
Sam menatap kepergian Liliana sampai bayangan tubuhnya menghilang di balik pintu cafe.
Perasaan Sam menjadi tidak karuan setelah ucapan talak yang baru keluar dari bibirnya, ada perasaan lega, sedih, merasa bersalah dan ada juga menyesal.
Sebelah hatinya tiba tiba merasa kosong, bagaimanapun Sam masih mencintai Liliana, mereka menikah karena cinta, dan Sam menjatuhkan talak hanya karena sebuah sangkaan, walaupun Liliana menyangkalnya tetapi secara tersirat, setelahnya seakan Liliana mengakui jika memang dia memiliki hubungan yang lebih dari sekedar rekan kerja dengan Tristan.
Andai saja Sam tidak melihat apa yang dilakukan Tristan, mungkin Sam tidak atau belum akan menceraikan Liliana, memberikannya waktu hingga Liliana sendiri yang meminta cerai mungkin, atau mereka bisa menjalani pernikahan dengan jarak jauh, jika Liliana yang meminta cerai, Sam akan terbebas dari rasa bersalah, tapi ini ?
Apakah Sam terlalu terburu buru ?
Setelah membayar minuman yang sama sekali tidak diminum oleh Liliana, Sam keluar dari cafe, tujuannya ke bandara, karena tidak ada lagi sesuatu yang menahannya untuk tetap berada di negara itu.
Diatas pesawat yang membawanya pulang kembali, pikiran Sam kembali ke masa masa kebersamaan dengan Liliana dan Sam yakin, suatu saat, Sam akan memetik hasil dari perbuatannya sendiri karena telah mencampakkan Liliana hanya karena Sam harus menutupi pernikahannya dengan Aisyah.
...*****...
Sam berjalan dengan perlahan masuk ke dalam kamar yang gelap, melewati tempat tidur begitu saja, lalu menuju ke kamar mandi, Sam tidak mau Aisyah sampai curiga bila mencium aroma parfum dari Liliana yang menempel pada kemejanya.
Apalagi Liliana tadi sempat menciumnya, bagaimana jika sisa lipstik Liliana, ada di pipinya, bisa ada badai dahsyat yang menimpah rumah tangganya.
Setelah keluar dari kamar mandi, Sam hendak menyusul Aisyah naik ke atas tempat tidur, ia teringat dengan ponselnya yang lowbat dari siang tadi.
Sam mencharger sebentar, ada beberapa panggilan tidak terjawab dari Aisyah dan Alfian.
Ada beberapa pesan masuk,
hanya ada satu pelan masuk yang menarik minat Sam untuk membuka segera, dan itu dari Liliana.
__ADS_1
✉️ Liliana
Sam, kau mencampakkan aku, karena kau baru menikahi perempuan muda bernama Aisyah bukan ? gadis yang lugu.
Bagaimana jika aku mengatakan bahwa pria yang dinikahinya adalah suami dari orang lain dan demi dirinya, dia menceraikan istrinya.
Nikmati pernikahanmu Sam, aku memberikanmu waktu, dan sampai masa yang tepat....
sampai bertemu lagi Sam, dan aku pastikan, kau yang akan menangis.
Sam membaca pesan yang Liliana kirimkan dengan sangat geram, dia cepat cepat menghapus pesan dari Liliana lalu memblokir nomornya.
Dari mana Liliana tahu informasi secepat itu, apakah dia selama ini mengirimkan seorang mata mata ke Indonesia untuk memantau gerak gerik Sam ?
Tidak banyak yang tahu hubungan keduanya, selain manager dan perias pribadi Liliana, dan satu lagi hari ini, Tristan si fotografer.
Hatinya tiba tiba sangat kuwatir, ia tidak ingin Aisyah mengetahui apa pun tentang masa lalunya.
Sam berjalan keluar kamar, menjejakkan langkah kakinya menuju dapur, setelah mengambil air dingin di dalam kulkas, Sam menenggaknya hingga habis.
" Jam berapa kau sampai ? "
Sam terkejut, hampir saja ia menjatuhkan botol kaca yang ada di tangannya.
" Bang "
" Kenapa ? tidak bisa tidur ? masalah mu sudah selesai ? "
__ADS_1
Alfian menatap Sam yang terlihat kusut tidak seperti biasanya.
" Sudah bang, hanya saja masalah baru akan muncul, dia tidak terima aku ceraikan "
" Dia mengancam mu ? "
Sam mengangguk.
" Aku sudah menduganya Sam, aku dan Robert tadi mencari cari informasi tentang mantan istrimu itu, disamping orang tuanya kaya, pergaulan dia juga luas, terutama kalangan orang orang berkantong tebal, jadi jika hanya ingin mengetahui apa yang kau lakukan disini "
Alfian mengangkat kedua bahunya
" Apalagi dia seorang model, dia bisa memanfaatkan kecantikannya demi ambisinya "
" Lalu apa yang aku lakukan ? Dia tahu aku baru menikah dengan Aisyah, bagaimana bisa dia tahu ? "
" Secepat itu ? "
Alfian bertanya tidak percaya.
" Yasmin ? "
Alfian dan Sam sama sama berucap pelan.
...******...
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1