Pelayan Hebat Milik Ketua Mafia

Pelayan Hebat Milik Ketua Mafia
Bab 75. Agatha Memberi Tahu Semuanya Kepada Victor


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, kasih like dan komentar. Semoga hari ini kalian menyenangkan dan sehat selalu.


Bab 75


Setelah dari sadarnya Agatha hanya diam membisu. Saat Victor bercerita tentang dirinya yang dulu sudah melakukan perbuatan bodoh dan meminta maaf kepadanya.


"Agatha percayalah kepadaku, hanya kamu wanita yang aku cintai! Maafkan aku. Aku mohon!" pinta Victor karena sejak tadi Agatha diam saja.


Sebenarnya Agatha sudah tidak peduli lagi dengan hal itu semua. Dia juga tahu kalau Victor itu tulus mencintai dirinya. Buktinya, laki-laki itu datang dengan membawa pasukannya ke villa untuk menyelamatkan dia. Namun, yang membuat dia bersedih sampai rasa sakitnya melebihi luka tertembak. Hal itu adalah kehilangan buah cinta dengan laki-laki yang selalu memberinya cinta dan kasih sayang. Dirinya sungguh sangat mencintai bayi yang ada di perutnya itu. Selama ini dia sudah membayangkan rupa anaknya adalah perpaduan dirinya dengan Victor.


"Sebegitu marahnya kamu sama aku? Aku tahu seharusnya dulu itu bicarakan masalah ini kepada kamu. Tapi, aku takut tidak setuju dan aku tidak bisa menjerat Diego untuk di masukkan ke penjara," jelas Victor.


"Tidak. Aku tahu kamu melakukan ini karena ingin membalaskan dendam kedua orang tua. Kamu mau menuntut keadilan untuk memberi hukuman kepada orang yang telah membuat hidupmu hancur," balas Agatha.


"Jadi kamu memaafkan aku?" Victor menatap Agatha dengan mata berbinar.


"Iya. Aku sudah memaafkan kamu. Karena aku tahu kamu bukanlah orang yang jahat," ujar Agatha balik menatap Victor.


"Terima kasih Agatha," ucap Victor sangat senang.


"Bolehkah aku meminta sesuatu kepadamu?" ucap Agatha dengan penuh harap bisa dikabulkan oleh Viktor.


"Apa itu, Sayang? Aku akan melakukan apapun untuk dirimu," kata Victor dengan senyum yang lebar.


"Izinkan aku untuk pergi dari sini. Biarkan aku hidup bebas seperti apa yang aku inginkan," balas Agatha dan itu membuat Victor sangat terkejut.


"Kenapa kamu ingin pergi dari sini?" tanya Victor dengan suara yang bergetar.


"Karena aku ingin hidup dengan tenang dan damai," jawab Agatha.


"Apa kamu tidak merasa bahagia saat bersama denganku?" tanya Victor.


"Hm, aku ingin hidup mengasingkan diri dengan tidak terlibat dengan kehidupan para mafia," jawab Agatha.

__ADS_1


"Kenapa? Apa kamu begitu benci kepada seorang mafia?" tanya Victor dengan tatapan sendu.


"Jujur saja aku tidak suka menjalani hidup dengan cara seperti ini. Aku hanya ingin menjadi manusia biasa yang hidup dengan tenang dan damai. Tanpa ada rasa takut dengan adanya ancaman dari pihak musuh," jawab Agatha.


"Apa kamu takut mati atau terluka?" tanya Victor sambil memegang tangan Agatha.


"Tidak. Aku tidak takut dengan yang namanya kematian karena aku pernah mengalaminya sekali," jawab Agatha.


"Apa gara-gara kejadian kemarin kamu mengira sudah mati?" tanya Victor.


"Bukan. Jauh sebelum kejadian kemarin aku benar-benar pernah mengalami yang namanya kematian," jawab Agatha.


Victor mengerutkan keningnya karena dia tidak mengerti akan ucapan Agatha barusan. halo dia pun bertanya, "Kapan kamu mengalami kematian?"


"Di kehidupanku sebelumnya," balas Agatha lalu menundukkan kepala.


"Kapan itu? Apa kamu bisa mengingatnya?" Victor merasa sangat penasaran.


"Bagaimana bisa itu terjadi? tanya Victor.


"Apa kamu akan percaya, kalau aku bilang ini adalah dunia novel yang aku baca di kehidupanku sebelumnya?" balas Agatha dengan rasa meragukan kalau Victor akan langsung percaya begitu saja.


"Maksud kamu? Aku tidak begitu paham," tanya Victor karena dia merasa hal itu adalah tidak mungkin.


"Aku adalah Eriko Matshumoto, seorang putri yakuza dari negeri Jepang. Negeri yang berada di benua Asia dan berada di planet bumi," jawab Agatha.


"Ja-di, maksud-nya kamu bukanlah A-gatha, tetapi E-riko?" dengan tergagap dan menetap angkatan dengan tidak percaya.


"Ya. Aku adalah Eriko yang merasuk ke dalam tubuh Agatha, seorang tokoh yang ada di dalam novel yang aku baca di dunia asliku," jawab Agatha.


"Jadi, tempat ini adalah dunia novel dari dunia asli," ujar Victor.


"Akan aku ceritakan agar Tuan mengerti," balas Agatha.

__ADS_1


"Akan aku dengarkan," kata Victor sambil duduk di samping tempat tidur di sisi Agatha.


"Aku adalah Eriko Matsumoto, seorang gadis berusia 18 tahun yang masih duduk di Sekolah Menengah Atas. Aku terlahir sebagai putri yakuza dari kelompok Mastumoto. Yakuza itu tidak beda jauh dengan mafia. Suatu hari aku menolong seorang nenek-nenek yang hendak tertabrak dan dia memberikan aku sebuah novel sebagai tanda ucapan terima kasih. judul novel itu adalah Mafia no.1 yang yang bercerita tentang seorang laki-laki yang bernama Victor Aldemo seorang ketua mafia Silver Dragon. Dia berusaha menjadi seorang mafia yang paling kuat di negaranya. Agar bisa menemukan siapa dalang pembunuhan kedua orang tuanya. Victor memiliki seorang kaki tangan yang bernama Armando. Dan juga dia punya mantan kekasih yang bernama Zoey. Sejak awal aku tahu orang yang membunuh kedua orang tuamu itu adalah Diego Costa—"


"Apa? Jadi, kamu sudah tahu kalau pembunuh kedua orang tuaku itu adalah Diego dari sejak dulu!" tanya Victor memotong ucapan Agatha.


"Kalau aku langsung memberitahu semuanya kepada Tuan, maka Anda tidak akan percaya dengan apa yang aku katakan. Memangnya Anda akan percaya begitu saja kepada orang yang dianggap sebagai pelayan di rumah ini. Bahkan tidak tahu dirinya itu seperti apa. Lalu, tiba-tiba saja dia memberitahu kepada Anda, siapa pembunuh sebenarnya kedua orang tua Tuan," tanya Agatha dengan menggebu-gebu dan menatap tajam Victor.


Victor pun terdiam dan memikirkannya. Lalu dia berkata, "benar apa kata kamu. Aku pasti tidak akan percaya begitu saja."


"Makanya aku mau berusaha membantu Anda untuk mencapai tujuan itu," tukas Agatha.


"Lalu, bagaimana dengan kisah cinta kita di dalam novel itu?" tanya Victor ingin tahu.


"tidak ada kisah cinta di antara kita karena Agatha adalah tokoh yang mati dibunuh oleh Anda," jawab Agatha.


"Apa? Kenapa bisa seperti itu?" pekik Victor sangat shock. Dia berpikir, bagaimana mungkin dirinya bisa membunuh orang yang sangat dicintai olehnya.


"Karena aku dituduh mata-mata oleh Anda. Oleh karena itulah, aku menahan diri agar tidak dicurigai oleh Anda sampai semua tujuanku tercapai," balas Agatha.


"Jadi Agatha adalah seorang pelayan yang mati di tangan Tuannya sendiri? Karena kamu tidak mau mati, maka kamu pun membantu aku untuk membalaskan dendam atas kematian kedua orang tuaku. Apa seperti itu cerita yang terjadi pada novel yang telah kamu ubah ini? Namun, ternyata kita malah sering jatuh cinta," pungkas Victor.


"Ya. Anda benar, begitulah aku berusaha untuk tetap hidup di sini dan agar bisa kembali ke dunia asli aku lagi," ujar Agatha dengan seulas senyum.


"Lalu, bagaimana dengan diriku? Jika kamu kembali ke dunia aslimu itu," tanya Victor dengan mata yang sudah berkaca-kaca dan bibir yang bergetar menahan tangisnya.


"Aku tidak membaca sampai tamat novel itu. Karena hari itu aku mengalami kecelakaan. Ah tidak, tapi pembunuhan berencana oleh sahabat aku sendiri. Dan saat sekarat itulah aku melihat novel mafia nomor 1. Begitu aku terbangun ternyata aku sudah berada di dunia novel yang aku baca itu," jelas Agatha sambil menghapus air mata yang jatuh di pipi Victor.


"Lalu, bagaimana cara kamu agar bisa kembali ke dunia aslimu itu?" tanya Victor lagi.


***


Bagaimana cara agar Agatha bisa kembali ke dunia aslinya? Apa dia selamanya akan terperangkap di dalam dunia novel ini? Tunggu kelanjutannya, ya!

__ADS_1


__ADS_2