Pasangan Beda Usia

Pasangan Beda Usia
Om Sam ( 7 )


__ADS_3

Lamaran yang dilakukan Om Sam, lumayan berjalan lancar walaupun semula kedua orang tua Aisyah sangat keberatan, perbedaan usia dua puluh dua tahun bukanlah rentang waktu yang sedikit.


Meskipun Sam masih bujangan, tentu saja kedua orang tua Aisyah curiga, jangan jangan Sam punya kelainan.


Tetapi bayang bayang ucapan Nonik yang akan mengejar Sam jika tidak mendapatkan Saka membuat Aisyah menyakinkan kedua orang tuanya kalau dia yang jatuh cinta pada Sam karena seringnya Sam mengantar Malika kesekolah.


Mendengar alasan jika Aisyah yang jatuh cinta, kedua orang tuanya hanya bisa pasrah dan menerima lamaran yang Sam layangkan.


Aisyah juga dengan terpaksa menjual cerita kehidupan Dinda dan Alfian untuk mendapatkan restu, perbedaan usia Alfian dan Dinda justru lebih jauh lagi, dua puluh tujuh tahun.


Toh mereka bahagia, walaupun tidak ada yang tahu alasan Dinda menikah dengan Alfian kecuali Alfian sendiri, Dinda, Sam dan Saka, ah ada satu lagi Agam.


Bu Dewi, dia sering berpindah pindah mengikuti kemana suaminya pergi, jarang berada di sini, ditempat suaminya membuka restoran untuk pertama kalinya.


Karena Sam tampan dan lumayan punya uang, walaupun tidak bisa dikatakan kaya raya, tetapi dibandingkan dengan kehidupan keluarga orang tua Aisyah yang sederhana, bisa dikatakan ekonomi Sam diatas mereka, akhirnya mereka setuju.


Nonik ?


Tentu saja dia marah marah karena merasa ditipu mentah mentah oleh sepupunya sendiri


" Aku kira kau lugu dan gak matre, ternyata kau lebih buruk dari aku, apa yang sudah kau lakukan sehingga Om Sam bisa langsung melamarmu "


Tanya Nonik setelah Sam, Alfian dan Dinda sudah pulang dari rumah orang tua Aisyah.


" Dan aku benci padamu Aish, kau tidak pernah menceritakan apa apa padaku, kau pasti mengejek aku dalam hatimu ketika aku mengatakan akan mengejar Om Sam jika Saka tidak aku dapatkan, iyakan ? "

__ADS_1


Nonik semakin emosional.


" Bukan seperti itu Nik, Om Sam melamar aku, dan aku juga jomblo, apa salahnya ? Umurku sudah dua tiga lebih, ibunya Malika seusia kita, nah anaknya sudah sekolah, sudah saatnya kita menikah, ada yang melamar aku, bodoh aku kalau aku menolak "


Nonik tidak mengatakan apa-apa lagi, dia keluar dari dalam kamar Aisyah dengan sedikit membanting pintu.


Jika biasanya Nonik akan menginap di rumah Aisyah, sekarang dia lebih memilih pulang bersama kedua orang tuanya.



...****************...


Saka tidak ikut pergi ke acara Om Sam yang sedang melamar Aisyah, dia ke bandara untuk menjemput temannya yang datang dari negaranya Upin Dan Ipin.


Yasmin, Adik kelas Saka, baru menyelesaikan studinya pada bidang Periklanan (Advertising), Saka sengaja memintanya datang untuk bergabung pada perusahaan Alfian.


" Pacarmu "


Om Sam menunggu di depan pintu kamar Saka, setelah Saka meninggalkan Yasmin di ruangan keluarga, Dinda dan Tika yang akan menemani dan menunjukkan kamar pada Yasmin.


" Enggak Om, yunior ketika di kampus dulu "


" Hanya sekedar yunior ? mau jauh jauh datang kesini ? kalau kau membutuhkan rekan kerja, tinggal pasang iklan, akan banyak yang melamar posisi yang kau butuhkan "


Sam memasukkan kedua tangannya di dalam saku celananya.

__ADS_1


" Tapi kami memang cuma berteman, Om kan tahu selama disana aku tidak berpacaran "


" Mana Om tahu bagaimana pergaulanmu di kampus, atau mungkin dia menyukaimu, kau yang tidak tahu "


Sam memiringkan kepalanya menatap lekat lekat wajah Saka.


Saka diam, dia hanya menganggap Yasmin adalah teman yang baik selama kuliah dulu, apakah Yasmin menyukainya, Saka juga tidak tahu, karena selama mereka berteman Yasmin tidak pernah menunjukkan tanda-tanda kalau dia menyukai Saka.


Mereka terus berkomunikasi setelah Saka kembali ke tanah air.


Sampai seminggu yang lalu, Saka memintanya untuk datang ke Indonesia, Yasmin menyanggupinya.


" Sa "


Om Sam memanggil pelan, membuyarkan lamunan sesaat Saka.


" Entahlah Om.


Eh, bagaimana tadi acaranya ? Lancar ? "


" Lancar dong, Eh, Nonik mencari dirimu tadi "


Saka tidak menanggapi, dia hanya tersenyum masam.


...*****...

__ADS_1


...🌸🌸🌸🌸🌸...



__ADS_2