
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip agar terbaca oleh sistem. Lalu kasih like dan komentar semoga hari kalian menyenangkan dan sehat selalu.
Bab 74
Hari ini genap sudah Agatha tidak sadarkan selama 100 hari dan selama itu juga Victor setia tidur di samping kekasihnya. Dia tidak ingin melewatkan saat Agatha membuka matanya untuk pertama kali.
Setiap hari Victor yang membersihkan tubuh Agatha. Dia benar-benar merasa sangat bersalah sekali kepada kekasihnya ini. Inilah salah satu cara untuk menebus kesalahannya.
"Tuan, ada tamu dari orang-orang benua seberang," kata Alonso begitu menghadap Victor.
"Baiklah aku akan menemui mereka sebentar lagi," balas Victor tanpa melihat ke arah Alonso dia masih lama menatap wajah Agatha.
***
Victor pun menemui orang-orang dari benua seberang. Mereka itu memiliki fisik tinggi dan berbadan atlastis dengan wajah putih mulus dan bermata sipit.
"Selamat datang Tuan Lee!" ucap Victor saat menyambut laki-laki yang memakai pakaian dengan memiliki banyak kancing di bajunya dan berkerah berdiri.
"Halo, Tuan Aldemo! Senang berjumpa dengan Anda secara langsung" balas Lee.
Mereka pun membicarakan kerjasama jual beli senjata dan minuman anggur. Ternyata minuman anggur yang diproduksi di pabrik milik Victor sangat digemari di masyarakat benua seberang sana.
Begitu juga dengan Victor, yang membutuhkan senjata buatan negeri di benua seberang yang di jual oleh Lee. Jual beli di antara kelompok mereka, sama-sama memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
"Aku ingin bertemu sekali dengan nona Agatha," kata Yuan, dia begitu cantik dan pintar.
"Agatha saat ini dalam keadaan tidak sadarkan diri, setelah pertempuran terakhir kelompok kami bersama kelompok mafia Black Dragon," balas Victor dengan tatapan yang sendu.
"Apa? Bagaimana bisa jadi seperti itu?" tanya Lee.
Lee pun di antar oleh Victor untuk melihat keadaan Agatha saat ini. Melihat Agatha yang sedang terbaring seperti itu, Lee pun memeriksa kondisi nadi yang ada di pergelangan tangannya.
"Bolehkah aku menggunakan cara pengobatan akupuntur untuk melancarkan aliran darahnya yang ada di dalam saraf tubuh Agatha," kata Lee.
"Apa itu pengobatan akupuntur?" tanya Victor.
__ADS_1
"menusukkan beberapa jarum tipis pada titik-titik tertentu yang ada pada syaraf tubuh," jelas Lee.
"Ahk, saya tahu. Dulu saat kepala ini sakit serasa mau pecah, nona Agatha menusukkan beberapa jarum yang lentur pada tubuhku," ucap Alonso.
"Bagaimana rasanya?" tanya Victor penasaran.
"Tidak sakit, malah sakit saat digigit oleh Dogg," jawab Alonso sambil tertawa terkekeh.
"Selama aku tinggal di sini, aku akan melakukan pengobatan akupuntur pada nona Agatha," kata Lee.
Victor memperhatikan terus saat Lee menusukkan satu persatu jarum itu pada tubuh Agatha. Katanya dia sedang melancarkan aliran darah yang menuju otaknya.
Setiap hari Lee mengobati Agatha di titik-titik yang berbeda. Selain akupuntur dia juga memberikan pijatan-pijatan lembut pada tubuh Agatha.
"Kedepannya bisa dilakukan oleh Tuan Aldemo sendiri, seperti tadi," ucap Lee pada Victor yang sudah beberapa hari ini diajarkan cara memijat yang benar.
"Terima kasih, Tuan Lee. Semoga Agatha bisa cepat sadar dan nanti giliran kami yang mengunjungi negeri Anda di benua seberang itu," balas Victor.
***
Dia ingin bangun tetapi tiba-tiba saja terasa pusing dan berputar pandangannya. Mungkin karena efek tidur terlalu lama, sehingga dia tidak bisa langsung membangunkan tubuhnya seperti biasa.
***
Armando dan Miranda melakukan pengontrolan di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Pasangan ini selalu kompak saat bekerja besar dan luasnya ibu kota negeri Dragon ini perlu lebih dari satu orang yang memimpinnya. Maka Kota Dragon di pimpin oleh Victor dan Armando.
"Sepertinya sisa-sisa anak buah Black Dragon suka membuat keributan sekarang," ucap Armando.
"Itu karena mereka sekarang tidak punya tujuan dan tempat berlindung. Tuan Victor tidak mau menerima sembarang orang yang menjadi anak buahnya," ujar Miranda sambil menggoyang-goyangkan gelas anggur di tangannya.
"Bagi Tuan Victor kesetiaan terhadap kelompok jauh lebih berharga dari pada punya banyak anak buah yang sewaktu-waktu bisa mengkhianati dirinya," kata Armando.
"Apa sebaiknya kita habis saja mereka yang tersisa itu?" tanya Miranda dengan menatap wajah Armando.
"Sebaiknya jangan selagi mereka tidak membuat masalah untuk kelompok kita," jawab Armando.
__ADS_1
"Justru orang dari kelompok yang seperti inilah yang harus kita curigai dan waspadai," lanjut wanita yang kini sedang duduk di pangkuan sang kekasih.
"Aku akan turun tangan sendiri, jika mereka benar-benar melakukan perbuatan yang dapat mengancam kelompok kita," balas Armando. sambil memainkan rambut kekasihnya.
***
Victor kini kembali ke kamar dan betapa terkejutnya dia saat melihat Agatha sudah bisa membuka matanya kembali. Dia pun langsung berlari dan memeluk tubuh Agatha.
"Sayang, akhirnya kamu sudah sadar! Ya Tuhan terima kasih, Engkau telah mengabulkan doa kami semua," ujar Victor sambil menangis terharu saking bahagianya.
"Tuan, ada apa? tanya Alonso saat membuka pintu kamar karena tadi dia mendengar suara teriakan majikannya.
"Alonso, Agatha sudah sadar kembali. Lihatlah, dia kini sudah bisa membuka matanya!" seru Victor sambil tersenyum lebar.
"Syukurlah, Nona Agatha sudah bangun kembali. Saya akan memberitahu kabar gembira ini kepada semua orang," balas Alonso dengan air mata yang bercucuran karena merasa bahagia.
Alonso mengumpulkan semua orang dan memberitahu kalau Agatha sudah sadar. Mereka semua sangat bahagia mendengar kabar gembira ini. Orang-orang itu pun saling berpelukan dan menangis terharu saking bahagianya.
"Tuan Alonso, kita harus membuat pesta untuk merayakan kebahagiaan ini. Dan juga agar Nona Agatha bisa cepat sembuh kembali seperti sediakan lagi," ucap salah seorang anak buah Silver Dragon dan disetujui oleh teman-teman yang lainnya.
"Kalau begitu, ayo, kita buat pesta setelah Nona Agatha menemui kita!" kata Cassandra.
"Setuju!" seru semua orang.
***
Kabar akan sadarnya Agatha kini sudah diketahui oleh banyak orang. Teman-teman dari kelompok Silver Dragon yang berada di markas lainnya pun ikut merasa senang dan mereka mengirimkan banyak surat dukungan kepada Agatha.
Hal ini tentu saja membuat orang-orang yang tidak suka terhadap Victor membuat rencana yang lain. Mereka kini tahu kelemahan terbesar dari ketua mafia Silver Dragon adalah seorang wanita yang bernama Agatha.
"Kita buat rencana untuk menyingkirkan wanita itu!" ucap seseorang yang sedang mengadakan pertemuan dengan beberapa orang, di sebuah gudang kosong yang terbengkalai.
***
Rencana apakah yang akan mereka buat untuk menyingkirkan Agatha? Apakah Victor lainnya akan tahu siasat mereka? Tunggu kelanjutannya, ya!
__ADS_1