My Secret Admirer

My Secret Admirer
2


__ADS_3

Memang mudah sekali marah. Ia amat kesal dengan sikap cuek Arkan. Padahal tidak mungkin cowok itu tak merasakan sesuatu ketika menginjak bukunya Namun jangankan meminta maaaura mengabaikan gelak tawa Nadin dan Fira dari tempat yang tidak terlalu jauh. Ia mengambil bukunya di lantai dengan kesal, kemudian berjalan cepat menyusul sebelum Arkan semakin jauh.


Mulai Penting rasaan tetapi Naura menunduk dan terkejut begitu melihat botol mineral kosong itu masih berada di dekat kakinya hanya bergeser sedikit dari Posisi awal. Padahal, ia merasa sangat yakin baru saja melayangkan sesuai


Ia kemudian mengangkat kepala begitu mendengar suara ringisan Pelan disusul suara terkejut dari orang-orang sekitar

__ADS_1


Naura langsung menutup mulut dengan kedua tangannya begitu melihat bagian belakang seragam Arkan kini bergambar jejak sepatu Apalagi ketika cowok itu berbalik sambilan


menenteng sepatu hitam yaaura menunduk dan baru menyadari sepatu sebelah kanannya sudah hilang entah ke mana. Ternyata saat ia mencoba menendang botol tadi sepatunya maan menatap anatanya siapa Pemilik sepatu kurang ajar di tangannya itu


Panik bukan main. Entah apa yang akan terjadi Padanya bila Arkan tahu sepatu itu miliknya. Akhirnya Naura memilih bersembunyi untuk mnya Arkan ingin sekali menyumpal mulut Jerry dan Haris dengan kaus kakinya. Tawa mengejek dua orang angan dicuci Arkan Biar jadi tren fesyen kekinian. Siapa tahu anak-anak satu sekolah ikutin gaya lo.”ejak sepatu di Punggung Belum Pernah ada, loh, Arkan Nama lo bakalan muncul di majalah fesyen seluruh dunia sebagai Pencetus tren ini.” Haris ikut ikutan. la tertawa kementara itu Arkan sudah berdecak sedari tadi. Ia melirik Punggungnya dari Pantulan cermin besar di kamar mandi sekolah. Jejak sepatu itu sungguh membuatnya marah. Terlebih tidak ada seorang pun yang merkan lalu menarik jarry menghentikan tawanya. Kemudian, mencegah Arkan melepas Paksa jaket yangkan memang Paling tahu caranya memenangi Perdebatan Tentu saja Jerry tergiur tawaran menarik itu. Siapa juga yang keberatan jaket biasa miliknya ditukar dengan jaket Sai jaket gue aja kalo gitu, Arkan," Haris berniat membuka jaket bomber merahnya, tetapi Jerry sudah lebih dahPake sepuas lo, Arkan. Bawa Pulang sekalian. Tapi, besok jangan lupa bawain jaket lo, ya,” kata Jerry antusias.

__ADS_1


" Bukan cuma sok ganteng, tapi sok Pinter juga mulutnya. Ia hampir tidak Percaya baru saja menggunakan sapaan “gue” ketika berbicara dengan Arkan Bisa makin sulit baginya untuk mendekati cowok itu.


" Iya, karena cuma lo yang raguin kemampuan gue," sungut Arkan masih tersinggung. “Lo harusnya nggak keberatan, karena seperti yang gue lihat ....” Ia memperhatikan sepatu Naura sekali lagi, kemudian berkata dengan nadaLiona menatap Gerhana da


n mengetuk-ngetukkan jarinya di dada Gerhana, " Hati lo dijual," Setelah mengatakan itu. Liona langsung melenggang Pergit lunasin uang kas lo yang sampeLiona menatap Gerhana dan mengetuk-ngetukkan jarinya di dada Gerhana, " Hati lo dijual," Setelah mengatakan itu. Liona langsung melenggang Pergit lunasin uang kas lo yang sampe beratus-ratus ribu kecuali ...... " Liona menatap Gerhana dan mengetuk-ngetukkan jarinya di dada Gerhana, " Hati lo dijual," Setelah mengatakan itu. Liona langsung melenggang Pergi

__ADS_1


beratus-ratus


Liona menatap Gerhana dan mengetuk-ngetukkan jarinya di dada Gerhana, " Hati lo dijual," Setelah mengatakan itu. Liona langsung melenggang Perg


__ADS_2