
Saka merasa keputusan dirinya meminta Yasmin menjadi kekasihnya adalah keputusan yang terlalu tergesa-gesa, itu semua pasti karena provokasi dari Tristan, tetapi melihat binar dimata Yasmin, Saka hanya bisa menghembuskan napasnya kuat ke udara.
Sembari melamun, Saka masuk kedalam rumah.
" Malam malam begini baru pulang, kau dari mana ? "
Tegur Sam yang duduk sendiri di ruangan keluarga, sepertinya dia baru menerima panggilan dari seseorang.
Sama terjengkit kaget sembari memegang dadanya karena terkejut.
" Om, kenapa belum di tidur ? "
Saka melihat petunjuk waktu yang melingkari dipergelangan tangannya sudah menunjukkan hampir tengah malam.
" Kamu dari mana ? gak biasanya pulang malam begini ? "
Sam bukan menjawab apa yang Saka tanyakan, justru kembali balik bertanya.
" Dari menjemput sepupunya Yasmin, Om "
Saka ikut duduk di sebelah Om Sam.
" Dari Kuala lumpur ? "
Saka menganggukan kepalanya pelan.
" Om tahu, sepupunya datang dengan siapa ? "
Sam hanya menaikkan kedua bahunya.
" Liliana Om, model itu, mantan istri Om "
__ADS_1
" Siapa sepupunya ? bagaimana bisa sepupu Yasmin mengenal Liana ? "
" Sepupunya fotografer yang memotret model itu, mereka akan mengadakan pemotretan dengan mengambil latar belakang di pulau Bali, dia ke Jakarta ingin melihat keadaan Yasmin disini "
" Tristan ? "
Potong Sam cepat.
" Bagaimana Om tahu ? "
" Om tahu Tristan adalah fotografer di Agency yang mengontrak Liana dari lima tahun yang lalu, dan kau tahu Sa ? dengan Tristan-lah Liliana berselingkuh "
" A-apa ? "
Suara Saka yang bertanya dengan sedikit kencang karena terkejut, bagaimana bisa sepupu Yasmin yang menjadi pria selingkuhan dari Liliana, walaupun sudah bukan hal yang aneh di dunia permodelan hal itu bisa terjadi.
Para fotografer pada umumnya tampan tampan, banyak jam yang mereka habiskan untuk berinteraksi dengan berbagai suasana dan lokasi yang selalu berbeda beda, tentu saja akan menerbitkan rasa yang tidak biasa.
" Ya, memang itu kenyataannya Sa, tapi Om tidak menyalakan dirinya sepenuhnya, Tristan lebih muda dan tampan, bisa saja Liliana berselingkuh dengan Tristan karena Om di sini diam diam sudah menikah dengan Aisyah, sehingga pengkhianatan Om dibalas oleh pengkhianatan yang sama oleh Liliana, atau sebaliknya, entalah, yang terjadi di dunia ini karena sebab akibat atau akibat sebab, tidak ada yang kebetulan bukan ?
Terus, bagaimana bisa Liliana tahu pernikahan Om ? Apa Yasmin yang mengatakannya ? "
Saka mengusap belakang kepalanya yang menjadi dingin karena keringat, Saka merasa tidak nyaman untuk mengatakan kebenaran yang tidak mungkin disembunyikan, tapi Saka harus memberitahukan pada Om Sam.
" Yasmin berteman dengan Liliana di media sosial, dia mengenal Liliana karena sering mengikuti sepupunya ketika melakukan pemotretan terhadap Liliana, Om tahu sendiri zaman sekarang semua kalangan dari kelas atas sampai kelas bawah, segala sesuatunya di posting pada akun sosial media, jadi.... "
Sam tersenyum getir, walaupun dari awal Sam sudah mulai menduga duga bagaimana Liliana tahu Sam sudah menikah dan siapa yang Sam nikahi, hanya saja setelah tahu bahwa memang benar Yasmin-lah orang yang ada dibalik semua informasi tentang Sam hingga sampai ke telinga Liliana, Sam masih sedikit tidak percaya.
" Dan satu lagi Om, aku tidak tahu kalau Tristan adalah pria lain bagi mantan istri Om, aku baru saja meminta Yasmin untuk menjadi kekasihku "
Suara Saka sedikit melemah, andai waktu dapat di putar kembali, pasti Saka tidak akan mungkin mengatakan itu pada Yasmin.
__ADS_1
Sam tersentak, lalu menatap wajah Saka lekat lekat.
" Kau serius ? "
Saka mengangguk.
" Maaf Om ! "
" Sa, Yasmin tidak harus ikut menanggung apa yang sudah sepupunya lakukan, mereka dua orang yang berbeda, sangat tidak adil jika Yasmin harus menanggung resiko apa yang dilakukan oleh Tristan, tapi bukankah kau mengatakan kalau kau tidak memiliki perasaan yang spesial atau lebih dari seorang teman terhadap Yasmin ? "
" Iya Om, tapi aku akan mencoba untuk menyukai dirinya seperti seorang pria terhadap wanita, aku mengatakan pada Yasmin karena aku tidak tahu jika Yasmin... "
Sam menghembuskan napas berat.
" Semoga pilihanmu tidak salah Sa, dan semoga Yasmin adalah wanita yang tepat untuk mu "
Sam menepuk pundak Saka laku bangun dari duduknya.
" Om, bagaimana jika mereka bertemu dengan Aisyah, dan ...."
Sam menghentikan langkah kakinya dan berbalik menatap Saka.
" Untuk apa bertemu dengan Aisyah ? "
Saka juga tidak tahu untuk apa.
" Kita akan melihat, apa yang akan dilakukan mereka jika mereka berniat menemui Aisyah "
Setelah mengatakan itu, Sam melanjutkan langkah kakinya untuk menuju masuk ke dalam kamar.
...*****...
__ADS_1
...🌸🌸🌸🌸🌸...