


__ADS_3

" Mommy... Daddy..." andra berteriak memanggil ke dua orang tuanya,aulia yang baru saja datang dengan kedua orang tua andi segera berlari ke sumber suara.


Nisa pun berjalan menuju andra dan andra turun dari gendongan marco,andra belari mendekati mommynya.


Brugg


Andra ambruk setelah salah seorang anak buah marco tak sengaja melepaskan pelatuk pistolnya.


" Andra " teriak nisa sambil berlari mendekat ke arah andra,dan di lihatnya punggung andra sudah terkena tembakan salah satu anak buah marco.


" Kenapa kau lakukan ini Haaaa... ?! " ucap nisa matanya memerah menahan amarah dan dia berteriak mencari pertolongan.


Andi,papa remon,dan toni berlari ke arah andra namun mereka terkejut saat nisa berdiri dan melepaskan pelukan putranya,dia berlari menghampiri marco.


Andi tercengang melihat kejadian tersebut,dan menyuruh papanya segera membawa andra ke rumah sakit sedangkan andi masih diam terpaku melihat nisa.

__ADS_1


" Marco kenapa kau lakukan itu,dia anak kecil tak berdosa kenapa kau menyuruh anak buahmu menembak putraku ? " tanya nisa sambil memukul dada bidang marco.


" Aku tak menyuruhnya nisa,dia saja yang ceroboh " ucap marco sambil berjalan mendekati anak buahnya yang tadi menembak andra.


Marco memukul dan menampar anak buahnya itu berkali - kali,betapa bodohnya orang surahannya tersebut. Karna kebodohannya rencana marco memisahkannya dengan andi gagal,dan dengan berat hati marco meminta maaf dan memutuskan untuk pergi dari kehidupan nisa.


" Nis maafkan aku,akibat amarahku anakmu yang menjadi korban. Bahkan aku berniat untuk ikut dengan ku beserta dengan andra dan andra pun menganggukinya " ucap marco dengan muka pucat.


" Kau bilang apa kepada putraku ? " tanya nisa.


" Tidak co itu semua masa lalu,masa kecil kita dan aku sudah melupakannya. Trimakasih bantuanmu selama ini " ucap nisa sambil terus mengeluarkan air matanya.


" Kau tau semuanya nis ? " tanya marco.


" Ya aku tau dari papa,bahkan papa berniat meminta maaf ke pada papamu dan niatan itu tak sampai di sampaikannya. Karna papa telah berpulang " jawab nisa sambil terduduk lemas.

__ADS_1


" Lo siento " ( maaf ) ucap marco sambil mendudukkan dirinya di depan nisa.


Marco membangunkan tubuh nisa dan memeluknya,andi hanya diam melihat mereka berdua. Terlihat mereka berdua saling terisak,dan saling memeluk satu sama lain.


" Nis sebenarnya aku mengenal melly,dari mellylah aku mengerti keberadaanmu sekarang. Dan dia menginginkan aku untuk memilikimu kembali dan dengan begitu dia akan dengan leluasa memiliki suamimu " ucap marco sambil melihat andi yang mulai merasakan hawa cemburu,karna melihat istrinya yang sedari tadi berpelukan dengan marco sahabat kecilnya.


" Benarkah itu marco ? " tanya andi sambil menarik tangan nisa ke pelukannya.


Marco yang melihat kecemburuan andi langsung tersenyum.


" Baiklah itu urusan kalian,aku akan kembali ke Negaraku dan maafkan aku " ucap marco sambil menjabat tangan andi dan andi pun dengan senang hati memaafkan marco walau pun anaknya yang menjadi korban tembakan.


Akhirnya mereka membubarkan diri dan pergi ke rumah sakit,sedang anak buah marco di tangkap oleh polisi.


Plisi pun sekarang mencari keberadaan melly,karna dia lah otak dari semua perkara ini.

__ADS_1


__ADS_2