
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Lalu, kasih like dan komentar. Semoga hari kalian penuh kebahagiaan.
***
Bab 35
"Apakah ada yang akan menawar lebih tinggi dari 9 juta dollar?" tanya si pembawa acara dan dia melihat ke sekeliling pengunjung.
"Saya akan hitung sampai 10!"
"1!"
"2!"
"3!" si pembawa acara terus menghitung.
Sementara itu, di balkon atas, Agatha menatap kepada Victor dengan tatapan tak percaya dengan apa yang dia dengar barusan. Bahkan mulut dia pun sampai mengaga.
"Cemburu? Untuk apa saya cemburu sama Tuan?" tanya Agatha dengan wajahnya yang planga-plongo.
"Iya. Kamu tidak izinkan aku untuk—" ucapan Victor terhenti karena terkejut dengan suara orang yang menawar tinggi untuk seorang perempuan bernama Ellie.
"10 juta dollar!" teriak Julio.
__ADS_1
"Baiklah ada yang menawar 10 juta dollar. Apakah akan ada lagi yang menawar lebih tinggi lagi?" tanya si pembawa acara.
Meski sudah sampai hitungan ke sepuluh. Tidak ada seorang pun yang berani menawar perempuan itu lebih dari sepuluh juta. Akhirnya, perempuan itu jadi milik Julio.
Victor pun mencari tahu informasi mengenai masa lalu Julio. Dia penasaran kenapa laki-laki itu mau membeli putri anak dari Gubernur kota Wolf.
"Kita pulang, yuk!" ajak Victor.
"Baiklah, kita ke acara puncak malam ini. Barang langka ini adalah perhiasan milik seorang putri bangsawan dan kawin lari dengan seorang penjahat. Seperti kisah cintanya yang terkenal, perhiasannya pun sangat terkenal dengan kutukan. Ya, ini adalah permata ruby si penghisap darah," ucap si pembawa acara.
Sebuah kotak kaca yang memperlihatkan sebuah kalung bermata merah darah dengan bentuk hati yang besar. Victor tahu itu, adalah kalung warisan yang diturunkan oleh nenek kepada ibunya.
"Kita buka dengan harga 10 juta dollar!" teriak si pembawa acara dengan semangat.
"12 juta dollar!"
"15 juta dollar!" ucap Victor sambil mengangkat papan nomornya.
"Tuan, Anda yakin akan membeli barang seperti itu?" tanya Agatha.
"Iya, aku harus mendapatkan kalung itu," jawab Victor.
Meski dengan adu harga dan diperkirakan akan menguras uangnya, tetap saja Victor kalah oleh seseorang yang memakai topeng wajah dan jubah hitam. Orang yang misterius itu juga mengincar barang yang sama dengannya. Kalung permata ruby itu terjual dengan harga 31 juta dollar.
__ADS_1
***
Pekerjaan Victor semakin banyak. Selain menyelidiki Julio, dia juga mencari tahu identitas laki-laki yang memakai topeng wajah. Dia bahkan mengerahkan banyak mata-mata untuk mencari informasi itu.
Sudah satu bulan berlalu dari kejadian di bar ilegal itu. Sudah banyak informasi juga yang di dapat oleh Victor.
"Apa Tuan memanggil saya?" tanya Agatha.
"Iya. Aku mau diskusi bersama kalian semua," balas Victor.
Ruang kerja milik Victor kini di isi oleh beberapa orang. Ada Victor, Armando, Peter, Alonso, dan Agatha. Mereka berdiri di depan meja kerja Victor.
"Aku punya informasi penting dan aku harap kalian juga bisa ikut kerja sama ini," ucap Victor sambil membuka sebuah kertas lebar.
"Ini adalah informasi dari kelompok White Dragon. Aku mendapatkan informasi kalau kalau orang yang sudah membunuh kedua orang tua aku ada di dalam kelompok Gold Dragon. Kita akan bekerja sama dengan kelompok mereka untuk menghancurkan kelompok itu," sambung Victor.
'Hah, masa aku harus terlibat dalam pertempuran kelompok mafia,' gerutu Agatha dalam hatinya.
"Baiklah Tuan!" jawab orang-orang yang ada di sana kecuali Agatha yang masih diam mematung.
***
Akankah rencana mereka akan berhasil atau gagal? Tunggu kelanjutannya, ya!
__ADS_1