My Presdir Arogan

My Presdir Arogan
Episode 65


__ADS_3

"Maafkan aku Kris," ucap Viola, ia melepaskan genggaman tangan Krisna. Lalu langsung berjalan menuju motornya, lalu melajukan motor tersebut, tanpa menghiraukan Kris yang terus memangilnya.


"Viola..." Teriak Krisna.


"Viola, tunggu!" Teriaknya lagi. Namun motor Viola semakin menjauh dari pandangannya.


"Aku mencintaimu Viola, kenapa kau tidak mau berjuang. Aku harus bagaimana sekarang?" Lirih Kris. Tanpa sadar air mata menetes dari sudut matanya. Untuk pertama kalinya Kris menangisi seorang wanita. Pedih rasanya. Apakah ini yang dinamakan, cinta tidak harus saling memiliki? Kris bukan Charly yang sanggup menerima itu semua.


"Loh Kris Viola kemana?" Tanya papa Yusdistira. Cielah, papa Yusdistira kura-kura dalam perahu.Wkwk


Kris tak bergeming, padahal ia mendengar ucapan papanya itu.


"Apa dia pulang Kris? Lah ini uang kuenya bagaimana?" Ucap Papa Yusdistira lagi.


Kris tak menjawab, tapi ia malah menghambur memeluk papahnya. Semua itu membuat papa Yusdistira terkejut.

__ADS_1


"Pah, kenapa semuanya serumit ini Pah, kenapa?" lirih Kris. Papa Yusdistira yang sudah mengetahui semuanya--pun hanya bisa menegarkan Kris, ia mengelus bahu putranya itu.


"Viola tidak mau berjuang bersamaku Pah, dia bilang mencintaiku, tapi kenapa dia mematahkan harapanku pah, kenapa?" lirih Kris lagi. Ia mencurahkan isi hatinya kepada papanya itu, Kris sudah seperti anak kecil yang sedang mengadu kepada orang tuanya.


Kemudian papa Yusdistira melepaskan pelukan Kris perlahan. Ia memegangi bahu Kris yang kekar itu.


"Papa tidak tau harus berbicara apa Kris! Tapi papa yakin kamu sudah dewasa, kamu sudah bisa mengambil keputusan kamu sendiri. Keputusan yang menurutmu baik, papa akan selalu mendukung kamu!" ujar papa Yusdistira.


"Haruskan Kris menyerah Pah?"


Kris langsung terdiam, ikuti kata hatimu? Ucapan itu terngiang-ngiang di benak Kris. Hati kecil yang sesungguhnya tidak ingin menyerah, ia ingin menggapai cinta Viola, hidup bersama dengan wanita yang di cintainya itu. Tapi pikiranya? Mengingat posisi Viola dan dirinya, semuanya sulit, semuanya tidak akan mudah, sangat rumit. Kris bingung, haruskah ia merelakan Viola, menyerah tak memperjuangkan cintanya, seperti yang tengah ada dipikirannya! Atau mengikuti kata hatinya. Hatinya bilang tidak, Kris tidak boleh menyerah. Namun pikiranya bilang iya.


***


Sementara itu, Viola terus melajukan motornya membelah jalan raya. Air mata setia menemani perjalannya. Viola merasa bertentangan dengan hatinya. Apakah mencintai Kris suatu kesalahan? Tidak, itu bukan kesalah. Kita tidak bisa mengatur hati kita untuk jatuh cinta kepada siapa! Cinta datang begitu saja, bahkan tak terduga. Kadang kita jatuh cinta kepada orang yang salah. Cinta Viola kepada Kris tepat, namun hanya waktunya saja yang salah. Andai Viola bisa memutar waktu. Namun sayangnya tidak bisa! Apakah Viola harus meminjam mesin waktu milik Doraemon kartun kesayangannya.

__ADS_1


Saat ini Viola merasa iri kepada Nobita, Nobita sangat beruntung bisa punya teman seperti Doraemon, yang mampu mengabulkan apa saja keinginannya, walaupun terkadang keinginnya itu tidak masuk dalam logika manusia. Lalu sekarang Viola harus apa?


Langit yang cerah tiba-tiba menjadi suram, awan mulai menghitam, menandakan hujan akan datang. Semesta yang menyaksikan kisah cinta Viola dan Krisna terlihat ikut merasakan kesakitan mereka. Dua insan yang saling mencinta tidak bisa bersama. Sungguh sakitnya luar biasa.


Rintik hujan mulai turun, Viola yang masih diperjalanan tak menghiraukan hujan yang mulai membasihi tubuhnya, tidak ada niatnya untuk berteduh, padahal hujan semakin deras. Biarlah hujan membasahinya, biarlah air matanya mengalir bersamaan dengan tetesan air hujan. Biarkan semuanya mengalir seperti air, jika memang Viola ditakdirkan bersama dengan Krisna, sekuat apa--pun keadaan memisahkan mereka, tuhan lebih kuasa mempersatukan kembali mereka.


Bersambung...


Jangan lupa, like, komen dan Votenya dulu.


Tembus 100 komen di bab ini, aku crazy up lagi😂😂


Thank you.


I love you sekebon cabe...

__ADS_1


__ADS_2