
Sam mendorong tubuh Liliana dengan kuat, lalu mengusap bibirnya dengan tissue seakan jijik, beberapa pasang mata melihat keduanya, beruntung bagi Liliana tidak ada yang sempat mengabadikan momen dengan merekamnya melalui ponsel, karena mereka terlalu terpaku dengan apa yang mereka lihat saat Liliana mencium paksa pria dewasa dan sayangnya justru mendapat penolakan.
" Baby "
Mata Liliana memerah, wajahnya terlihat antara marah, malu, tersinggung dan terluka.
Liliana bisa melihat bagaimana wajah Sam yang terlihat jijik, andai mereka bukan berada di cafe, mungkin Sam sudah meludah sangking jijiknya.
" Kau kira aku pria murahan yang mau menerima ciuman dari bibir yang barusan di sentuh oleh pria lain ? "
Sam berdecih.
" Begitu rendahnya aku dimata-mu Baby ? "
Liliana sudah meneteskan air matanya, itu kelemahan Sam, Sam akan luluh jika Liliana sudah menangis.
" Ili, jangan menangis, lihatlah ! mereka melihat ke arah kita, kamu tidak ingin jadi tranding topik besok pagi di berita infotainment 'kan ? Agency akan memberikan denda padamu, karir yang kau bangun dengan susah payah akan runtuh seketika, dan nama orang tuamu, berhentilah menangis ! "
Sam berkata pelan sembari duduk kembali di sebelah Liliana, dikursi-nya semula, berusaha mengendalikan emosinya.
Sam memberikan beberapa helai tissue, jika saja Sam tidak melihat apa yang Tristan lakukan di bandara tadi, pasti Sam sudah luluh dan dia tidak akan mengingat ada Aisyah yang menunggunya di rumah, tapi tidak untuk kali ini.
Sam kasihan kepada Liliana, perempuan yang pernah menjadi istrinya selama lebih kurang lima tahun, dan entah sudah berapa banyak waktu yang mereka habiskan saat mereka saling bertukar keringat di setiap percintaan yang panas, dan sebentar lagi semuanya tinggal kenangan, mungkin Sam tidak ingin mengingatnya karena bisa saja setelah bergumul dengan Sam, Liliana melakukannya dengan orang lain, membayangkan itu, Sam bergidik jijik.
__ADS_1
Sam memang bukan pria yang sempurna, dia sudah membohongi dua orang perempuan dengan menikah secara diam diam, tetapi untuk hubungan badan, Sam hanya melakukan pada perempuan yang halal baginya.
" Kamu mau memaafkan aku, Baby "
Tanya Liliana setelah menghapus air matanya.
Sam mengangguk.
" Benarkah ? "
Sekali lagi Sam menganggukkan kepalanya.
" Terimakasih Baby "
Wajah Liliana terlihat lega, ia menghembuskan napas pelan.
" Baby, bukankah kamu sudah memaafkan aku, please, pegang janjiku ! kita akan menjalani pernikahan seperti yang kamu inginkan, semua orang kita beritahu, dan aku akan melahirkan anak anak yang lucu Baby, aku akan meninggalkan dunia modeling setelah kontrakku habis "
Liliana tidak mengerti, kenapa setelah Sam memaafkan dirinya, tetapi kata kata yang Sam ucapkan seakan akan mereka akan berpisah.
" Maaf Ili, aku tidak bisa meneruskan pernikahan ini lagi, takdir jodoh kita mungkin hanya sampai disini, mulai ini hari kamu, Liliana Calista bukan lagi istriku lagi, aku menjatuhkan talak padamu "
Sam memalingkan wajahnya menatap meja yang ada dihadapannya.
__ADS_1
Sam merasa tenggorokan kering kerontang, cepat ia raih minuman yang ada dihadapannya dan menghabiskannya sekaligus.
Sam tidak sanggup menatap wajah Liliana.
" Baby, kamu menceraikan aku ? "
Suara Liliana terdengar tercekat di tenggorokan, Sam tahu pasti Liliana merasa terpukul.
" Kau kejam, aku sangat mencintaimu, tetapi kenapa kau tidak berperasaan terhadap diriku, seakan akan aku tidak pernah hadir dalam hidupmu "
Liliana berusaha menahan tangisnya, dia tidak ingin terlihat hancur dan seperti pengemis cinta pada Sam.
" Maaf Ili ! "
" Pasti sudah ada perempuan lain kan ? Jawab Sam ! "
Liliana sudah tidak lagi memanggil Sam dengan sebutan Baby seperti biasa.
" Kau mencampakkan aku karena kau sudah memiliki wanita lain dengan menuduh aku melakukan hal hal seperti yang kau sangkakan.
Sam, aku tidak terima kau perlakukan aku seperti ini, aku akan menghancurkan dirimu seperti kau menghancurkan aku saat ini, kau ingat itu Sam "
Setelah mengucapkan kata kata ancamannya, Liliana pergi bergegas meninggalkan Sam yang masih duduk di tempatnya semula.
__ADS_1
...*****...
...🌸🌸🌸🌸🌸🌸...