My Presdir Arogan

My Presdir Arogan
Episode 37


__ADS_3

Kris tertegun, melihat wanita yang tengah berjalan kearahnya, dengan senyuman yang mengambang, wanita itu melambaikan tangannya kearah Kris dan Diki.


Wanita itu semakin mendekat.


"Maaf ya menunggu lama!" Ucapnya. Wanita itu melewati Diki dan Kris.


"Tidak apa-apa!" Ucap Dave, sambil tersenyum meyambut kedatangan Viola, yang baru saja kembali dari toilet.


Diki menganga, menatap Viola dan Dave, begitu juga dengan Kris.


"Viola..." Panggil Diki.


Viola dan Dave yang akan melangkahkan kakinya itu-pun berhenti dan menoleh kearah Diki dan Kris.


"Eh Diki, kamu di sini juga?" Tanya Viola, sambil mengambangkan senyumannya. Viola tidak menyadari kehadiran Diki dan Kris. Sepertinya Diki dan Kris ke GeRean, mereka kira tadi Viola melambaikan tangan kepada mereka, ternyata salah. Viola melambaikan tangan kearah laki-laki yang berada di belakang mereka yaitu Dave.


"Iya." Jawab Diki.


Sedangkan Kris tak bergeming, ia menatap datar Viola yang bersama Dave itu.


"Siapa laki-laki itu?" Batin Kris.


Entah kenapa rasanya Kris tak suka melihat Viola, tak suka karena Viola bersama laki-laki itu tepatnya.


"Siapa ini Vi?" Tanya Dave.


"Oh ini, ini teman kerja gue Dave," jawab Viola.


"Oh namanya Dave, jelek sekali namanya. Kaya orangnya. Gantengan juga gue!" Ucap Kris dalam hatinya.


"Gue Diki." Ucapnya, menyodorkan tanganya kearah Dave.

__ADS_1


"Dave." Meraih tangan Diki.


"Oh iya, yang itu bos aku Dave, pak Kris." Ucap Viola, melihat kearah Kris.


Dave menyodorkan tangannya, namun Kris terlihat acuh, hingga Dave kembali menarik tangannya.


"Dasar menyebalkan!" Gerutu Viola.


"Diki, kita duluan ya!" Pamit Viola, ia menarik tangan Dave.


Diki menganggukan kepalanya. Viola dan Dave--pun berlalu dari hadapan Diki dan Kris.


"Dave sorry ya, bos gue itu memang orangnya menyebalkan." Ucap Viola, ia merasa tidak enak dengan sikap Kris kepada Dave tadi.


"Gak usah di pikirkan, santai saja." Ucap Dave, tatapannya fokus menatap tanganya yang di genggam wanita itu.


"Eh sorry," ucap Viola, ia tersadar tanganya masih menggenggam tangan Dave. Viola dan Dave terlihat salah tingkah.


"Ya sudah ayo kita kembali, mereka pasti sudah menunggu kita." Ajak Dave, Viola menganggukan kepalanya. Mereka pun berjalan kembali.


Kris dan Diki sedari tadi berjalan-jalan tidak jelas. Pikiran mereka sama-sama tertuju pada Viola, bertanya-tanya siapa laki-laki yang bersama Viola.


"Kris, menurut elo laki-laki yang bersama Viola itu siapa ya?" Tanya Diki, kembali membuka suaranya.


Kris mengangkat bahunya, sebagai jawaban.


"Ngapain sih ini orang bahas dia, menyebalkan!" Batin Kris.


"Apa dia pacarnya Viola ya?" Tanya Diki lagi, eh lebih tepatnya bukan bertanya, tapi menjawab pertanyaannya sendiri, karna sedari tadi yang diajak bicara acuh kepadanya.


"Hais, patahlah sayap-sayap cinta Abang Diki ini untukmu dek Viola." Ucap Diki, penuh dramatis.

__ADS_1


"Apaan sih elo lebay banget. Ngapain elo suka sama tuh cewek menyebalkan. Apa menariknya dia?"


"Ck, menyebalkan apanya? Dia itu orangnya asik." Ketus Diki.


"Sudah jangan bahas dia, buat mood gue hancur aja!" Tegas Kris.


"Apa-apa elo bilang tadi?" Diki mendekatkan kupingnya kearah Kris. Membuat Kris berdecak kesal.


"Diam elo."


"Ck," Diki memutar bola matanya memalas, "bilang aja elo cemburukan sama si Dave itu, karna bisa deket banget sama Viola, apa lagi tadi Viola gandeng tangan Dave. Aduh sosuuuitttt..."


Kris semakin terlihat kesal, panas! Hatinya panas sekali.


"Cemburu? Mustahil," tegas Kris.


"Udah deh, jangan mengelak kanda. Ku tau dikau cemburukan!"


Kris mengelengkan kepalanya, melayani sahabatnya itu hanya membuang waktunya saja. Kris mempercepat langkah kakinya. Lama-lama ia bisa mendidih jika terus mendengar ocehan Diki yang tak jelas itu.


"Woy, onta tungguin gue!" Teriak Diki, buru-buru menyusul Krisna.


"Gue sumpahin elo bucin nanti Krisna Yudistira." Ucap Diki, sambil terus berjalan menyusul Kris yang sudah jauh.


"Astaga, dia jalan cepet banget sudah seperti kereta saja." Gerutu Diki.


Bersambung.


Ngopi yuk ngopi, kirim kopi buat author ya.


Nanti lanjut Crazy up🤭

__ADS_1


Like, komen dan Votenya juga yeesss...


Terima kasih.


__ADS_2