Pelayan Hebat Milik Ketua Mafia

Pelayan Hebat Milik Ketua Mafia
Bab 67. Vila Milik Black Dragon


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan lupa untuk kasih like dan komentar. Semoga hari kalian menyenangkan dan sehat selalu.


***


Bab 67


Peter dan Armando pun bergegas menyusul mobil yang sudah membawa Agatha pergi dari pelabuhan. Begitu juga dengan beberapa orang anak buah mereka yang menyusul dengan beberapa mobil. Mereka tidak tahu Agatha dibawa oleh kelompok Black Dragon ke markas yang ada di mana. Maka, akhirnya mereka memutuskan untuk membuat suatu siasat.


"Kita harus mengirim mata-mata ke wilayah kekuasaan Black Dragon!" titah Armando.


"Orang yang pergi merupakan orang yang jarang aktif di depan umum. Kalau dia termasuk kelompok Silver Dragon," kata Peter.


"Iya kamu benar, lebih baik mengirim orang-orang yang tidak begitu mencolok," balas Armando.


"Kamu, kamu, dan kamu pergi berpencar ke markas yang dimiliki oleh kelompok Black Dragon." Armando menuju beberapa orang anak buahnya.


"Siap, akan kami laksanakan!" jawab mereka serempak.


***


Sementara itu, Agatha sekarang sedang berada di sebuah vila milik Diego yang tidak jauh berada di perbatasan wilayah kekuasaannya. Vila itu jarang diketahui oleh orang lain karena berada di daerah perbukitan yang terjal.


Anak buah Diego yang bernama Nick saat ini sedang duduk di hadapan Agatha. Dia merupakan laki-laki paruh baya, tetapi masih memiliki tubuh yang tegap dan berwajah sangat sangar. Agatha hanya bisa diam saat laki-laki itu terus memandangnya.


"Siapa kamu sebenarnya? Kenapa kamu tidak memiliki aura seperti orang-orang pada umumnya," tanya Nick kepada Agatha.


"Aku hanyalah seorang perempuan biasa," jawab Agatha.


"Tidak, kamu bukan orang seperti itu. Kamu memiliki aura lain yang begitu kuat. Seperti aura seorang ratu," ujar Nick.


"Benarkah itu, Tuan? Justru aku hanyalah wanita yang lemah," kata Agatha dan Nick terus menatapnya.


Agatha begitu sangat bosan dan tidak ingin terlalu banyak bicara dengan orang-orang dari kelompok Black Dragon. Dia pun memutuskan diam dan hanya melihat ke arah pemandangan di luar villa.

__ADS_1


Ditangkapnya Agatha oleh anak buah Black Dragon, membuat Fiego sangat senang. Dia pun mengirimkan sebuah surat kepada Viktor, yang mengatakan kalau Agatha berada di tangannya. Jika dia ingin Agatha kembali padanya, maka dia harus mencabut gugatan terhadap dirinya.


***


Victor sangat marah saat mendapatkan sebuah surat dari Diego. Dia meremas kuat kertas surat itu dengan tatapan mata yang membara.


"Tuan apa yang akan kita lakukan saat ini?" tanya Alonso saat melihat Victor hanya diam saja sambil melihat ke arah jendela.


"Kumpulkan semua orang dan cari tahu di mana Agatha sekarang sedang di sekap!" perintah Victor dan Alonso pun pergi untuk memberitahu kepada seluruh anggota Silver Dragon.


"Agatha maafkan aku. Tunggulah, aku pasti akan membebaskan dirimu dan kita akan bersama lagi untuk selamanya," gumam Victor dengan air mata yang jatuh menetes di pipinya.


***


"Perintah dari tuan Victor, kita harus menemukan di mana nona Agatha berada sekarang!" teriak Alonso di depan ratusan orang anak buah yang ada di markas pusat.


"Aku sudah menemukan di mana keberadaan Agatha sekarang," balas Armando yang datang dengan napas dan engah-engah dan keringat yang membasahi sekujur badannya.


"Dia sekarang berada di villa daerah perbukitan yang jaraknya sangat jauh dari sini," jawab Armando.


"Bagaimana kamu bisa tahu kalau Agatha sedang berada di sana sekarang?" tanya Alonso penasaran.


"Kami semua mengejar sampai ke pelabuhan, lalu kami dapat informasi kalau Agatha sudah dibawa oleh anak buah dari Black Dragon. Akhirnya, kami pun memutuskan untuk berpencar dan menyusup ke wilayah kekuasaan Black Dragon. Saat itu salah satu dari kami mendengar percakapan anak buah Black Dragon yang sudah menangkap seorang wanita yang mencurigakan dan diduga kalau dia adalah Agatha. Saat ini Peter dan beberapa anak buah sedang mengamati vila itu," jelas Armando.


Armando pun menemui Victor dan memberitahu semua hal yang telah mereka alami tadi. Saat ini situasi sedang sangat mendesak karena Diego memberikan waktu pencabutan gugatan terhadap dirinya sampai batas matahari terbit.


"Jadi, keputusan apa yang akan Anda buat, Tuan?" tanya Armando.


"Kita serang bilang itu dan selamatkan Agatha!" perintah Victor dan anak buahnya pun setuju.


Saat semua orang sedang berkumpul, Cassandra pun memberanikan diri maju ke depan dan berbicara secara langsung kepada tuannya. Dia sungguh sangat penasaran, apakah Victor tahu kalau dia akan menjadi seorang ayah?


"Tuan, Anda harus hati-hati saat menyelamatkan nona Agatha karena saat ini dia senang dan mengandung," kata Cassandra dan membuat semua orang terdiam karena terkejut.

__ADS_1


"A-pa maksud kamu, Cassandra? A-pakah saat ini Agatha sedang mengandung anakku?" tanya Victor dengan tergagap.


"A-pa Tuan belum tahu kalau saat ini nona Agatha sedang mengandung anak Anda?" tanya Casandra dengan wajah yang pucat saking terkejutnya.


"Jadi beneran saat ini Agatha sedang mengandung anak aku?" senyum lebar menghiasi wajah Victor.


"Kalau begitu kita harus menyelamatkan nona Agatha dan keturunan dari keluarga Aldemo," ucap Alonso dengan senyum lebar menghiasi wajahnya dan mata yang berkaca-kaca.


Victor pun pergi an memimpin secara langsung menuju villa yang ada di perbukitan. Sementara itu, markas pusat diberikan tanggung jawabnya kepada Alonso dan Cassandra.


***


Mereka semua mengendarai kendaraan dengan kecepatan penuh agar cepat sampai di villa itu. Ternyata bukan hanya kelompok Silver Dragon saja yang sedang menuju ke sana, kelompok Black Dragon yang dipimpin oleh Diego dan para kaki tangannya juga kini sedang berada di vila itu.


Peter saat ini tidak bisa memasuki vila itu karena dijaga dengan sangat ketat oleh anak buah Balck Dragon. Dia dan teman-temannya sedang membuat siasat agar bisa menyusup ke dalam vila itu.


Ada dua orang anak buah Silver Dragon yang berkeliling mencari celah agar bisa masuk ke dalam sana. Salah seorang diantaranya menemukan sebuah gua. Namun, dia tidak tahu akan menembus ke mana lorong gua itu.


"Apa sebaiknya kita mencoba masuk lewat gua itu?" tanya salah seorang anak buah kepada Peter.


"Kita coba dulu masuk lima orang. Jangan sampai semua masuk ke sana dan itu merupakan jebakan dari musuh," jawab Peter.


Saat Peter termasuk ke dalam gua itu, Victor dan yang lainnya baru sampai ke kawasan villa. Mereka untungnya bertemu dengan salah seorang anak buah Silver Dragon yang sedang melakukan pengintaian.


"Bagaimana keadaan di villa itu sekarang?" tanya Victor.


"Tuan Peter dan empat orang lainnya masuk ke buah gua. Kita tidak tahu gua itu akan menembus ke mana. Karena sekeliling benteng tembok sudah dipenuhi oleh anak buah Black Dragon dan sulit untuk menyusup masuk ke dalam sana," jawab salah seorang dari mereka.


"Baiklah kalau begitu Armando dan aku akan menyusul Peter masuk ke dalam gua itu," ucap Victor.


***


Apakah gua itu merupakan salah jalan masuk ke dalam vila? Tunggu kelanjutannya, ya!

__ADS_1


__ADS_2