My Husband Is Doctor

My Husband Is Doctor
MHID 4


__ADS_3

Dikantin


Nadhifa dan yg lainnya sedang dikantin untuk makan, setelah dapat tempat duduk ia pun berbicara kepada Azzam


"Bang aku mau nanya nih" ucap nadhifa


"Nanya apa emangnya" ucap azzam sambil menatap adiknya


"Kalo seandainya ada seseorang yg nyatain perasaannya gimana bang" tanya nadhifa


"Ini posisinya dia laki laki apa perempuan" ucap azzam


"Perempuan" ucap nadhifa


"Gini dengarkan jg dhifa dan syifa, kalo seorang perempuan di tembak lelaki utk dijadikan pacarnya lebih baik ia tolak karena lelaki yg menyatakan cinta tanpa pembuktian maka cintanya itu palsu. Karena lelaki sejati itu berani mendatangi walinya bkn hanya berani ngajak pacaran saja" ucap azzam


"Oh gitu ya" ucap nadhifa


"Iya dek" ucap azzam


"Zam aku juga mau nanya nih" ucap ucap Haikal


"Ya silahkan" ucap azzam kepada Haikal


"Islam itu kan sudah mengangkat derajat wanita namun mengapa ia sendiri merendahkan dirinya dihadapan lelaki" ucap Haikal


"Gini, Allah telah begitu sempurna menciptakan seorang wanita, bukan hanya diciptakannya indah, tetapi Allah pula mengatur segala halnya agar wanita itu tetap diindahkan oleh siapapun.


Allah memberi aturan kepada wanita agar selalu menjaga kehormatannya, keindahannya, dan tanggung jawabnya.


Tetapi sayang, wanita jaman sekarang tidak peka terhadap kasih sayang Allah yang demikian, banyak wanita yang masih sembarangan membawa dirinya tanpa rasa malu sedikitpun membuka auratnya.


Padahal jika islam sudah mengangkat derajat wanita, kenapa justru wanita itu sendiri yang rela merendahkan dirinya?


Dirimu Sangatlah Berharga wahai wanita, jadi jangan sampai kamu lupa gelar istimewa yg diberikan Allah untukmu


Ingatlah wahai wanita, dirimu sangatlah berharga maka sudah sepantasnya kamu menghargai apa yang telah Allah anugerahkan kepadamu dengan bijaksana.


Jangan sampai kamu lupa akan gelar istimewa yang diberikan Allah kepadamu, dan apakah gelar tersebut? Yaitu kamu merupakan perhiasan terindah di dunia ini.

__ADS_1


Kamu Adalah Perhiasan Terindah Dunia, Maka Sudah Sepantasnya Kamu Tidak Menghinakan Dirimu Sendiri Dengan Terus Melalaikan Tanggung Jawabmu


Iya, kamu adalah perhiasan terindah di dunia, maka sudah sepantasnya kamu tidak menghinakan dirimu sendiri dengan terus melalaikan tanggung jawabmu sebagai muslimah.


Kamu harus sadar bahwa keindahanmu adalah kehormatanmu, maka bila sampai kamu memamerkannya dengan tanpa keimanan, berarti dirimu telah menjatuhkan kehormatanmu sendiri.


Kamu Adalah Seorang Muslimah, Dan Sudah Sepantasnya Seorang Muslimah Itu Menjaga Kehormatannya Dimanapun Ia Berada


Sadarlah selalu, kamu adalah seorang muslimah, dan bagaimana sepantasnya yang harus dilakukan seorang wanita muslim?


Yaitu kamu harus selalu menjaga kehoramatanmu dimanapun kamu berada, terlebih bila kamu berada dihadapan lelaki yang sama sekali tidak berhak melihatmu.


Kamu Adalah Panutan Kelak Bagi Anak-Anakmu, Maka Sudah Seharusnya Kamu Menjaga Dirimu Dengan Baik Dan Bijak


Dan ingatlah pula, bahwa kamu adalah panutan bagi anak-anakmu kelak, maka sudah seharusnya kamu menjaga dirimu dengan baik dan bijak.


Karena, kamu mempunyai tanggung jawab besar untuk mendidik anak-anakmu menjadi shaleh dan shalehah.


Lantas, bila saat ini kamu tidak bisa menghargai dirimu sindiri, lalu bagaimana kelak anak-anakmu bisa menghargai dirinnya dengan baik dan benar?


Bila saja kamu tak pernah belajar akan tanggung jawabmu sebagai seorang muslimah, yang notabeninya kamu adalah madarasah pertama bagi mereka kelak.


Jadi, bila kamu mengaku bahwa dirimu adalah wanita muslim, maka sudah kewajiban bagimu untuk menjaga dirimu dengan baik dan benar.


Ingatlah gelar mulia yang telah Allah berikan kepadamu, jagalah tanggung jawabmu, dan senantiasalah menjaga kehormatanmu dimanapun kamu berada." Ucap azzam panjang lebar


"Jadi intinya wanita itu tak perlu sampai merendahkan dirinya hanya demi lelaki" ucap Syifa


"Yap betul sekali" ucap azzam


"Oh gitu, hm gue faham nih sekarang" ucap Haikal


"Yaudah gih pesen makan sama dari tadi ngobrol mulu" ucap nadhifa


"Dhifa sama Syifa mau pesen apa biar aku yang pesenin" ucap azzam


"Aku nasi goreng sama jus alpukat aja bang" ucap nadhifa


"Gue samain aja kayak dhifa tapi minumnya jus sirsak ya" ucap Syifa

__ADS_1


"Oke tunggu bentar ya" ucap azzam


"Eh zam gue gak Lo tanyain juga" ucap Haikal


"Gak, Lo pesen aja sendiri Sono enak banget Lo nyuruh gue" ucap azzam


"Tega bener Lo Ama gue yang ganteng ini" ucap Haikal


"Iya gue tega dan ya Lo itu gak ada tampang ganteng nya Sama sekali, buluk gitu dibilang ganteng kepedean Lo. Jangan ngimpi disiang bolong awas kejedot Lo" ucap azzam kemudian meninggalkan mereka untuk memesan makanan


"Eh zam tungguin" ucap Haikal kemudian menyusul Azzam


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Makasih yg udh baca maaf kalo byk typo see you next part guys assalamualaikum.

__ADS_1


__ADS_2