Pasangan Beda Usia

Pasangan Beda Usia
Om Sam ( 28 )


__ADS_3

Sam menceritakan semua pada Saka, ia percaya Saka sudah cukup dewasa dan bijak dalam berpikir, peristiwa demi peristiwa yang mengguncang batinnya sudah dilewatinya dengan baik.


" Jadi bagaimana Om ? "


Sam dan Alfian sudah berpikir dan bermusyawarah cukup lama malam tadi, apa apa yang harus dilakukan menunggu bagaimana kata hati Saka, mereka tidak ingin lagi mengorbankan perasaan Saka.


" Karena kau tidak memiliki perasaan apa pun pada Yasmin selain hanya sebagai teman, bisakah kau bawa Yasmin untuk tinggal di mes para staf ? "


" Apakah masih ada kamar yang kosong ? "


" Sudah dikosongkan, tadi pagi, dan kebetulan Pak Eko pindah kerumah kontrakan, karena keluarganya akan menyusul ke kota "


" Jadi bergabung dengan mes pria ? kalau begitu aku kurang setuju Om ? bagaimanapun dia temanku, dan maaf Om, menurutku, Yasmin tidak bersalah dalam hal ini kalau pun kecurigaan Om dan Papa terbukti, dia tidak melakukan apa-apa kan ? "


Sam mengusap wajahnya kasar.


" Benar apa yang kau katakan Sa, kalaupun Yasmin adalah saudara ataupun teman, apapun hubungan antara mereka berdua, dia tidak melakukan apa-apa, Om yang bersalah dalam hal ini, Om yang membohongi keduanya "


" Lalu apa yang harus kita lakukan ? "


" Kita bukan tidak menghargai temanmu, dia sudah sebulan lebih tinggal di tempat kita, jadi...."

__ADS_1


" Aku mengerti Om, baiklah, aku akan membawa Yasmin melihat lihat mes yang akan ditempatinya, siapa tahu dia bersedia tinggal disana, lagi pula jarak Mes dan kantor juga dekat, dia cukup berjalan kaki sembari berolahraga seperti yang lainnya "


Saka bangun dari tempat duduknya, dan mulai berjalan meninggalkan ruangan kerja Sam.


...*****...


" Seperti ini mes-nya Yas "


Yasmin dan Saka sudah berdiri di depan pintu mes yang pernah ditempati oleh salah satu staf yang bekerja di perusahaan Alfian.


Hanya ada kamar tidur, kamar mandi dan dapur kecil, untuk menerima tamu, hanya boleh di beranda, antara kamar yang satu dan lainnya dibatasi oleh tembok setinggi satu meter, tapi sekeliling mes yang berjumlah sepuluh kamar, dipagari dengan pagar besi, tenyata bukan Yasmin saja perempuan yang menempati kamar kamar tersebut, tetapi ada dua staf wanita di kamar yang berbeda, hanya saja kedua staf wanita bekerja dibagian kantor produksi.


Saka menatap wajah Yasmin yang terlihat datar datar saja, apakah dia memang pandai menyimpan rahasia ?


" Nanti aku akan mengemas barang barang ku, dan malam ini aku akan mulai tidur di sini "


Yasmin memutar badannya, menatap Saka yang sedari tadi melihat ke arahnya.


" Sa, sepertinya ada yang ingin kau tanyakan "


Saka terkejut.

__ADS_1


Dia tidak tahu harus bagaimana, dimata Saka, Yasmin teman yang baik dan tidak menunjukkan gejala apapun jika dia sebagai mata mata yang dikirim Liliana untuk mengawasi gerak gerik Sam.


Liliana memang seorang model, tapi banyak model seperti Liliana, bukan hanya dia seorang model terkenal.


" Kamu tidak marah padaku kan Yas ? "


Saka benar benar merasa tidak enak, Yasmin temannya yang jauh jauh datang karena Saka sendiri yang mengundang, tapi disisi lain ada Om Sam dan rumah tangga yang baru di bangunnya, walaupun ternyata bukan pernikahan yang pertama.


Dalam hati Saka tertawa miris, bagaimana bisa Papa dan Om Sam sama sama sudah menikah hingga dua kali dan sama sama pernah gagal, sementara dia sendiri ? sekalipun belum.


Jatuh cinta baru sekali, dan wanita itu justru sekarang menjadi ibu tirinya.


" Untuk apa aku marah, Sa, kau sudah terlalu baik padaku, Kalau tidak merepotkan, bisa menemani aku berbelanja kebutuhan untuk kelengkapan dalam kamar ini ? "


" Tentu saja, ayo ! "


Sekarang Saka harus mencari cara bagaimana caranya mengetahui ada hubungan apa antara mantan istri Om Sam dengan Yasmin, bukan suatu kebetulan kan ada banyak foto mereka bersama yang di post oleh Yasmin di dalam akun sosial medianya.


...*****...


...🌸🌸🌸🌸🌸...

__ADS_1


__ADS_2