Pasangan Beda Usia

Pasangan Beda Usia
Om Sam ( 2 )


__ADS_3

Sam sudah berpesan pada Aisyah agar jangan mengubungi Dinda jika dia terlambat menjemput Malika, hubungi saja dirinya, karena saat ini Dinda sedang dalam urusan yang sangat penting, demi stabilitas bangsa dan negara.


Beuh, Om Sam alay, bilang saja modus Om Sam biar bisa mengantarkan Aisyah ke rumah.


Seperti sekarang, Sam sengaja menjemput Malika sedikit telat agar dia bisa kembali berbicara dengan Aisyah setelah kelas bubar, anak anak sudah di jemput orang tuanya masing masing, kecuali Malika tentunya, didalam kelas hanya tertinggal Aisyah dan Malika saja.


Padahal Alfian sudah senewen.


" Sam, sudah hampir jam pulangnya Malika, kenapa kau masih disini ? " sembur Alfian melihat Sam masih duduk santai di belakang meja kerjanya.


" Tenanglah bang, aku sudah berpengalaman mengurus anakmu, bukan kali ini saja " Sarkas Sam.


" Sam kau jangan macam macam ! Lika masih kecil, dia pasti sudah lelah menunggu jemputan, kalau kau tidak bisa, aku akan menghubungi istriku "


" Haish, Abang ini seperti tidak pernah muda saja, iya iya, aku menjemputnya sekarang "


Sam mendengkus jengkel, kalau bukan karena demi mengejar Aisyah, malas sekali dia menjemput Malika, Saka ada, kakak iparnya- Dinda juga ada dirumah, atau Alfian sendiri juga bisa menjemput putrinya.


Semua ini demi Aisyah.


" Maaf, saya sengaja terlambat " ujar Sam berdiri di depan pintu j


kelas.


" Hah ? "


Aisyah tidak tahu harus menjawab apa karena alasan Sam diluar dugaannya.


Benar kata Alfian, Malika terlihat letih, dia bolak balik terlihat menguap, wajahnya kusut, rambutnya sudah sedikit acak acakan, kasihan sekali keponakannya.

__ADS_1


Kasihan gadis kecil itu, dimanfaatkan Omnya sendiri untuk sarana mencapai maksud.


" Ibu Aish bisa ikut saya ke dalam mobil ? Untuk memegang Lika maksudnya, kasihan dia sudah mengantuk, kalau duduk sendiri lalu tertidur, nanti ketika saya berkendara, dia bisa jatuh kebawah kalau saya mendadak ngerem "


Kan ada seat belt Om ? cari alasan yang masuk diakal dong !


" Kan bisa di pakaikan..."


" Ayolah, ibu sudah mengenal Mamanya Lika, sekalian main kesana, biar cepat akrab "


Eh, maksudnya apa Om Sam ?


Tidak mau mendengar penolakan dari Aisyah, Sam menggendong Malika dengan membawanya ke arah mobil, kasihan gadis kecil itu jika harus berjalan lagi, matanya sudah hampir terpejam.


Mau tidak mau Aisyah mengikuti langkah kaki Sam dari belakang, dengan membawakan tas Malika sekalian.


Sampai di rumah, Dinda bingung melihat Sam menggendong Malika yang sedang tertidur dan jangan lupakan Aisyah yang mengikuti dari belakang.


" Om, Lika kenapa ? Dia tidak apa apa kan ? "


Dinda sedikit panik.


Sam melirik ke belakang, memastikan apakah Aisyah mengikuti mereka sampai kekamar Malika, sepertinya tidak, pasti dia hanya sampai di ruang tamu.


" Tenang kakak ipar, dia hanya tidur "


Dinda menghembuskan napas lega.


" Kakak ipar, aku meminta tolong, Aisyah seumuran dengan kakak ipar sepertinya, ah, bagaimana ya ? "

__ADS_1


Sam menggaruk tengkuknya yang pastinya tidak gatal.


Dinda memiring miringkan kepalanya menatap wajah adik iparnya, lucu.


Karena siapapun dan berapa pun usia seseorang, ketika jatuh cinta akan terlihat bodoh.


" Om Sam, sedang mengejar Aisyah ? tenang saja, serahkan pada Dinda !


Om kembali saja ke kantor, Dinda pastikan dia tetap berada di sini sampai makan malam, oke ! "


Sam terkekeh.


" Kau memang kakak ipar terbaik " Sam mengacungkan jempolnya.


Sam buru buru keluar dari kamar Malika untuk menemui Aisyah yang masih duduk di ruang tamu.


" Aisyah, Hem, tidak apa apa kan kalau saya menyebut nama kamu saja, tetaplah berada di sini, anggap rumah sendiri, agar terbiasa " Eh.


Aisyah membulatkan kedua matanya, maksudnya apa ? Jangan PHP dong, walaupun Sam sudah berumur tetapi gagah dan tampan ma men ( di lapak sebelah, sudah dikatakan kalau Sam lebih tampan dari pada Alfian ).


Melihat kemakmuran Alfian famili, dan Dinda yang terlihat bahagia, siapa juga yang tidak mau berada di posisi Dinda, apalagi kicauan Nonik kemarin malam, bohong kalau Aisyah tidak terpengaruh.


" Nanti setelah makan malam, ada hal yang akan saya bicarakan, sekarang saya tinggal dulu ! "


Sam memakai kacamata sebelum meninggalkan Aisyah di ruang tamu, terlihat Dinda berjalan mendekati Aisyah.


Sam sengaja bertingkah sok ganteng, biar kelihatan keren.


__ADS_1


Gimana ? lumayan tampan kan ?


__ADS_2