
Teman-teman mohon bantuannya, ya. Baca sampai selesai lalu kasih like dan komentar. Semoga hari kalian menyenangkan.
***
Bab 27
Agatha memasang kuda-kuda saat beberapa laki-laki yang diduga kelompok gangster itu mendekat. Dia menyerang sambil memegang kuat koper yang ada di kedua tangannya.
Saat ada kesempatan Agatha pun mendekati mobilnya. Lalu, dia pun melemparkan koper ke dalam mobil.
Laki-laki yang diduga ketua kelompok itu menyerang Agatha dengan menggunakan pisau belati. Untungnya tubuh dia bisa bergerak dengan cepat. Sehingga tusukannya hanya mengenai angin.
Melawan laki-laki dalam jumlah yang banyak dan memiliki tubuh besar. Agatha melawan dengan menggunakan teknik aikido dan dilanjutkan dengan karate. Kadang dia juga melawan dengan sembarang sesuai keadaan serangan musuh.
Seorang laki-laki bertubuh gempal melayangkan tinju kepada Agatha. Pergelangan tangan laki-laki itu bisa ditangkap oleh Agatha, lalu memelintirnya ke belakang. Setelah itu Agatha tendang bokongnya dengan sangat kuat sampai laki-laki itu tersungkur ke tanah.
Selanjutnya, laki-laki bertubuh tinggi atletis melayangkan tendangan ke arah pinggang Agatha. Namun, dapat dengan mudah di tahan oleh kedua tangan Agatha. Lalu, dia memelintirnya dan membanting tubuh laki-laki itu ke tanah. Laki-laki itu pun langsung jatuh tertelungkup di atas tanah. Agatha pun menginjak punggungnya.
__ADS_1
Berikutnya ada dua orang laki-laki menyerang Agatha secara bersamaan. Keduanya memukul ke arah kepala. Namun, Agatha mampu menahan kedua pukulan itu. Lalu, menarik tangan keduanya kebelakang. Kedua orang itu menjerit kesakitan. Agatha pun menendang perut keduanya dengan sangat kuat sampai mereka memuntahkan isi perutnya.
Para gangster itu tidak menyangka kalau perempuan yang sedang di keroyok oleh mereka, sangat pandai berkelahi. Bahkan mereka melihat gerakan aneh dan itu membuat semua lawannya jatuh terkapar.
"Kita lawan mereka secara bersama-sama!" teriak laki-laki yang sering memberikan perintah pada teman-temannya itu.
"Oke. Kita jangan mau kalah oleh seorang wanita sombong seperti ini," lanjut teman-temannya yang lain.
"Serang!" teriaknya.
"Kenapa mereka menyerang kamu?" tanya Victor sambil melawan musuh mereka.
"Mereka menginginkan aku," jawab Agatha saat dia berhasil mengalahkan lawannya dengan cara di banting ke tanah dan memukul perutnya.
"Apa?" teriak Victor. Dia sangat marah mendengarnya dan tidak terima jika asisten sekaligus orang kepercayaannya untuk saat ini, diincar oleh orang lain.
Victor yang dalam keadaan panas dan marah, langsung menyerang secara membabi buta orang-orang yang ada di sana. Dia memukul, menendang, dan mendorong dengan bahu serta menangkis serangan lawan menggunakan kedua tangannya.
__ADS_1
"Berani-beraninya kalian menyerang kepada orang-orangku! Lihat saja, aku akan buat kalian menyesal!" hardik Victor dengan sibuk melawan laki-laki yang menyerang padanya.
Hanya dalam waktu lima menit semua laki-laki itu sudah tidak sadarkan diri. Maka, Agatha pun membawa ke rumah sakit, tubuh Anton Chalov yang dalam kondisi babak belur.
"Siapa dia?" tanya Victor saat Agatha masukan seorang laki-laki ke dalam mobilnya.
"Nanti aku akan ceritakan Tuan. Sekarang kita harus membawanya dulu ke rumah sakit. Agar dia secepatnya mendapatkan pengobatan," ucap Agatha langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat.
***
Anton pun segera mendapatkan penanganan dan pertolongan pertama sebelum dilakukan pemeriksaan ctscan untuk memeriksa luka organ dalam perut dan tulang-tulang yang ada di sekujur tubuhnya.
"Laki-laki itu siapa?" tanya Victor penasaran.
***
Siapakah Anton Chalov sebenarnya? Apakah dia akan memberikan manfaat bagi Victor? Tunggu kelanjutannya, ya!
__ADS_1